0% found this document useful (0 votes)
52 views5 pages

Desa dan Kesadaran Pajak Bumi dan Bangunan

This document discusses a study on the role of village governments in increasing society's awareness of paying land and building tax (PBB) in Bumiaji village, Batu City, East Java. The study found that the role of the Bumiaji village government in increasing public awareness to pay PBB has been carried out maximally, seen from the various efforts and activities carried out. However, factors that inhibit public awareness in paying PBB include public apathy, inconsistent administrative data, unstable economy, and lack of village infrastructure development. The village government works to address these issues and continuously socialize the importance of paying taxes to development.
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd
0% found this document useful (0 votes)
52 views5 pages

Desa dan Kesadaran Pajak Bumi dan Bangunan

This document discusses a study on the role of village governments in increasing society's awareness of paying land and building tax (PBB) in Bumiaji village, Batu City, East Java. The study found that the role of the Bumiaji village government in increasing public awareness to pay PBB has been carried out maximally, seen from the various efforts and activities carried out. However, factors that inhibit public awareness in paying PBB include public apathy, inconsistent administrative data, unstable economy, and lack of village infrastructure development. The village government works to address these issues and continuously socialize the importance of paying taxes to development.
Copyright
© © All Rights Reserved
We take content rights seriously. If you suspect this is your content, claim it here.
Available Formats
Download as PDF, TXT or read online on Scribd

JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

ISSN. 2442-6962
Vol. 5, No. 2 (2016)

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN


KESADARAN MASYARAKAT DALAM MEMBAYAR PAJAK BUMI
DAN BANGUNAN (PBB)

Robertus Rinti dan Emei Dwinanarhati Setiamandani


Program Studi Ilmu Administrasi Negara, FISIP, Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang
Email: robertusrinti@[Link]

Abstract: One of the existing of developmnt fund collected from Building and Land Tax. The fund
become one of the income for a country which contribute to Territory Original Income . Thus, the role of
goverment is needeed to increase awareness of society to pay the tax. The purpose of this research is to
know the role of village goverment to increase awareness of society to pay Building and Land Tax and
factor that influence decreasing the awareness of society to pay Building and Land Tax. Research design
of this study is qualitative research. The source of data collected from primary and secondary data.
Technique collecting data use observation, interview, and documentasion. Technique deciding respondent
use purposive sampling. Technique analizing data use reduction, presentation, and concluding. The
validity of data use triangulation. Th result of this study is the ole of village goverment to increase
awareness of society to pay Building and Land Tax in Bumiaji village, Bumiaji sudistrict, Batu City run
maximumly. because it is saw from the efforts and activities done by village goverment. Factor that
decrease awareness of society to pay Building and Land Tax is apathetic of society, administration data
is not appropriate, unbalanced economy, and reconstruction of village infrastucture is less, so those
increase egoism of society to not pay the tax incresely.

Keyword: Role, Village Goverment, Awareness of Society, Building and Land Tax

Abstrak: Salah satu ketersediaan dana pembangunan diperoleh dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Dana pemungutannya menjadi salah satu pemasukan bagi Negara yang berkontribusi terhadap
Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehinga perlu adanya peran dari Pemerintah dalam meningkatkan
kesadaran wajib pajak untuk membayar kewajibannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
peran pemerintah Desa Dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar Pajak Bumi dan Bangunan
(PBB) dan faktor yang mempengaruhi terhambatnya kesadaran masyarakat membayar Pajak Bumi dan
Bangunan (PBB). Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Sumber data diperoleh dari
data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan
dokumentasi. Teknik penentuan responden adalah purposive sampling. Teknik analisis data dengan
reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi. Hasil
penelitian yaitu Peran pemerintah Desa untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Membayar
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Desa Bumiaji Kecamatan Bumiaji Kota Batu dikatakan berjalan
maksimal, karena dilihat dari berbagai upaya dan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah Desa. Faktor
yang mempengaruhi terhambat kesadaran masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
adalah sikap apatis masyarakat, ketidasesuaian data Administrasi, ekonomi yang tidak menentu serta
kondisi pembangunan sarana dan prasarana Desa yang kurang sehingga meningkatkan rasa egoisme yang
telah tertanam dalam diri masyarakat untuk tidak membayar pajak semakin menigkat.

Kata Kunci: Peran, Pemerintah Desa, Kesadaran masyarakat dan PBB

PENDAHULUAN
Pembangunan Nasional adalah kegiatan yang berlangsung dan berkelanjutan yang bertujuan
untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pembangunan yang baik tidak luput dari adanya faktor
pendukung salah satunya seperti pendanaan, dimana setiap pembangunan yang berlangsung akan

71
[Link]
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN. 2442-6962
Vol. 5, No. 2 (2016)

membutuhkan dana untuk menunjang proses pembangunan itu sendiri. Dana pemungutan Pajak Bumi
dan Bangunan (PBB) menjadi salah satu pemasukan bagi Negara yang cukup potensial dan
berkontribusi terhadap pendapatan Negara jika dibandingkan dengan sektor pajak lainnya yang
berpengaruh terhadap besarnya pembagian dana yang akan diterima oleh daerah penghasil. Oleh
karena itu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dapat memberikan sumbangan yang besar pada
Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) harus dilakukan
secara efektif, sehingga dapat memenuhi target pemungutan yang telah [Link] yang
terdapat dalam penjelasan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994 Tentang Pajak Bumi dan Bangunan
(PBB), yang menyatakan bahwa Pajak Bumi dan Bangunan merupakan pajak yang bersifat objektif
yang artinya besarnya pajak yang berutang ditentukan oleh keadaan objeknya yaitu bumi (tanah) dan
bangunan.
Namun kenyataannya, terdapat hambatan yang dihadapi dalam pemungutannya. Hal ini
disebabkan kurang adanya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, kondisi masyarakat yang
kurang atau tidak mengerti pajak, serta tingkat perkembangan intelektual masyarakat sehingga mereka
tidak melaksanakan kewajibannya dalam membayar pajak dan juga data yang diberikan kepada
masyarakat tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Kondisi masyarakat seperti ini menjadi penghambat menumbuh kembangnya proses
pembangunan, mengingat bahwa pembayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sangat penting untuk
meningkatkan penerimaan keuangan Negara yang digunakan sebagian besar untuk daerah pajak itu
sendiri. Anggapan masyarakat mengenai pajak yang salah berdampak juga pada Negara, oleh karena
itu untuk mengurangi bahkan menghilangkan hambatan tersebut pemerintah perlu melakukan usaha
bagaimana membuat masyarakat sadar akan pentingnya membayar pajak, langkah yang efektif yaitu
dengan cara pemberian bimbingan, pemahaman, pendekatan serta sosialisasi kepada masyarakat
mengenai manfaat dari membayar pajak. Untuk itu pendekatan yang paling mudah serta tepat sasaran
adalah peran dari pemerintah desa karena pemerintah Desalah yang lebih efektif dalam menangani
permasalahan ini dikarenakan pemerintah desa sebagai unit dari lembaga pemerintah yang paling
berdekatan dengan masyarakat (Solekhan, 2014)

METODE PENELITIAN
Jenis penelitian ini dilakukan dengan penelitian kualitatif dan berlokasi di Desa Bumiaji
Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Pengumpulan data
menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penentuan responden menggunakan purposive
sampling. Kemudian setelah diperoleh data dari responden dianalisis menggunakan reduksi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan, Sugiyono (2013).

HASIL DAN PEMBAHASAN


Peran Pemerintah Desa Dalam Menigkatkan Kesadaran Masyarakat Membayar Pajak Bumi
dan Bangunan (PBB)
Sesuai dengan fokus pemasalahan dan yang menjadi standar untuk mengetahui peran
pemerintah Desa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar Pajak Bumi dan Bangunan
(PBB), Menurut Harahap (2007), peran ialah perangkat tingkah laku yang diharapkan dimiliki oleh
orang yang berkedudukan di masyarakat dan menurut Menurut Veitzhal Rivai dalam Tobing (2014),
bahwa Peran dalam ilmu sosial berarti suatu fungsi yang dibawakan seseorang ketika menduduki
jabatan tertentu, seseorang dapat memainkan fungsinya karena posisi yang didudukinya tersebut.
Artinya peran suatu perbuatan yang diharapkan dilakukan atau dilaksanakan oleh seseorang atau

72
[Link]
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN. 2442-6962
Vol. 5, No. 2 (2016)

