Ida Ratna Isaura

Menyimpan Kesedihan Mengabadikan Kebahagiaan, Karena Aku Adalah Keduanya

Perahu Lelaki

Akan ada yang pergi dari wajahmu Menuju perahu Lalu menuntaskan dayung Pada lengkung tubuh rembulan . Akan ada yang berpaling dari rindu Ke arah sungai Melupakan hulu Bibir yang sepi … Baca lebih lanjut

28 November 2013 · Tinggalkan komentar

Seekor Ulat dan Metamorfosa

Maka sang lelaki Menatap kekasih yang menelungkup Di selembar daun Kekasih yang rindu Menggeliat hingga pucuk ranting melenting Menerbangkan bulu-bulu gaun . “Dimanakah sayapmu?” Sang kekasih tertunduk Dengan punggung yang … Baca lebih lanjut

22 April 2013 · 4 Komentar

Rumah di Persimpangan

.. Masihkah rindu mendiami waktu Ataukah kenangan luruh tersingkir Jatuh seperti daun-daun takdir  . Apakah rindu tak memahamimu Ataukah kau tak menerjemahkan resahku Matahari hampir terbenam Menziarahi pelupuk mataku yang … Baca lebih lanjut

16 Maret 2013 · 2 Komentar

Perempuan di Lorong Gerimis

Hari kembali gerimis. Rintik yang terdengar ritmis. Dari lorong itu, aku mengintip hujan. Derai yang menyentuh bunga dan pucuk-pucuk daun. Derai dan aroma basah di bawah langit mendung yang sama. … Baca lebih lanjut

5 Maret 2013 · 5 Komentar

Seperti Teman, Seperti Bukan

Bukankah sangat menyenangkan bila aku bisa memaafkanmu dan kita bisa kembali bertegur sapa. Bukankah sangat melegakan bila aku mendapat sebuah kepastian bahwa tak akan ada yang menyakiti perasaanku lagi. Apa … Baca lebih lanjut

30 September 2012 · 9 Komentar

Saya Adalah Air

Senang rasanya bisa melanjutkan cerita depresi kemarin menjadi sebuah kisah yang melegakan. Ketika seseorang itu datang dari jauh untuk meminta maaf dan menuruti keinginan saya. Ketika seseorang itu mau memahami … Baca lebih lanjut

4 Juni 2012 · 23 Komentar

Break the Mask – I Quit

Akan ada hal-hal yang harus kau lepas disaat kau benar-benar menginginkannya. Akan ada saatnya kau berjuang, dan ada saatnya pula kau telah melampaui batas dimana mestinya kau harus mulai berpikir … Baca lebih lanjut

31 Mei 2012 · 7 Komentar

Another Sinting Story about Poligami

Ah! Bodohnya aku buru-buru menikah. Bodohnya aku pula baru menikah sudah punya anak. Lebih bodoh lagi, lima tahun menikah sudah punya empat anak. Ya, permasalahannya adalah pada angka empat. Pada … Baca lebih lanjut

19 Mei 2012 · 22 Komentar

My Imagine Husband

Haiii teman-teman bloggers. . . . Ngomongin masalah imajinasi emang nggak ada habisnya. Apalagi orang yang suka ngayal kayak saia. Hehehe. . . . Eh, by the way, sepertinya ini … Baca lebih lanjut

13 Mei 2012 · 19 Komentar

Kesedihan yang Mencintai Kebahagiaan

Aku kesedihan dan kau kebahagiaan. Betapa aku mencintaimu. Kau senantiasa menemaniku. Membasuh luka-luka yang kutulis. Maka perlahan aku pun tertawa. Saat hadirmu meruntuhkan sepi dalam hariku, mimpiku. Saat gurauanmu mematahkan … Baca lebih lanjut

23 April 2012 · 16 Komentar
Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai