Showing posts with label CINTA. Show all posts
Showing posts with label CINTA. Show all posts

Friday, August 27, 2010

mengapa akhawat CEREWET memilih pasangan hidup?





Ukhti,

Cinta itu tumbuh kerana terbiasa...



terbiasa dekat...



terbiasa ada...



terbiasa bersama...



terbiasa saling menyapa...



terbiasa diberi perhatian...



terbiasa  berkongsi rasa..




Cinta itu teramat bening...



DULU mungkin saja, tiada rasa apapun.....namun perlahan...


tanpa kita sEdari...rasa itu sudah menjalar ke seluruh bahagian jiwa kita,,,menguasai kita...



Awalnya mungkin kita akan merasa kaget dengan kehadirannya. ..



Terganggu oleh sms-sms nya....



Terganggu oleh pertanyaan-pertanyaan nya....



Namun...tanpa kita sedari...



saat dia tiada...



saat sms tak kunjung tiba...



saat telefon tak berdering lama....



akan ada perasaan kehilangan.. ..



setiap saat melihat ke HP...menunggu deringnya...



setiap saat menjeling ke laptop...menunggu onlinenya... ..



Dan itukah...yang dinamakan dengan...CINTA??"



itukah....?? ???????




.............




sungguh hati gadis ini lemah....



hati gadis ini mudah dijangkiti virus merah jambu....



dan bagaimana jika kita telah jatuh cinta...



bagaimana ternyata hati kita dan dia sudah saling merindu...mengingin kan adanya kebersamaan. ..



merindukan adanya kasih yang tanpa akhir...



sementara... .KITA  dan DIA BELUM HALAL....!!! !!!



DAN MUNGKIN KITA DAN DIA TIDAK AKAN PERNAH JADI HALAL....!!! !!!

BERAT ukhti,

BERAT BEBANAN RASA INI.


..........


wahai akhi/ikhwah sekalian,



sanggupkah engkau dipertanggungjawabkan sms-sms kamu...?? ?



sangggupkah engkau dipertanggungjawabkan kata-kata manismu saat sms, chatting bahkan berbual dengan kami?



sanggupkah engkau dipertanggungjawabkan tangis kami kerana mulai merindukanmu???



mulai berharap padamu...???



Tolong, kami hanya ingin menjaga diri . 

Menjaga amal kami tetap tertuju padaNYA.



Kerana janji Allah itu pasti. 

Wanita baik hanya diperuntukkan buat laki-laki yang baik.




...........





Ya akhi....ikhwan. ..calon pemimpin kami di masa depan....



Jika engkau benar-benar serius...mengapa engkau hanya bersembunyi dibalik internetmu.. .???



Bersembunyi dibalik HPmu...???



Bersembunyi dalam kata-katamu. ..???????



kami sudah lelah dengan semua itu...



yang hanya berani di dunia maya...



yang hanya berani di dunia sms...



dan yang lari dari tanggungjawab setelah merasa tidak cocok....???




......................




kami wanita ingin pemimpin yang berani....



kami wanita yang ingin menjaga diri...



kami wanita yang tidak ingin diberi harapan palsu...



kami wanita yang ingin laki-laki yang halal.....



DENGARLAH AKHI/IKHWAH...KAMI WANITA YANG BERBEZA...!! !!!!



PERNIKAHAN ADALAH KESUCIAN....


Jika engkau memang sungguh serius...


DATANGLAH PADA ORANGTUA KAMI...!!!

DAN SEGERAKANLAH PERNIKAHAN BUAT KAMI!!!


MENGAPA TAKUT BERIKHTIAR KE ARAH PERNIAKAHAN BUAT KAMI??

MENGAPA MUDAH BERPUTUS ASA BILA GAGAL MEYAKINKAN IBU BAPA KAMI ATAU IBU BAPA KAMU??

sedangkan ini adalah sebuah ibadah dan jalan menuju redha ALLAH?


.............

Mengapa kami  dikatakan memilih dalam menentukan pasangan hidup kami?



maka...



kami  akan menjawab..



bagaimana mungkin kami lalai dalam memilih calon suami kami...!!!!!!!!



suami kami nanti akan menjadi pembimbing agama kami...penjaga kami...pelindung kami...



mentaati suami kami adalah salah satu jalan kami ke surga...



ketaatan pada suami adalah lambang kesolehan kami....



ketahuilah..



kami bukanlah gadis yang  TERSANGAT cerewet dalam memilih pasangan hidup.



Siapalah kami untuk memilih permata sedangkan kami mungkin hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.



Tetapi kami juga punya keinginan seperti wanita solehah yang lain,

dilamar lelaki yang bakal dinobatkan sebagai ahli syurga, memimpin kami ke

arah tujuan yang satu.



Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga

harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan

seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, yang mampu

mendebarkan hati jutaan gadis untuk membuat kami terpikat.



Andainya kaulah jodoh kami yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan

menanamkan rasa kasih dalam hati kami juga hatimu. Itu janji Allah. Akan

tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu

jangan dibazirkan perasaan itu kerana kita masih tidak mempunyai hak

untuk begitu.



