Tabloid PULSA
Tampilkan postingan dengan label Programming. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Programming. Tampilkan semua postingan

MENGENALI JENIS BUG PADA PEMROGRAMAN

Jumat, 19 Juni 2009

Bug yang timbul pada sebuah aplikasi memiliki karakteristik. Karena itulah selalu baca dan perhatikan baik-baik pesan kesalahan yang timbul. Beberapa jenis bug berdasarkan karakteristiknya adalah sebagai berikut :

1. Divide By Zero
Jika pada sebuah pembagian, pembagi bernilai nol, maka program akan terhenti dan mengalami error.

2. Infite LoopPenggunaan loop yang salah dapat mengakibatkan program menjalankan sebuah prosedur tanpa akhir.

3. Aritmatic Oveflow or UnderflowOverflow terjadi saat sebuah perhitungan menghasilkan nilai yang lebih besar daripada nilai yang dapat ditampung oleh media/ variable penyimpan. Sementara Underflow merupakan kebalikannya. Pada perhitungan atirmatik, hal ini sering ditemukan dan menjadi masalah.

4. Exceding Array BoundsArray merupakan variable berdimensi yang memiliki indeks. Saat program mengakses index diluar array yang ditentukan, maka akan mengakibatkan error.

5. Access ViolationHal yang terjadi saat sebuah proses mencoba melewati batas yang diizinkan oleh system. Misalnya menulis sebuah nilai pada alamat memory, segmen, atau media yang terproteksi.

6. Memory LeakPenggunaan memory yang tidak diinginkan, adapt terjadi karena program gagal melepaskan memory yang sudahtidak digunakan.

7. Stack Overflow or UnderflowStack merupakan struktur data dengan prinsip LIFO ( Last In First Out), pada program anda dapat mengimplementasikan logika stack untuk suatu tujuan. Tetapi jika stack melebihi tau di bawah nilai yang diijinkann oleh program, maka akan timbul kesalaha Stack Overflow/Underflow.

8. Buffer OverflowBuffer merupakan tempat penyimpanan sementara dalam teknik pemrograman.
Buffer overflow terjadi jika anda menyimpan terlalu banyak data yang tidk dapat ditampung oleh buffer yang disediakan.

9. DeadlockMerupakan suatu kondisi d mana dua atau lebih proses salaing menunggu satu sama lain untuk menyelesaikan prosesnya, dan tidak satupun dari proses tersebut yang selesai. Problem deadlock sering ditemukan pada multiprocessing.

10. Off By One ErrorMerupakan istilah menggambarkan perulangan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit. Misalnya perulangn yang dikehendaki adalah limakali, tetapi kenyataan yang terjadi aplikasi mengulang proses tersebut sebanyak empat kali atau enam kali. Kesalahan ini umumnya terjadi karena keslahan logika penulisan kode pada proses pengulangan.

Ohya, baca juga artikel:Nissan X-trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik
:)

Beberapa contoh dan Kegunaan Active X Control dan Kegunaannya

Minggu, 14 Juni 2009

Penggunaan ActiceX Control tidak hanya mendominasi pada bahasa pemrograman Visual Basic saja, tetapi bahasa pemrogaraman lain seperti Visual C++, Delphi, dan lain-lain juga dapat menggunakan ActivX Control. Bahkan dapat pula digunakan pada suatu halaman website.

ActiveX Control dapat berasal dari bahasa pemrograman yangkita gunakan, atau berasal dari konstribusi programmer lain, atau bahkan dari kita sendiri yang menciptakan. Pembuatan aplikasi akan semakin mudah dengan adanya ActiveX Control.

Beberapa contoh ActiveX Control dan kegunaannya :

1) DateTimePicker Control
Untuk menampilkan tanggal pada aplikasi dengan tampilan kalender yang mudah dinavigasikan. Dengan menggunakan ActiveX Control ini, kita dapat melewatkan proses validasi tanggal, kaerna tanggal yang diinput melalui Date TimePicker Control telah memenuhi format penulisan tanggal yang benar.

2) Pogress Bar Control
Agar pengguna dapat memantau progress bar yang sedang berjalan, gunakan ProgressBar Control. Denga penunjuk progress, aplikasi kita dapat terhindar dari tampilan yang monoton, yang bias jadi pengguna akan mengira aplikasi kita tersebut mengalami hank jika tidak memiliki progress bar.

3) DataGrid Control
Dengan DataGrid Control kita dapat menampilakan database pada sebuah grid. Sebelumnya kiat harus mengatur agar DataGrid Control menunjuk pada database yang diinginkan.

4) TreeView Control
Berguna untuk menampilkan data dalam bentuk hirarki. Terutama jika data kita memiliki banyak level dan jenjang, maka dengan menggunakan TreView Control, illustrasi data akan menjadi jelas dan user friendly.

5) MsChart Control
Ingin menambahkan grafik pada aplikasi? Gunakan MSChart Control, yang menyediakan grafik dengan berbagai pilihan. Kita hanya perlu menyediakan data berupa angka pada aplikasi untuk membentuk sebuah grafik yang diinginkan.

Masih banyak lagi contoh lain dari ActiveX Control di mana masing-masing mmilii property, event, dan method tersendiri sesuai dengan kaidah pemrograman berorientasi objek.

Ohya, baca juga artikel: Nissan X-trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN ON-DEMAND COMPILATION

Untuk menghasilkan sebuah file executable (.exe), seorang Programmer harus melewati tahap kompilasi dari kode program yang telah dibuat. Akan tetapi, proses kompilasi tersebut tidak selamanya (tidak harus) menciptakan executable file.

Sebagaian besar bahasa pemrograman (terutama Visual Programming seperti Visual Basic, Visual C++, Visual Fox Pro dan lain-lain) menyediakan fasilitas On-Demand Compilation. On-Demand Compilation melakukan kompilasi dan menjalankan program pada saat design-time environment, yaitu melalui menu IDE (Integrated Development Environment). Keuntungannya adalah penghematan waktu, sebab pada On-Demand Compilation, kompilasi dilakukan prosedur demi prosedur sehingga berjalan lebih cepat kaena tidak dilakukan kompilasi secara penuh (Full Compilation).

Walau demikian, ada juga kerugiannya, yaitu jika terdapat kesalahan kode program, mungkin tidak terdeteksikarena prosedur dimana kode bermasalah tersebut tidak diproses pada saat On-Demand Compilation. Untuk itu jika anda ingin melakukan pengecekan keslahan secara keseluruhan, jalankanlah melalui Full Compilation, bukan On-Demand Compilaton.


Ohya, baca juga artikel: Nissan X-trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik