
Aku pernah dengar perkataan dari seseorang, katanya seorang anak yang hebat lahir dari orang tua yang hebat juga.
Aku belum menjadi anak yang hebat, tetapi aku punya orang tua yang hebat, ibuku adalah seorang ibu rumah tangga, beliau sejak dulu tidak pernah berniat untuk menjadi seorang ibu pekerja, katanya kalo keduanya bekerja nanti tidak ada yang bisa melihat perkembangan anaknya secara langsung, ibu tidak mau anaknya tumbuh dewasa tanpa pantauan ibu, ibu ingin menemani anak-anaknya proses bertumbuh.
Ayahku juga, tidak pernah menyuruh ibu untuk bekerja karena bagi ayah, ibu adalah madrasah pertama untuk anak-anaknya, pendidikan pertama yang didapatkan oleh anak-anaknya sebelum menginjak usia sekolah adalah dari seorang ibu, katanya selama ini gaji ayah sudah cukup untuk menghidupi keluarga kecilnya, untuk menyekolahkan anak-anaknya, untuk menjadikan anak pertamanya sebagai sarjana dan anak keduanya segera menjadi sarjana, dan kami tidak pernah merasa kekurangan, jadi ayah tidak perlu tambahan lagi uang dari keringat ibu.
Karena, orang tuaku selalu mengajarkan kami untuk hidup di dalam kesederhanaan, mereka bilang hidup bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk hari-hari berikutnya juga, meskipun kita belum tahu kapan perjalanan hidup kita akan berakhir.
Alhamdulillah, suatu anugerah terbesar karena lahir dari orang tua yang baik, yang selalu support anaknya, yang selalu bangga akan besar atau kecilnya sebuah pencapaian dari anaknya, yang tidak pernah memaksakan kehendaknya kepada anaknya, yang selalu memberikan ruang kepada anaknya untuk bisa mengeksplor kemampuan anaknya, yang selalu mengepakkan sayap yang besar agak anaknya bisa terbang tinggi mencapai mimpinya, yang rela basah kuyup agar anaknya tidak kehujanan, yang rela tidur larut malam untuk memastikan apakah anaknya sudah tidur nyenyak atau belum.
Ma, pa, anak keduamu sudah menyelesaikan sidang akhirnya, sebentar lagi akan menjadi seorang sarjana seperti apa yang kalian harapkan, terima kasih yang tak terhingga untuk segala dukungan yang sudah diberikan selama ini sampai anakmu bisa berada di tahap ini, terima kasih karena sudah percaya, semoga anakmu bisa menjadi orang hebat seperti kalian.

