DRMA Optimistis Capai Penjualan Rp6 Triliun Tahun Ini

Diterbitkan 21/11/2025, 02/07
© Reuters.

© Reuters.

Dalam artikel ini:

Warta Ekonomi - PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) menegaskan optimisme mencapai target penjualan Rp6 triliun pada akhir 2025, seiring pertumbuhan positif kinerja perseroan hingga kuartal III-2025.

Hingga September 2025, penjualan DRMA tercatat sebesar Rp4,39 triliun, meningkat 9,20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (Year on Year/YoY).

Laba bersih perseroan juga naik 1,69 persen YoY menjadi Rp428,11 miliar. Kontribusi utama datang dari segmen kendaraan roda dua (2W), yang mencapai penjualan Rp2,72 triliun atau sekitar 62 persen dari total pendapatan konsolidasi.

President Direktur DRMA, Irianto Santoso, mengatakan pencapaian ini merupakan hasil dari strategi pertumbuhan bisnis berkelanjutan yang mengedepankan inovasi.

Baca Juga: DRMA Catat Kinerja Positif di Tengah Pelemahan Pasar Otomotif

“Dalam hal strategi inovasi, sepanjang 2025 Perseroan terus menjalankan pertumbuhan organik secara konsisten dengan melakukan diversifikasi bisnis usaha dan produk serta efisiensi proses produksi,” ujar Irianto dalam paparan publik, Kamis (20/11/2025).

Untuk mendukung diversifikasi, DRMA memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui unit Dharma Connect (DC) dan meluncurkan produk baru seperti Aki Lithium 12V 6Ah, 12V 3,5Ah, serta Battery Energy Storage System (BESS).

Selain itu, perseroan menerapkan otomatisasi pada fasilitas produksi, meningkatkan efisiensi, produktivitas, kualitas produk, serta efektivitas pengelolaan rantai pasok.

Segmen kendaraan roda empat (4W) mencatat penjualan Rp988,18 miliar, sedangkan segmen lainnya mencapai Rp680,63 miliar. Penjualan ekspor DRMA tercatat Rp18,37 miliar.

Baca Juga: DRMA Akuisisi PT Mah Sing Indonesia, Siap Perluas Bisnis Komponen Otomotif

Ke depan, DRMA berencana mengombinasikan strategi pertumbuhan organik dan anorganik. Salah satu inisiatif strategis yang tengah disiapkan adalah rencana akuisisi PT Mah Sing Indonesia (MSI), anak perusahaan Mah Sing Group Berhad asal Malaysia, yang bergerak di manufaktur plastik.

Akuisisi ini diharapkan memperkuat posisi DRMA di industri manufaktur komponen plastik untuk kendaraan roda empat sekaligus mendukung diversifikasi dan ekspansi bisnis perseroan.

“Saat ini kami berada pada tahap awal penyelesaian dokumen dan proses hukum terkait akuisisi PT MSI,” kata Irianto.

Dengan kombinasi strategi inovasi, efisiensi produksi, dan langkah ekspansi anorganik, DRMA optimistis dapat menutup 2025 dengan pencapaian target penjualan Rp6 triliun.

Artikel ini telah terbit di WartaEkonomi.co.id

Pengungkapan Risiko: Perdagangan instrumen finansial dan/atau mata uang kripto membawa risiko tinggi, termasuk risiko kehilangan sebagian atau seluruh nilai investasi Anda, dan mungkin tidak sesuai untuk sebagian investor. Harga mata uang kripto amat volatil dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti peristiwa finansial, regulasi, atau politik. Trading dengan margin meningkatkan risiko finansial.
Sebelum memutuskan untuk memperdagangkan instrumen finansial atau mata uang kripto, Anda harus sepenuhnya memahami risiko dan biaya terkait perdagangan di pasar finansial, mempertimbangkan tujuan investasi, tingkat pengalaman, dan selera risiko Anda dengan cermat, serta mencari saran profesional apabila dibutuhkan.
Fusion Media mengingatkan Anda bahwa data di dalam situs web ini tidak selalu real-time atau akurat. Data dan harga di situs web ini. Data dan harga yang ditampilkan di situs web ini belum tentu disediakan oleh pasar atau bursa, namun mungkin disediakan oleh pelaku pasar sehingga harga mungkin tidak akurat dan mungkin berbeda dengan harga aktual pasar. Dengan kata lain, harga bersifat indikatif dan tidak sesuai untuk tujuan trading. Fusion Media dan penyedia data mana pun yang dimuat dalam situs web ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kehilangan apa pun yang diakibatkan oleh trading Anda atau karena Anda mengandalkan informasi yang dimuat dalam situs web ini.
Anda dilarang untuk menggunakan, menyimpan, memperbanyak, menampilkan, mengubah, meneruskan, atau menyebarkan data yang dimuat dalam situs web ini tanpa izin eksplisit tertulis sebelumnya dari Fusion Media dan/atau penyedia data. Semua hak kekayaan intelektual dipegang oleh penyedia dan/atau bursa yang menyediakan data yang dimuat dalam situs web ini.
Fusion Media mungkin mendapatkan imbalan dari pengiklan yang ditampilkan di situs web ini berdasarkan interaksi Anda dengan iklan atau pengiklan.
Versi bahasa Inggris dari perjanjian ini adalah versi utama, yang akan berlaku setiap kali ada perbedaan antara versi bahasa Inggris dan versi bahasa Indonesia.
© 2007-2026 - Fusion Media Limited. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.