Universitas Graha Nusantara - Fakultas Ekonomi - Prodi Manajemen - 2019
BISNIS •Who : menjelaskan siapa Dengan dimanfaatkannya
saja yang terlibat dalam aktifis teknologi informasi maka
Bisnis menurut Ilmu Ekonomi :
e-bussiness terlihat bagaimana
“organisasi yang menjual
barang atau jasa kepada perusahaan dapat mengurangi
•Where : menjelaskan total biaya operasional
konsumen atau bisnis lainnya,
dimana saja aktifitas bisnis
untuk mendapatkan laba”
dapat dilakukan Contohnya : bagaimana
Bisnis secara historis : “kata fasilitas email dapat
bisnis dari bahasa Inggris •Why : menjelaskan mengapa
mengurangi biaya komunikasi
business, dari kata dasar busy para praktisi bisnis diseluruh
pengiriman dokumen.
yang berarti ‘sibuk’ dalam dunia sepakat
konteks individu, komunitas, mengimplementasikan e- Effectiveness
ataupun masyarakat. Dalam business
artian, sibuk mengerjakan Dengan dimanfaatkannya
aktivitas dan pekerjaan yang TAHAP EVOLUSI E-BUSINESS teknologi informasi, pelanggan
mendapat keuntungan” dapat berhubungan dengan
Tahap Inform
E-business perusahaan kapan saja. 7 hari
seminggu 24 jam non stop.
Ditandai adanya unit-unit kecil
E-Bisnis : Penggunaan teknologi
di dalam perusahaan yang Reach
elektronik pada transaksi bisnis
mulai mencoba membangun
“ e-business mengacu pada software-software kecil Perusahaan mampu
semua penggunaan kemajuan berbasis internet memperluas jangkauan dan
teknologi informasi (TI), ruang gerak perusahaan untuk
Tahap Automate
khususnya teknologi jaringan ekspansi dengan
dan komunikasi, untuk Mengintegrasikan unit-unit kecil mudah(menembus batas
memperbaiki cara – cara sebuah software dalam perusahaan ruang dan waktu) dan tanpa
organisasi dalam melakukan memerlukan biaya yang relatif
Tahap Integrate mahal.
seluruh proses – proses bisnis.”
- Romney / Steinbart
Mengintegrasikan aplikasi e- Structure
business perusahaan
Di dalam e – Bisnis terdapat
dengan entiti-entiti lain Konsep brick-and-morter
interaksi eksternal organisasi
diluar perusahaan menjelma menjadi click-and-
yang meliputi :
morter telah mengubah
Tahap Reinvent prilaku perusahaan dalam
Supplier
Customer pendekatan bisnis
Adanya perubahan secara
Investor mendasar dari manajemen Opportunity
Creditor perusahaan terutama yang
The Government berkaitan dengan cara melihat Terbukannya peluang yang
Media bisnis yang ada lebar bagi pelaku bisnis untuk
berinovasi menciptakan produk-
Untuk dapat menangkap Keuntungan E-business produk atau jasa-jasa baru
dimensi ruang lingkup akibat ditemukannya teknologi
Efficiency
pengertian e-business, cara baru dari masa kemasa
yang sering digunakan adalah Sebuah riset memperlihaatkan
menggunakan prinsip 4W: Faktor yang mempengaruhi
bahwa kurang lebih 40% dari
perkembangan implementasi
total biaya operasional
•What: menjelaskan tentang e-business
perusahaan diperuntukkan bagi
aktifitas apa saja yang ada
aktivitas penyeberan informasi Customer Expectations
dalam e-business
ke divisi-divisi terkait.
Universitas Graha Nusantara - Fakultas Ekonomi - Prodi Manajemen - 2019
Yang diharapkan konsumen Internet disini dinggap sebagai Enterprise Communication and
pada saat ini tidak cukup sebuah arena dimana konsep Collaboration:
dipuaskan dengan baikknya kompetisi sempurna dan pasar
kualitas sebuah produk, tetapi terbuka telah terjadi terutama VoIP
pelanggan juga mengharapkan produk –produk dan jasa-jasa CMS
adanya pelayanan pra dan yang dapat digitalisasi E-mail
pasca jual yang baik. Voice mail
Technology
Spektrum pelayanan Electronic commerce:
yang dimaksud antar lain: E-business adalah kemajuan
teknologi informasi yang Internet shop
Pemesanan dapat didominasi oleh percepatan Online marketing
dilaksanakan teknologi komputer dan
telekomunikasi.