sekelompok orang atau lembaga karena kedudukannya dalam suatu masyarakat, di dalam sebuah
kedudukan seseorang atau sekelompok dalam sebuah lembaga dapat memberikan perubahan yang
lebih baik bagi anggotanya atau masyarakat. untuk mendapatkan perubahan yang baik dengan
kegiatan yang dilaksanakan, bila peran yang dilaksanakan baik maka perubahan yang baik juga akan
didapatkan.
Peran pemerintah Desa Bumiaji dalam meningkatkan kesadaaran masyarakat membayar Pajak
Bumi dan Bangunan (PBB) sudah terlaksana dengan maksimal. Hal ini ditunjukan pemerintah Desa
selalu melakukan berbagai upaya dan terus memberikan dorongan bagi masyarakat Desa, untuk
memberikan pemahaman terkait penting membayar pajak serta melakukan berbagai upaya kegiatan
adapun kegiatan pemerintah Desa Bumiaji yaitu mensosialisasikan, bekerjasama antara staf serta
tokoh masyarakat dan organisasi di Desa Bumiaji dan memberikan fasilitas pembayaran langsung di
Kantor Desa. Dalam memberikan kesadaran bagi masyarakat, peran pemerintah Desa mampu
mendekatkan dirinya kepada masyarakat serta melaksanakan kegiatan untuk merubah masyarakat
menjadi lebih baik. Dalam menjalankan tugas pemerintahan pusat, pemerintah Desa telah malakukan
peran serta tanggung jawabnya yang cukup besar bagi masyarakat khususnya di Desa Bumiaji. Dalam
penyelenggaraan pemerintahan pusat tersebut, perlu adanya peran pemerintah Desa dalam
meningkatkan kinerja dari apa yang telah dilaksanakan agar mampu menciptakan masyarakat yang
memiliki tingkat kesadaran yang tinggi atas kepentingan bersama khusunya dalam pembayaran pajak
yaitu Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang telah menjadi kewajiban masyarakat. Namum terdapat
kendala dalam peran untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar Pajak Bumi dan Bangunan
(PBB) adalah sosialisasi yang dilaksanakan oleh pemerintah Desa terdapat hambatan yaitu saat
mensosialiisasikann sebagian warga tidak mendapatkan informasi dikarenakan warga yang sibuk
bekerja, selain itu kendala lainnya yaitu ketidak sesuaian data administrasi. Maka dari itu pemerintah
Desa menyikapi serta melakukan penaggulangan terhadap permasalahan yaitu dengan tidak henti-
hentinya menghimbau masyarakat serta melakukan perbaikan agar masyarakat segera untuk
melaksanakan kewajibannnya membayar pajak.
Dalam mengubah kebiasaan pemikiran atau pola pikir masyarakat yang sudah menjadi
kebiasaan memang sangatlah sulit, maka dari itu pihak pemerintah Desa selalu berupaya untuk
melaksanakan perannya untuk mengubah semua itu menjadi lebih baik melalui membangunan tingkat
keadaran masyarakat setempat untuk melaksanakan kewajibannya membayar pajak. Upaya yang
dilakukan oleh pemerintah Desa sudah berjalan dengan maksimal berbagai upaya telah dilaksanakan
oleh pemerintah Desa, terlihat dari hasil observasi sudah sedikit dari warga masyarakat yang tidak
membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa, pemerintah Desa telah melakukan berbagai upaya
untuk meningkatkan kesadaran dari masyarakat Desa Bumiaji untuk membayar pajak. Hal demikian,
sangat perlu untuk diperhatikan khususnya peran dari pemerintah Desa, dengan perannya semua akan
didapatkan dengan maksimal tentunya ditunjang dengan kerjasama yang baik, sarana yang ada serta
pelaksanaan yang baik.

Faktor Terhambatnya Kesadaran Masyarakat Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
Faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran masyarakat, sebagaimana menurut teori yang
dikemukakan oleh Bimo Walgito dalam Raimondus (2014) bahwa, faktor yang mempengaruhi tingkat
kesadaran manusia dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu; faktor endogen dan faktor eksogen, yang
mana dijelaskan bahwa faktor endogen merupakan faktor yang dibawah individu sejak masih dalam
kandungan hingga kelahiran, bisa juga dikatakan faktor keturunan atau pembawahan. Sedangkan
faktor eksogen adalah faktor yang berasal dari luar diri individu, antara lain; pengalaman, alam sekitar,

73
[Link]
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN. 2442-6962
Vol. 5, No. 2 (2016)

