Get Google Ads Free! :: New Secret!! Click Here!
Showing posts with label Tips Business. Show all posts
Showing posts with label Tips Business. Show all posts

Sunday, June 24, 2007

Perubahan Kunci Kesuksesan Anda

By. Mr. Zhang Qin (Manager Edukasi Tiens Asia Pasific)
Sumber : Power of Tiens edisi 7

Di abad 21 ini setiap orang merasakan tantangan hidup yang cukup berat. Agar bisa survive dan sukses, setiap orang perlu mengikuti perkembangan zaman. Untuk itu ada 3 hal penting yang perlu dilakukan, yaitu belajar, melakukan perubahan dan menciptakan usaha. Belajar sangat diperlukan untuk membekali diri dengan pengtahuan. Namun kalau Anda ingin sukses, bekal ilmu dan ijazah saja tidak cukup. Ilmu pengetahuan berkembang pesat. Apa yang Anda pelajari kemarin mungkin hari ini atau besok sudah tidak terpakai lagi, dianggap ketinggalan zaman. Karena itu kalau ingin sukses, Anda pun harus berubah. Perubahan bukan suatu hal yang mudah, tapi itu perlu dan harus dilakukan bila Anda ingin maju.

Apa yang harus dilakukan untuk membuat perubahan? Perubahan berkaitan dengan pola piker, dimulai dari diri sendiri, awali dengan hal kecil, dan harus dimulai dari sekarang. Dengan melakukan perubahan pada diri sendiri, kita bisa mempengaruhi orang lain untuk mengubah dirinya menjadi lebih baik. Semakin banyak orang melakukan perubahan, akan terbentuk jaringan bisnis yang luas. Belajar dan melakukan perubahan merupakan proses yang harus kita lalui bila ingin menciptakan sebuah usaha. Tanpa dua hal ini, usaha yang Anda jalankan akan gagal. Jangan sampai setelah gagal dan bangkrut baru mau belajar dan berubah. Sekalipun Anda teah menjadi seorang bos, Anda tetap harus mau belajar, sehingga Anda dapat mengontrol perusahaan Anda dengan baik.

Ada 4 faktor yang menyebabkan orang menjadi gagal, yaitu:
1. Takut
Sebagian besar orang yang belum pernah sukses menanamkan pada dirinya bahwa meraih sukses itu susah dan mereka takut mengalami kesusahan.

2. Malas
Ketahuilah, 1% penentu kesuksesan adalah kecerdasan, sisanya 99% berasal dari ketekunan. Jika Anda malas maka kesuksesan akan jauh dari jangkauan Anda.

3. Tidak berpengetahuan
Bill Gates pernah mengatakan, “Dalam era ekonomi, pengetahuan adalah syarat utama pengembangan kesuksesan Anda. Tidak berpengetahuan itu sama juga dengan tidak mempunyai kemampuan. Apabila perusahaan kami dalam 18 bulan masih belum mampu menghadirkan produk baru, maka perusahaan Microsoft akan menghadapi kepailitan”.

4. Kebiasaan buruk
Salah dalam bergaul, malas dan memiliki kebiasaan buruk lainnya akan membawa Anda pada kegagalan. Satu hal yang perlu Anda camkan di hati dan pikiran adalah kesuksesan tidak ditentukan oleh usia, pendidikan dan latar belakang sosial seseorang.

Kesuksesan ditentukan oleh keputusan yang Anda buat dalam kehidupan ini. Untuk sukses Anda perlu memiliki impian, serta keyakinan dan keberanian untuk mewujudkan impian tersebut. Selamat berusaha, semoga sukses menjadi milik Anda.

Read More......

Wednesday, June 13, 2007

Kiat Menjadi Orang Sukses

Success is a journey, not a destination – Ben Sweetland

Kegagalan adalah guru yang paling bijak. Orang sukses adalah orang yang terus mencoba, meskipun telah mengalami banyak kegagalan. Mereka tidak pernah berhenti mencoba dan mencoba lagi. Hidup bagi mereka adalah peluang untuk mencapai kesuksesan. Kiat-kiat berikut ini disarikan dari hasil penelitian terhadap orang-orang sukses. Apa sebenarnya yang mereka ketahui dan lakukan untuk menjadi sukses?
Berikut kiat menjadi orang sukses yang bisa Anda teraplkan:

- Orang ukses mau mengambil resiko. Mereka berupaya untuk mencapai target, melakukan penghematan, membangun relasi dengan banyak orang dan gesit mencoba sesuatu yang baru guna mengikuti perkembangan zaman, dan mau terus mengambil resiko untuk meraih sukses.
- Orang sukses percaya diri dan merasakan bahwa mereka berbuat sesuatu untuk dunia. Mereka memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai ketrampilan mereka, sambil tetap menyadari bahwa ketrampilan ini memberi nilai kepada ketrampilan lainnya. Mereka juga sadar, karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka.
- Orang sukses menikmati apa yang sedang mereka lakukan. Mereka mampu melihat pekerjaan sebagai kesenangan, mereka memilih bekerja di mana mereka dapat unggul. Orang sukses menyukai tantangan, mereka menikmati pencapaian puncak permainan mereka, apakah di pekerjaan, lapangan tennis atau lapangan golf.
- Orang sukses adalah pelajar seumur hidup. Mereka menyadari, pendidikan tak pernah berakhir tapi dimulai di setiap tingkatan kehidupan dan terus berlanjut hingga akhir kehidupan. Pendidikan tidak terbatas di ruang kelas, artinya mencoba ide baru, membaca buku, surat kabar, majalah dan menggunkan internet merupakan bentuk pendidikan pula. Karena itu tetaplah mengalir sesuai perubahan ketertarikan dan kemampuan Anda, dan nikmati perubahan. Ini akan membantu Anda tumbuh dan merasakan lebih percaya diri.
- Orang sukses berpandangan positif terhadap apa yang dapat mereka kerjakan, dan ini meluas pada hal-hal lain. Mereka percaya gelas itu setengah penuh dan bukan setengah kosong. Mereka menanamkan semangat pada diri sendiri dan dapat membayangkan diri bagaimana mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas sulit atau mencapai penghargaan tertinggi. Orang sukses berbuat bagaikan pelatih bagi orang lain, dengan menyuguhkan pesan-pesan positif dalam kehidupan sehari-hari. Mereka senang melihat orang lain membuat tonggak sejarah dalam kehidupan mereka.
- Orang sukses punya banyak cara untuk memotivasi diri sendiri sehingga dapat terus berkarya lebih baik dari yang lain. Ada yang dengan cara melakukan beberapa pekerjaan setiap hari pada bidang berbeda.
- Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-tengah, dan mereka menggunakan cara kreatif dalam meraih sukses. Meski mungkin membutuhkan waktu lebih lama, mereka akhirnya melampaui garis finish. Mereka memanfaatkan waktu dengan baik dalam mensinergikan kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses.

Read More......

Thursday, June 7, 2007

7 Cara Menggapai Impian Anda

Dengan segala ambisi dan mimpi yang ada di dalam diri, Anda pasti berharap Dewi Fortuna selalu mengiringi langkah Anda. Ingin sukses ada di tangan? Kuncinya terletak pada diri Anda sendiri!
Sudah pernah nonton film Dreamgirls yang bercerita tentang mimpi tiga gadis menjadi superstar? Mimpi memang membuat hidupjadi lebih indah. Masalahnya, meraih mimpi itu sama sekali tidak mudah. Tapi tenang saja, kartu akses menuju sukses bisa didapat dengan berbagai jalan. Dan saat Anda punya keinginan yang kuat, karpet merah akan terbentang di depan Anda untuk meraih harapan. Intinya, semuanya tergantung pada diri Anda!.
Adapun ke-7 cara menggapai impian Anda:
1. Ketahui Impian Anda
Bagaimana cara mengetahui keinginan dan minat Anda? Cukup dengan dengarkan kata hati, selain itu, perhatikan juga mimpi dan pikiran spontan yang keluar saat Anda tidak mengerjakan apa-apa. Saat sedang melamun, coba catat berbagai peristiwa yang membuat Anda merasa bahagia.
Begitu Anda sudah tahu tujuan hidup dengan jelas, sekarang tinggal lakukan strategi untuk mendapatkannya!
2. Jangan Terjebak Apriori
Saat berbagai keinginan berkecamuk di kepala, lakukan satu per satu. Kumpulkan konsentrasi Anda pada bidang yang ingin ditekuni. Solusi hidup sering bisa Anda dapatkan secara pelan, tidak sekaligus.
Hilangkan pikiran negatif soal pendapat orang lain atau pikiran buruk yang Anda ciptakan sendiri. Inilah kunci utama yang akan membuat Anda melangkah maju.
3. Tahu Cara Memilih
Dalam hidup mungkin Anda menemukan kalau beberapa rancana yang ingin dikerjakan ternyata ”tak saling nyambung”. Anda bingung antara beli rumah, mobil, atau menjalankan bisnis baru. Hasilnya, Anda dihadapkan pada kenyataan untuk memilih. Kalau sudah begini, pilih apa yang paling Anda inginkan. Pikirkan masak-masak mana yang harus dilakukan terlebih dulu.
Hanya Anda yang tahu keputusan yang terbaik bagi diri Anda. Mantapkan diri dan jangan ragu terhadap keputusan yang Anda ambil.
4. Bersikap Terbuka
Boleh saja punya cita-cita yang membuat Anda mempertaruhkan segalanya. Tapi ingat, tetaplah untuk mempertahankan semangat untuk bersikap fleksibel dan terbuka untuk berbagai kemungkinan. Satu cara untuk melatih attitude ini adalah saat menghadapi suatu problematika, coba cari tiga solusi yang berbeda. Dengan begitu, Anda bisa melihat satu permasalahan dari berbagai perspektif.
Banyak jalan menuju Roma, bila harus pakai “tersesat” dulu di Siberia, kenapa tidak?
5. Punya Keyakinan
Tak ada satu hal di dunia yang akan datang dengan sendirinya. Coba lihat saja biografi orang-orang terkenal, semua sukses selalu diawali dengan perjuangan. Begitu juga jika Anda memang punya impian yang ingin direalisasikan. Untuk memulai langkah, kenali dimana Anda berada. Setelah itu, usahakan untuk melangkah di jalur yang tepat!
”Putus asa”? Kata ini tidak ada di kamus Anda
6. Berhenti Menyalahkan Diri Sendiri
Hentikan pikiran buruk kalau cita-cita yang sedang Anda raih itu akan ”membawa korban”. Tenanglah, yang penting lakukan manajemen waktu yang baik. Berikan pengertian kepada keluarga bahwa kondisi itu hanya bersifat sementara. Fokuskan perhatian pada apa yang sedang dikerjakan, dan beri perhatian pada yang lain saat Anda punya waktu.
Lakukan pada apa yang Anda lakukan dengan tulus. Kebahagiaan pun akan ada di tangan Anda.
7. Berani Ambil Resiko
Agar bisa membantu melihat permasalahan dengan jelas, buatlah ”coretan” dari keputusan yang akan Anda ambil. Pada bagian pertama ”keputusan beresiko”, buatlah dua kolom yang berisi keuntunagan dan kerugian. Pada bagian berikutnya: ”keputusan tanpa resiko”, buat daftar yang sama. Dengan begitu, Anda bisa lebih mudah untuk mencari suatu solusi!
Berani ambil resiko adalah kunci keberhasilan.