Hambatan E-business
anytime, anywhare
di Indonesia
Pembayaran pembelian
Fungsi dari teknologi informasi
produk dengan metode Belum terbentuknya high
tidak hanya kritikal bagi
yang beragam misalnya trust society
perkembangan e-business tetapi
kartu kredit, kartu debit
justru menjadi penggerak dari Pada umumnya harga produk
maupun layanan
dimungkinkannya model-model tidak dapat ditawar lagi
transfer
bisnis baru.
Adanya fasilatas Sarana prasarana masih
asuransi produk Model Arsitektur E-business belum memadai
Pengiriman produk
Model Sequential Masih sangat sedikit SDM yang
yang cepat dan harga
kompetitif memahami dan menguasai
Model arsitektur yang
konsep dan implementasi TI
Competitive Imperatives mengembangkan aplikasi
berdasarkan fungsi-fungsi yang Jasa pos masih membutuhkan
Globalisasi telah membentuk ada dalam perusahaan. Untuk pembenahan dan peningkatan
sebuah arena persaingan mengintegrasikan fungsi fungsi
dunia usaha yang sangat ketat. tersebut diperlukan interface Adanya tindak kejahatan
Pelanggan akan dengan mudah agar output dari aplikasi dapat kartu kredit
membandingkan kualitas dibaca oleh aplikasi lain
produk dan pelayanan antar
E-Business, E-Commerce
perusahaan, hal ini memaksa Model Synchronous dan Modelnya
perusahaaan mengembangkan
Aplikasi besar yang akan Definisi E-Business
strategi bisnis yang tepat
mensikronisasi mekanisme IPO
Menurut Lou Gerstner:
Deregulation masing-masing unit dengan
cara memusatkan data dan
Aktivitas yang berkaitan secara
Secara makro deregulasi yang proses pada sebuat titik.
langsung maupun tidak
dilakukan oleh pemerintah Contoh: Aplikasi ERP(Enterprise
langsung dengan proses
maupun negara-negara lain Resource Planning)
pertukaran barang dan/atau
(atau lembaga lain seperti jasa dengan memanfaatkan
Aplikasi E-business
WTO,APEC,AFTA dll) turut internet sebagai medium
mewarnai bentuk dunia usaha Internal Business System: komunikasi dan transaksi dan
dimasa datang terutama
salah satu aplikasi teknologi
dengan konsep perdagangan CRM
internet yang merambah dunia
bebas antar negara dan industri. ERP
bisnis internal, melingkupi
DMS sistem, pendidikan pelanggan,
HRM
Universitas Graha Nusantara - Fakultas Ekonomi - Prodi Manajemen - 2019
pengembangan produk, dan Perbedaan E-Business dan E-commerce berfokus
pengembangan usaha. E-Commerce pada bagaimana internet
da[at memberikan dampak
MenurutMohan Sawhney : Menurut Turban, e-business pada profitabilitas.
atau bisnis elektronik merujuk
“The use of electronic pada definisi e-commerce yang Profitabilitas bukan hanya
networks and associated lebih luas, tidak hanya sekedar peningkatan
technologies to enable, pembelian dan penjualan pendapatan, tetapi
improve, enhance, transform, barang serta jasa. Tetapi juga meningkatkan keuntungan
or invent a business process pelayanan pelanggan, dan manfaat.
or business system to create kolaborasi dengan mitra bisnis,
superior value for current or Fase ini disebut juga dengan E-
e-learning, dan transaksi
potential customers” Business, yang mencakup
elektronik dalam perusahaan.
semua aplikasi dan proses
Definisi E-Commerce
Yang membedakan E-Business yang memungkinkan
Menurut Turban dkk: dengan E-Commerce : perusahaan untuk melayani
sebuah transaksi bisnis.
Proses Membeli dan Menjual Mencakup aplikasi front
atau tukar menukar produk, maupun back office yang Kegiatan E-Commerce
jasa atau informasi melalui membentuk mesin utama
bagi bisnis modern Promosi on-line
komputer.
Perdagangan on-line
Menurut Loudon: Tidak hanya sekedar transaksi E- Transaksi on-line
commerce ataupun jual-beli Belanja on-line
Penggunaan Internet danWeb melalui web, tetapi dengan Internet Banking
untuk Transaksi Bisnis.
bantuan teknologi dapat
TV interaktif
memaksimalkan Customer E-Mail
Hubungan E-Business dan E-
Value dan profit.
