Luka tak berdarah
adalah hati
rasa kecewa
sakit hati
itu bukan salah siapa
tapi salah diri sendiri~
~ra~
Orkestra Keheningan
Dunia terus berbicara tanpa henti
tetapi Tuhan memilih keheningan
untuk memanggil hatimu
Irama kasih yang begitu halus
bagai orkestra semesta
yang hanya bisa didengar oleh jiwa
Tidak ada yang benar-benar abadi
dalam kehidupan manusia,
kecuali, keabadian jiwa~
~ra~
Kesadaranmu
Ada orang yang bisa membaca
pikiran orang lain
bukan hanya bahasa tubuhnya
tapi, ini bukan soal itu
Ini tentang Kesadaranmu
yang tertutup tirai ambisi
lupa menyapa
aku didalam jiwamu~
~ra~
Benang Cinta
Dalam setiap tarikan napasmu
angin tak meminta balasan
ia tidak memilih,
bukan memihak
Begitu pula laut
menerima semua aliran sungai
air yang keruh, air yang jernih,
tanpa bertanya darimana asalnya
Ini cinta yang lebih tua dari waktu
seperti bulir embun pagi
membasuh dedaunan
menyentuh segala tanpa batas~
~ra~
Gravitasi
Di atas candi
burung kecil itu diam
orang-orang melayang
mengambang
di langit malam~
~ra~
Kebebasan
Kebebasan itu
gaya hidup modernisasi
seolah bentuk jati diri
Ini bagian peradaban yang berulang
ceritanya sama, pada jiwa yang sama
setiap masa ada orangnya
Setiap orang ada masanya
kebebasan tanpa batas
nikmati saja, itu bab dalam ceritamu ~
~ra~
Tatto
Sepotong puzzle d jiwa mereka
telah jauh melewati jiwa yang riuh
ia kembali untuk menjadi utuh
Di sana bukan sebagai luka
tetapi sebagai tatto tanpa warna
di dada mereka~
~ra~
RANTING DAN DAUN
Lihatlah,
nasib ranting dan daun
butuh waktu bertahun-tahun
tapi, sayangnya
tak usai juga~
~Serigala~
Serigala lapar itu berdiri pongah
diantara korban yang berjatuhan
pada tubuh hancur,
yang ia lupakan~
~ra~
Kekuatan
Runtuh itu mengetuk dari dalam
meruntuhkan satu persatu
apa yang kamu kira sudah kokoh
Duuh…
betapa kamu harus hancur dulu
untuk tahu seberapa kuat diri kamu~
~ra~
~Matisuri~
Ruang ini kosong tapi ada
aku berdiri saat orang lain
merasa tak perlu berpijak
Kulihat mereka berjalan tanpa arah
ingin kusentuh bahu mereka
tapi tanganku hanya angin~
23 September 2008
Telaga Kahuripan
KedatanganNya
Tarian api yang bergejolak,
napsu diatas segala napsu
menguasai detak hari dan hati
Api yang sembunyi di celah jelaga
tak punya tempat berlindung
ketika angin datang bersama hujan.
~ra~
Malam yang tersisa
DIMENSI LANGIT
Disana,
bukan tempat yang fana
bukan pula suatu tempat
bagi yang datang dan pergi
Ada taman disana
penuh keheningan
dalam ruang komunikasi hati
seperti telepati
pergilah ke dimensi langit
pada saat hati suram
lepaskan stress yang menggigit
hapus jiwa dari kelam
Sepi
belum tentu sunyi
’ego’ yang telah pergi
hati akan damai kembali..
Logika dan daya rasa
laki-laki punya daya energi logika
wanita punya energi daya rasa dibalik logika
mari kita tutup Kotak Pandora
agar perjalanan ini tak sia-sia
saling perbaiki kesalahan
agar hilang segala kekacauan
akhir zaman belum tentu akhir dari peradaban
Kita semua yang menentukan~