Read More......

Sunday, May 27, 2007

Network Building

(Dikutip dari Cosmpolitan edisi Mei 2007, rubrik: Career Zone).

Ingin sukses dalam bisnis atau karier? Salah satu trik yang bisa dilakukan adalah membangun networking atau jaringan.

Networking adalah strategi untuk menghubungkan Anda dengan orang-orang yang sebelumnya tidak Anda kenal untuk membantu mencapai kesuksesan yang lebih besar. Dalam kenyataannya, networking sudah menjadi alat marketing dengan cara dan biaya efektif.

Dari penelitian diketahui bahwa 70-80% pekerjaan bisa didapatkan dari networking, yaitu dari rekomendasi teman, saudara, ataupun kenalan. Selain itu, 90-100% entrepreneur berupaya mencari partner kerja dari referensi kenalannya. Jadi setiap orang yang Anda temui adalah pintu yang dapat membuka peluang sukses yang Anda idamkan.

Networking setara pentingnya dengan kemampuan komunikasi. Syarat utama membangun networking terletak pada kemampuan komunikasi.

Langkah awal, mulailah dengan membuka komunikasi terus dengan orang lain. Gunakan inisiatif untuk berkenalan dengan seseorang atau beberapa orang dalam sebuah kesempatan. Setiap orang yang Anda temui adalah “pintu” atau “jembatan” penghubung pada 200 sampai 300 orang lainnya. Jika dia adalah seorang yang sukses, maka dia juga penghubung ke 200 sampai 300 orang sukses lainnya.

Syarat lain yang tak kalah pentingnya dalam membangun networking yaitu memiliki dan menerapkan sikap ”giving dan sharing”. Apa yang Anda miliki yang dianggap orang lain sebagai keunikan bisa dijadikan modal untuk sharing sekaligus membangun kredibilitas.

Hal penting lain dalam networking adalah harus terjalin ”mutual understanding, kesepahaman dan kesimbangan persepsi keuntungan”. Selanjutnya, kepercayaan, dapat diandalkan dan ketulusan merupakan tahapan berikutnya untuk membangun networking.

Networking memang harus memilih agar efektif, namun berkenalan dengan orang sukses seringkali tidak mudah, terutama bagi orang yang merasa didirinya belum sukses.

Masalahnya adalah tingkat kepercayaan diri yang tidak berimbang. Untuk itu, Anda dapat meminta bantuan kenalan Anda atau tuan rumah di sebuah acara yang sudah mengenal “si target” untuk diperkenalkan kepada Anda. Pastinya kenalan Anda dapat memberikan pembukaan, menerangkan siapa Anda. Selanjutnya diperlukan sikap tulus, apalagi orang yang Anda temui sangat sombong dan tertutup. Jauhkan kesan Anda mengejar dan terburu-buru menunjukkan siapa Anda.

Tanamkan impresi tentang Anda dan apa yang menjadi keahlian Anda. Mintalah nomor kontak dan lanjutkan dengan sikap inisiatif. Misalnya, menghubungi relasi baru untuk memberikan keterangan dan informasi yang diperlukan. Dengan demikian, sebuah jalinan komunikasi dua arah telah terbentuk. Anda pun bisa menempatkan relasi baru Anda ke dalam daftar kontak networking.

(Dikutip dari Cosmpolitan edisi Mei 2007, rubrik: Career Zone).

Read More......
Powered By Blogger