Commerce
Kegiatan E-Business
Transformasi dari E-Commerce
Perdagangan elektronik atau e-
menuju E-Business E-Marketing dan
commerce merupakan bagian E-Promotion
dari e-business, di mana
Fase 1 (1994-1997) E-Schedule
cakupan e-business lebih luas,
tidak hanya sekedar E-commerce hanya sebagai E-Tailing (bisnis
penanda keberadaan suatu retail on-line)
perniagaan tetapi mencakup
perusahaan, memastikan bahwa E-Product
juga pengkolaborasian mitra
bisnis, pelayanan nasabah, semua memiliki Website, E-Commerce
sumber daya manusia, memenuhi permintaan bahwa E-Payment
lowongan pekerjaan dll. semua perusahaan harus E-Service
setidaknya memiliki sesuatu di Dll.
Selain teknologi jaringan www, internet.
Framework E-Commerce
e-business juga memerlukan
teknologi basisdata (database), Fase 2 (1997-2000)
5 area (pilar) pendukung
surat elektronik (e-mail) dan atau yang disebut sebagai
E-commerce mencakup
bentuk teknologi non komputer Framework E-commerce:
transaksi-jual dan beli melalui
yang lain seperti halnya sistem
media digital. Berfokus pada
pengiriman barang dan alat arus pesanan dan pendapatan. People : penjual, pembeli,
pembayaran untuk e- perantara, Spesialis S.I., staff
commerce ini. Fase 3 (2000-?) lain, dan pihak-pihak lain yang
termasuk dalam area
pendukung utama.
Universitas Graha Nusantara - Fakultas Ekonomi - Prodi Manajemen - 2019
Public Policy : Peraturan legal B2B B2C tidak memerlukan:
maupun regulasi lainnya, Negosiasi (harga,
seperti perlindungan privasi dan Perantara elektronik pengantaran barang,
kewajiban yang ditentukan oleh (website) untuk interaksi dan spesifikasi produk)
pemerintah. Termasuk hal-hal antara perusahaan- & Integrasi dengan
sehubungan dengan standar- perusahaan penyedia barang/ sistem lainnya
standar teknis yang ditetapkan jasa secara online
pemerintah pembuat B2C
Beberapa perusahaan
ketetapan. Keuntungan B2C : Business
saling bertransaksi melalui
suatu platform teknologi
Marketing and Advertising : Menghemat:
yang seragam
Seperti bisnis lainnya, E-
commerce juga membutuhkan ongkos
Salah satu pelaku dapat
dukungan marketing dan distribusi barang
melakukan inisiatif untuk
Advertising. Khususnya pada biaya operasional
mengirimkan data, tidak harus
transaksi online B2C dimana menunggu partnernya. Kesempatan bisnis yang baru
pembeli dan penjual tidak
saling mengenal. Cth : Market Keuntungan :
Mengetahui
research, promosi, isi web antusiasme konsumen
Menghemat:
Support Services : Banyak Layanan konsumen yang
Biaya pemasaran
service yang dibutuhkan lebih baik
Biaya operasional
dalam E-commerce, mulai dari
Modal awal Keuntungan B2C: Consumer
kejelasan isi web, pembayaran
sampai pengiriman barang. Automatisasi
Convenience (kenyamanan)
Statistik barang lebih efisien :
Business Partnership :
Menjaga stok barang Kemudahan akses
penggabungan usaha, informasi yang beragam
pertukaran, dan kerjasama Memasarkan produk lebih cepat
bisnis merupakan hal biasa Membandingkan
dalam E-commerce B2C
Memilih
Model E-Business Perantara elektronik untuk
interaksi jual beli barang/ jasa Harga lebih murah
Pada dasarnya dilihat dari secara online dari perusahaan (Namun tidak selalu)
jenisnya, E-Bisnis dibagi kepada konsumen C2B
menjadi dua kategori umum,
yaitu B-to-B dan B-to-C. Informasi, servis, dan Sarana elektronik untuk
Prinsip pembagian ini dilandasi mekanisme diberikan dan mengadakan interaksi
pada jenis institusi atau disesuaikan u/ digunakan pelanggan (customer) dan
komunitas yang melakukan khalayak ramai pelaku bisnis (business).