Permintaan KAMI tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu

pada mencari redha Illahi. Kami akan merasa amat bernilai andai dapat


menjadi tiang ataupun sandaran perjuanganmu. Bahkan kami  amat



bersyukur pada Illahi kiranya kamilah yang ditakdirkan meniup semangat


juangmu, menghulurkan tangan padamu untuk berpaut sewaktu rebah atau

tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan  kemenangan atau syahid itu. 

Akan kami keringkan darah dari lukamu dengan tangan kami sendiri. 

Itu impian kami.



Kami pasti berendam airmata, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepada kami semata.



Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu kerana dengan mencintai Allah, kau akan mencintai kami kerana-Nya.



Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa.



Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga….

Insyaallah.



Friday, August 13, 2010

Sejuta Harapan



Indahnya senyummu..
 duhai sang puteri..

teruslah tersenyum..
hingga dunia tahu..
kamu bahagia..

teruslah senyum

teruslah berdoa dan berharap duhai bidadari cinta..

kan kau dulu,
selalu berpesan pada hatimu..

" ALLAH ITU TAK PERNAH MEMBUANG DOA HAMBA-HAMBANYA"

ALLAH mendengar suaramu duhai puteri..
ALLAH tidak pernah membencimu.. duhai puteriku sayang..
ALLAH bakal melunasi impianmu.. sedikit masa lagi..

BERSABARLAH WAHAI BIDADARI CINTA.

teruskan senyum,
berdoa
dan berharap.


bahagia itu ada..
ia ada bersamaMU.



When you feel all alone in this world
And there's nobody to count your tears
Just remember, no matter where you are
Allah knows
Allah knows

When you carrying a monster load
And you wonder how far you can go
With every step on that road that you take
Allah knows
Allah knows


No matter what, inside or out
There's one thing of which there's no doubt
Allah knows
Allah knows
And whatever lies in the heavens and the earth
Every star in this whole universe
Allah knows
Allah knows

When you find that special someone
Feel your whole life has barely begun
You can walk on the moon, shout it to everyone
Allah knows
Allah knows

When you gaze with love in your eyes
Catch a glimpse of paradise
And you see your child take the first breath of life
Allah knows
Allah knows



When you lose someone close to your heart
See your whole world fall apart
And you try to go on but it seems so hard
Allah knows
Allah knows

You see we all have a path to choose
Through the valleys and hills we go
With the ups and the downs, never fret never frown
Allah knows
Allah knows


Every grain of sand,
In every desert land, He knows.
Every shade of palm,
Every closed hand, He knows.
Every sparkling tear,
On every eyelash, He knows.
Every thought I have,
And every word I share, He knows.
Allah knows 

.........


Thursday, August 12, 2010

KECEWA

TAHU APA ITU KECEWA?

KECEWA ITU IALAH BILAMANA KAU DAH RASA XDA SEMANGAT NAK BUAT SESUATU BEN


DA.

KECEWA ITU BILAMANA KAU DAH RASA GAGAL DAN TAKUT UNTUK GAGAL LAGI.

KECEWA ITU BILAMANA KAU DAH TAKUT UNTUK BERHARAP.

KECEWA ITU IALAH BILAMANA KAU RAGU-RAGU UNTUK BERIKHTIAR LAGI.


kerana APA?


kerana setiap kali kau berusaha.. kau GAGAL.

FULLSTOP.

hey, KAU TAK PATUT KECEWA!!


so, bagaimana nak hilangkan kekecewaan?


anyone got ideas????

Friday, August 6, 2010

Contoh Surat Tidak Rasmi untuk Mohon Kahwin Awal




Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Kepada ayah yang ku kasihi dan bonda yang ku cintai…

Apa khabar dengan keluarga di Labuan? Semoga hendaknya dalam keadaan sihat dan mendapat rahmat ALLAH sentiasa.

Ajib pun tak berapa jelas mengapa ajib nak tulis surat ni kepada mak dan ayah. Rasanya sepanjang hidup ni, jarang benar ajib tulis surat untuk mak dan ayah. Selalunya kalau ada apa-apa pun, ajib selalu telefon saja berbanding untuk menulis surat. Tapi adakalanya juga, ada sesetengah perkara yang ajib tak boleh nak cakap melalui telefon dan lebih suka untuk membincangkannya dalam bentuk surat.

Dipendekkan cerita, ajib sebenarnya untuk meminta redha dari mak dan ayah untuk bernikah. Mungkin mak dan ayah terkejut apabila ajib cakap macam nie. Ajib bercadang untuk bernikah dalam tempoh kurang dari satu tahun dari sekarang. Ajib nak nikah nie bukan kerana nafsu semata-mata tapi hanya ingin menyempurnakan sebahagian dari agama. Selain itu, dengan nikah, ajib akan lebih terpelihara daripada melakukan sebarang maksiat kepada ALLAH.

Kadang-kala, ajib rasa hairan, masyarakat sekarang lebih suka anak-anak mereka ada boyfriend dan girlfriend. Kemudian dibenarkan pula berjalan berdua-duaan tanpa mahram perempuan tersebut. Perkara ini haram di sisi Islam. Sedangkan Islam telah memberikan satu jalan keluar yang baik dalam masalah ini iaitu dengan nikah.

