Posts Tagged 'memahami'

Rentang Perhatian

Saat sedang menyetir, biasanya saya suka mendengarkan radio atau lagu di Spotify supaya tidak bosan. Tapi belakangan saya mulai tertarik mendengarkan podcast. Sementara ini sih belum ada channel favorit yang sering saya putar. Masih random saja, mana yang muncul di beranda dan kira-kira saya tertarik dengan temanya.

Tadi pagi saat berangkat ke kantor, saya mendengarkan podcast dari Malaka Books dengan judul “Rahasia Baca Buku Sampai Paham.” Pas baca judulnya, saya langsung tertarik, sebab terasa familier sekali. Ya, sering kali saya tidak begitu paham dengan buku yang saya baca.

Menarik sih mendengarkan obrolan Cania Citta dan Abigail Limuria pada episode itu. Teman-teman bisa mendengarkan sendiri siniar (podcast) tersebut.

Dari siniar ini, setidaknya saya mencatat tiga hal penting terkait alasan kenapa seseorang (bisa) tidak paham dengan buku yang sedang dibaca. Hal itu terkait dengan reading comprehension, yakni kemampuan untuk memahami (bukan hanya mengerti) suatu bacaan. Dalam tataran bahasa, kata “memahami” (comprehend) ini lebih mendalam dan lebih menyeluruh dibandingkan “mengerti” (understand).

Continue reading ‘Rentang Perhatian’

Membaca

Saya suka membaca, dan memang keseharian saya saat ini banyak diisi oleh aktivitas membaca. Tidak hanya membaca buku, tapi juga koran dan majalah. Saya rutin membeli koran Kompas setiap hari minggu, dan kadang-kadang membeli majalah Tempo bekas di pasar buku.

Kita tahu, membaca adalah aktivitas yang bermanfaat. Kita bisa menjadi sosok yang berpengetahuan luas dengan banyak membaca. Meski demikian, kadang-kadang saya merasa tidak mendapatkan manfaat itu. Sebab, sering kali saya lupa dengan informasi-informasi penting yang ada dalam tulisan yang saya baca, seperti nama tokoh, nama tempat, waktu kejadian, dan sebagainya.

Apa yang terjadi dengan otak saya? Saya curiga ini gara-gara micin. Continue reading ‘Membaca’

Pintar Menjawab

Pas masih SD, saya diajar untuk bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan benar. Guru melempar pertanyaan, dan para murid menjawabnya. Mati-matian saya belajar supaya bisa menjawab pertanyaan dari guru.

Saya selalu deg-degan jika pelajaran sudah mulai masuk ke sesi yang membuat saya lemas, yakni guru melempar pertanyaan dengan menunjuk murid sesuka hatinya.

Jika bisa menjawab pertanyaan dari guru, kita bisa mendapatkan kebanggaan yang besar. Namun sebaliknya, jika tidak bisa menjawabnya, maka kita bisa malu setengah mati. Continue reading ‘Pintar Menjawab’


Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 492 other subscribers

Selamat Datang!

Kategori


Design a site like this with WordPress.com
Get started