interaksi perdagangan dua
arah. Perkembangannya : Customer menjelajahi e-catalog C2C
untuk mengetahui harga dan
1. B2B info produk Sarana elektronik untuk
2. B2C interaksi pelanggan ke
Beda B2B dan B2C pelanggan
3. C2B
4. C2C Pelanggan (business Contoh:
5. B2G vs. individual)
6. G2C Transaksi dalam Lelang online
7. G2G B2B lebih kompleks Ruang iklan online
Universitas Graha Nusantara - Fakultas Ekonomi - Prodi Manajemen - 2019
Komunitas online: o sebagai sekumpulan Jenis Pembayaran
Newsgroup o proses bisnis. di Internet
chatroom
Klasifikasi Mekanisme
B2G
Pembayaran di Internet
Adalah hubungan bisnis antara Transaksi model ATM :
perusahaan dengan menyangkut hanya institusi
pemerintah, sistem ini financial dan pemegang
biayanya relatif murah karena account yg akan melakukan
hanya membutuhkan email, pengambilan dari account
namun transaksinya tinggi. masing2
G2C
Konten Data yang digunakan Pembayaran dua pihak tanpa
Meliputi semua interaksi untuk Memberikan Layanan perantara : transaksi langsung
antara Pemerintah dengan E-Business untuk karyawan antara dua pihak tanpa
penduduknya secara elektronik dan pelanggan perantara menggunakan uang
nasionalnya
Contoh manfaat G2C: Konsep OTWU
perpanjangan SIM, membayar Konsep Mesin Pencari Pembayaran dengan perantara
pajak, tanya jawab, Riset pihak ketiga : proses
menjadwalkan pemeriksaan, pembayaran menyangkut debit,
Konsep OTWU kredit maupun check.
electronic-voting, dll
Apa yang anda miliki? Micropayment : pembayaran
Cth: http://www.jakarta.go.id/
uang receh kecil2an
Otak
G2G
Tenaga Anonymous digital cash :
Merupakan kegiatan E- Waktu uang elektronik yg dienkripsi
commerce antara unit-unit Uang
pemerintahan. Sistem Pembayaran yang
Sesuaikan dengan media : sering digunakan Saat Ini
Contoh : penggunaan intranet
untuk share informasi kepada Iklan Gratis Sistem pihak ketiga (3rd
agen-agen pemerintahan yang Forum party system)
tersebar di berbagai kota. Media Sosial
Blog Pihak ketiga berfungsi sebagai
agen antara pedagang /
Infrastruktur website
penjual & konsumen / pembeli
e-business
Konsep Mesin Pencari
Tugasnya memeriksa kartu
Proses E-Business
Hijau (URL) kredit konsumen (menolak
Proses bisnis adalah arus kerja Biru (Title) atau menyetujui transaksi) lalu
dari bahan baku, informasi Hitam (Deskripsi) mengeluarkan dana untuk
dan pengetahuan seperangkat pembayaran kepada pedagang
aktivitas. Riset
Pelanggan membuka account
Proses juga mengacu pada cara Google Suggest dengan kartu kredit atau kartu
Google Trends debit, kemudian memilih
unik dimana manajemen
memilih untuk Google Keyword nomor pin dan password
mengkoordinasikan pekerjaan. Planner
Paypal, Paymate
Setiap bisnis dapat dilihat
Universitas Graha Nusantara - Fakultas Ekonomi - Prodi Manajemen - 2019
Sistem sertifikat menggesek kartu kredit pada Kelemahan:
terminal POS elektronik
Melibatkan sertifikat digital Merchant mendapatkan
sebagai media yang akan Informasi dari pita magnetik informasi kartu kredit
menampilkan kartu kreditnya kartu akan dikirim ke pemegang kartu
acquirer untuk diautorisasi
SET, SSL Protokol HTTP bukanlah
Acquirer melakukan autorisasi protokol yg aman
Sistem uang neto (net money)
ke issuer, melalui jaringan
kartu kredit Socket Secure Layer (SSL)
Konsumen merubah mata
uangnya ke dalam bentuk mata SSL dipergunakan bersama-
Setelah pemeriksaan validitas
uang cyber sama protokol HTTP
informasi, issuer akan
Kebutuhan Umum Transaksi mengirimkan kode autorisasi
Membuat pipa antara
kembali ke acquirer
browser pemegang kartu
Kerahasiaan (confidentiality)
dengan website merchant,
Acquirer mengembalikan
Keutuhan (integrity) kode autorisasi kepada sehingga penyerang tidak
merchant, yang akan dapat menyadap informasi
Keabsahan (authenticity) apapun yang mengalir pada
mengesahkan transaksi tsb
pipa tersebut
Dapat dijadikan bukti yang tak
Merchant juga meminta
dapat disangkal pada saat SSL memanfaatkan teknologi
terjadi perselisihan pemegang kartu
menandatangani slip kunci publik (RSA), namun
Klasifikasi Sistem Perdagangan (salesdraft) yang tercetak bila kunci ini jatuh ke tangan
penyadap, ia berkuasa penuh
Berdasarkan kesiapan Proses Payment Capture pada saluran SSL tsb
pembayarannya, sistem
pembayaran e-commerce Pada malam hari, merchant Alamat pada browser pemegang
dapat dikategorikan sbb: mengirimkan seluruh transaksi kartu tidak menampilkan http://
kartu kredit yang sudah melainkan https://
Sistem debit diautorisasi pada hari itu
Sistem kredit kepada acquirer, agar Kebijakan Publik dalam e-
Sistem prepaid accountnya dikredit Business
Sistem Kerja Kartu Kredit Acquirer melakukan Hal yang mungkin dihadapi
interchange dan permintaan
Sehari-hari transfer dana dengan issuer Bagaimana mengadaptasi
mekanisme transaksi formal
Pemegang kartu Penagihan yang secara hukum
(card holder)
Setiap bulannya issuer
dilindungi, yaitu tanda tangan
Penerbit kartu dan saksi-saksi.
