Kekacauan yang berlanjut dalam PON di Riau merupakan gambaran gamblang betapa korupsi mengacaukan segalanya. Perayaan olahraga yang direncanakan jauh hari, setidaknya empat tahun lalu, tersaruk-saruk hingga hari H. Terkuaknya banyak “uang pelicin” yang bertaburan dalam proyek PON, ternyata tak membuat acara ini berjalan licin. Tapi malah terpeleset ke kubangan malu demi malu.
Bangsa ini memang kerap terjerumus ke lubang yang sama. Dua tahun lalu, menjelan SEA GAMES 2011 di Palembang, KPK juga menguak korupsi di wisma atlet. Banyak yang masuk penjara karenanya. Hingga kini kasus melebar kemana-mana.
Logikanya, pemberitaan yang sangat gencar akan menjadi pelajaran agar kasus serupa tak terulang. Eh, ternyata terulang lagi. Modusya mirip pula: Legislator minta pelicin agar proyek bisa jalan. Continue Reading








Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.