pendidikan, dan sebagainya. Berdasarkan dari hasil wawancara dan observasi maka faktor yang
menjadi terhambatnya pembayaran pajak di desa Bumiaji yaitu dari faktor endogen dan faktor
eksogen, kedua faktor tersebut sangat mempengaruhi pola pikir masyarakat.
Dari faktor endogen atau yang biasa disebut faktor dari diri sendiri, masyarakat cenderung tak
mempeduliikan atau apatis hal itu dikarenakan pola pikir masyarakat yang tidak menyadari akan tugas
dan kewajibannya, masyarakat merasa pembangunan yang ada diDesa Bumiaji kurang sehingga
menigkatkan rasa egoisme yang sudah mendasari individu masyarakat untuk tidak membayar pajak
dengan adanya kondisi yang dilihat oleh masyarakat.
Adapun faktor yang berpengeruh besar yaitu dari faktor eksogen, dari hasil penelitian bahwa
kebanyakan masyarakat yang belum membayar pajak dengan banyak kendala yaitu diantarannya
dikarenakan ketidak cocokan antara luas wilayah yang digunakan baik tanah dan bangunan tidak
sesuai dengan biaya yang harus dibayar. Selain itu tersitanya waktu masyarakat untuk bekerja
sehingga informasi yang telah disampaikan dari pemerintah Desa tidak tersampaikan, hambatan yang
paling berpengaruh yaitu faktor ekonomi masyarakat yang tidak seimbang karena ekonomi yang
lemahlah yang menjadi ukuran masyarakat dalam membayar pajak.
dapat disimpulkan bahwa adapun faktor yang mempengaruhi terhambatnya kesadaran
masyarakat dalam membayar pajak di Desa Bumiaji yaitu ada dua faktor yaitu faktor endogen dan
faktor eksogen atau biasa disebuat faktor dari diri masyarakat sendiri dan faktor diluar diri masyarakat
yaitu masyarakat yang masih tidak mempedulikan dan menyadari bahwa pajak memiliki guna dan
fungsi untuk masyarakat itu sendiri serta terjadinya ketidakcocokan administrasi serta faktor ekonomi
masyarakat. Faktor-faktor tersebut yang menyebabkan lahirnya rasa kurang sadar dari masyarakat itu
sendiri, meskipun tidak semua masyarakat yang memiliki pemahaman serta pengetahuan yang sama.
dibutuhkan dalam suatu pembangunan, oleh karena itu, sangat diharapkan bagi pihak pemerintah agar
terus berperan aktiv dalam menangani pembayaran pajak, sebagai sebuah bentuk dorongan bagi
masyarakat Desa Bumiaji. Karena masyarakat perlu untuk didampingi secara terus dan diberi
pemahaman yang baik, agar pajak tersebut selalu dianggap oleh masyarakat kelurahan dan merupakan
suatu kewajiban yang wajib untuk dipenuhi.

KESIMPULAN DAN SARAN


Kesimpulan
1. Peran pemerintah Desa untuk meningkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Membayar Pajak Bumi
dan Bangunan (PBB) di Desa Bumiaji Kecamatan Bumiaji Kota Batu berjalan maksimal. Karena
dilihat dari berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah Desa yakini dengan diadakannnya
sosialisasi serta bekerjasama dengan tokoh masyarakat Desa, memberikan pemahaman kepada
masyarakat tentang pentingnya membayar pajak, memberikan kemudahan masyarakat untuk
bertransaksi dalam pembayaran pajak yang dibuka dikantor Desa dan melaksanakan perbaikan
bagi masyarakat yang mengalami kesalahan data. Meskipun terdapat hambatan pemerintah Desa
dapat mengantisipasi hambatan tersebut.
2. Faktor yang mempengaruhi terhambat kesadaran masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan
Bangunan (PBB) di Desa Bumiaji Kecamatan Bumiaji Kota yaitu masyarakat masih bersikap
apatis, data administrasi tidak valit, kondisi ekonomi masyarakat yang lemah sehingga
mengakibatkan masyarakat terlambat untuk membayar pajak dan kondisi pembangunan sarana
dan prasarana di Desa yang kurang sehingga meningkatkan rasa egoisme yang telah tertanam
dalam diri dari masyarakat untuk tidak membayar pajak semakin meningkat.

Saran

74
[Link]
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
ISSN. 2442-6962
Vol. 5, No. 2 (2016)

1. Dalam konteks pembangunan pemerintah Desa harus lebih giat membangun kesadaraan
masyarakat untuk wajib membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) agar tidak ada lagi
masyarakat yang tidak melupakan bahkan mengabaikan kewajibannya sebagai wajib pajak,
pemerintah Desa juga lebih giat memantau dan menekankan bagi masyarakat yang belum
membayar pajak dengan adanya pemberian surat edaran bagi masyarakat yang belum membayar
pajak serta meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana untuk menunjang pemungutan dan
meningkatkan kevalitan Data administrasi.
2. Masyarakat harus bisa memahami bahwa pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adalah
kewajiban warga masyarakat, masyaraka diharuskan lebih meningkatkan tanggung jawab
sebagai insan yang berbangsa dan bernegara untuk pembangunan diri sendiri, masyarakat serta
negara dan turut menghimbau masyarakat lainnya yang belum sadar akan kewajibannya dalam
membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) agar memenuhi kewajibannnya dengan membayar.

DAFTAR PUSTAKA
[Link] Harahap, dkk. 2007. Kamus besar bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Bandung.
Sugiono, 2013, Metode Penelitian Kualitatif, Alfabeta, Bandung.
Angwarmas,[Link] Kepemimpinan Lurah Dalam Menigkatkan Kesadaran Masyarakat
Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).Skripsi Tidak [Link]:Fisip Unitri
MALANG.
Rohanita [Link], 2014, Peran Pemerintah Kota Tanjungpinang Dalam Pengelolaan
Kebudayaan Pesta, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang.
Undang-Undang No 12 Tahun 1994 tentang Pajak Bumi dan Bangunan.

75
[Link]

You might also like