kredit: issuer (bank) mengadakan penagihan
Pedagang (merchant) transaksi yang dilakukan Bagaimana merepresentasikan
pemegang kartu
Bank tempat pedagang dokumen-dokumen legal di
membuka account dalam internet yang pada
E-Commerce
untuk menampung dasarnya merupakan file-file
uang kartu (acquirer) Sistem transaksi MOTO (Mail komputer yang mudah
Order/ Telephone Order) digandakan dan disebarluaskan
Saat transaksi tanpa seijin yang memiliki;
Memasukkan nomor kartu
Merchant mengkalkulasi kredit yang disediakan Bagaimana memastikan bahwa
jumlah harga pembelian dan pada website merchant yang bersangkutan adalah
Universitas Graha Nusantara - Fakultas Ekonomi - Prodi Manajemen - 2019
benar-benar orang yang di atas Diskusi tentang produk hukum
namakan dalam dokumen- ITE
dokumen legal terkait
(otentifikasi); UU ITE
PP PSTE
Tanggal dan waktu yang Peraturan
mungkin berbeda antar negara; Menteri (Permen)
Aspek Legalitas UU Perubahan Atas
UU ITE
Perangkat hukum yang jelas.
Cakupan Materi UU ITE
Legalitas dan dokumen
perusahaan
HaKI
Pajak
Transparansi dalam pelayanan,
peraturan,dan persyaratan
Perlindungan
Konsumen
Pertukaran dan pemrosesan Lahirnya UU No.11 Tahun 2008
data bisnis secara elektronik
Keamanan
pertukaran data
(tanda tangan digital)
Kekuatan pembuktian
data elektronik dan
penyelesaian sengketa
Hal Yang Pengaruhi Kebijakan
Publik
Aspek hukum bisnis
konvensional belum
sepenuhnya dpat mengatasi
permasalahan hukum dalam e-
bisnis -> perlu aturan baru
Perlunya aturan khusus yang
mengatur pengguna
internet yang tanpa batas ->
terkait Jurisdiksi
Tingkat kejahatan internet
semakin meningkat dan
bervariasi -> Cybercrime
Negara perlu menerapkan
hukum khusus -> Cyberlaw
Universitas Graha Nusantara - Fakultas Ekonomi - Prodi Manajemen - 2019
Universitas Graha Nusantara - Fakultas Ekonomi - Prodi Manajemen - 2019
Arsitektur E-Business
Funactional Applications (Sequential)
Sales Manufacturing Purchasing
Tahap Evolusi E Business
Enterprise Application Prosess
(Synchronous)
Sales Manufacturing Purchasing
ERP Shared data and processes
Tahap Evolusi E businesiness
* Long term
* External focus Grow-your-business
* Top-lineinitiatives
Reinvent
* Value network
* End-to-end integration
* Real-time extended enterprise
Integrate *T ransformational outcomes
* Enterprise level
* Short-term
* Tight integration
* Internal focus
* Real time process
* Bottom-lineAutomate
* Growth outcomes
Stay-in-business * Process level
initiatives * Some integration
* Batch process
Inform * Effectiveness
* Activity level
* No integration
* Information access
* Efficiency outcomes
Sistem kerja kartu kredit
Visa Central
Issuing Bank Acquiring Bank
Cardholder Cardholder Merchant Merchant
Universitas Graha Nusantara - Fakultas Ekonomi - Prodi Manajemen - 2019