Ajib bukan terburu-buru untuk bernikah, tapi ajib nak mak dan ayah boleh faham konsep nikah yang sebenarnya di dalam Islam. Islam menganjurkan nikah adalah untuk mengurangkan berlakunya maksiat di dalam masyarakat seperti zina. ALLAH SWT berfirman:

“Dan janganlah kamu menghampiri zina…” (Surah al-Isra 17: 32)

Zina takkan terjadi di antara lelaki dan perempuan dengan serta-merta. Zina akan berlaku melalui beberapa step (langkah) yang menghampiri kepada zina sebagai contoh berjalan berduaan lelaki dan perempuan tanpa mahram (boyfriend dan girlfriend). Walaupun bertunang, Islam tidak membenarkan pasangan tunang tersebut untuk berdua-duaan tanpa mahramnya. Tunang bukan tiket untuk menghalalkan perhubungan antara lelaki dan perempuan. Ini hanya tradisi yang terdapat dalam masyarakat melayu. Islam menyuruh orang muslim untuk bernikah untuk menghalalkan hubungan tersebut.

Mengikut kajian yang dilakukan di sebuah universiti tempatan, 80% mahasiswa yang cemerlang adalah terdiri dari mereka yang telah berkahwin. Ini kerana pasangan yang telah berkahwin, merasakan mereka ada tanggungjawab yang harus mereka pikul, dan akhirnya mereka bersungguh-sungguh dalam pelajaran untuk mencapai kecemerlangan. Jadi, orang yang bagi alasan bahawa menikah sewaktu belajar akan mengganggu study adalah tidak tepat.

Di universiti ajib, ramai pelajar yang ‘bercouple’ dan mereka boleh belajar seperti biasa. Tapi, apa yang mereka buat tu adalah maksiat. Kan elok, kalau ibubapa mereka membenarkan mereka bernikah dan mereka pun boleh belajar seperti biasa. Yang ini adalah yang disuruh dalam Islam. Jadi apa perbezaannya? Yang satu, belajar tapi diiringi dengan maksiat (macam mana nak berkat ilmu yang belajar) dan yang satu lagi belajar dan telah pun menunaikan salah satu sunnah Rasul SAW. Sekarang pilihan di tangan kita, samada nak kepada benda baik atau buruk.

Mengenai calon, ajib takde lagi. Tapi, InsyaALLAH kalau mak dan ayah bagi ajib green light, masalah calon, mak dan ayah jgn risau (bagi tempoh 6-8 bulan), yang penting mak dan ayah bersedia. Ajib lebih suka calon tu ajib yang pilih sendiri. Tapi tak bermakna mak dan ayah tak boleh memilih calon yang sesuai untuk ajib.

Mak dan ayah mungkin akan bertanya bagaimana pulak ajib akan memberikan nafkah zahir dan batin kepada isteri yang ajib nikahi nanti. Seperti yang ajib katakan awal-awal tadi, ajib nak nikah bukan kerana nafsu semata-mata. Dalam tempoh ajib belajar, dan kemungkinan juga perempuan tu juga sedang menuntut di unversiti, maka ajib akan buat syarat yang dipersetujui bersama untuk menangguhkan dahulu nafkah batin untuk tempoh tertentu.

Dalam sirah Rasulullah SAW, Rasul bernikah dengan dengan Saiditina Aisyah ketika Aisyah berumur 9 tahun dan berumah tangga dengannya pada umur Aisyah mencecah 12 tahun. Ini bermakna Rasulullah menunaikan nafkah batin untuk Aisyah ketika mana Aisyah berumur 12 tahun, iaitu 3 tahun selepas menikah. Kalau dalam istilah kita dipanggil ‘nikah gantung’. Tak kisah lah apa pun namanya yang penting Rasulullah telah mencontohkan perkara seperti itu.

Tapi selepas menikah, maka hubungan lelaki dan perempuan yang dulunya terbatas kini telah tiada. Kalau ajib telefon dia, ajib dapat pahala, ajib rindu kat dia, ajib dapat pahala, ajib bagi hadiah kat dia, ajib dapat pahala malahan kalau ajib keluar berdua-duaan dengannya adalah halal. Kan ini lebih baik dari mereka yang ber ‘couple’. Kalau pasangan yang belum menikah, mereka telefon sesama sendiri, dipanggil zina mulut dan telinga (dosa), rasa rindu di hati dipanggil zina hati (dosa), keluar berdua-duaan lagi, tambah lagi satu dosa. Jadi, ajib nak tanya pada mak dan ayah, adakah mak dan ayah sanggup untuk membiarkan anaknya untuk bergelumang dengan dosa atau mengikut Sunnah Rasul yang tercinta iaitu nikah. Sekarang pilihan di tangan kita…

Berkenaan nafkah zahir pula, memandangkan ajib masih belajar dan mungkin juga dia masih belajar, maka ana akan berbincang dengannya untuk mempertimbangkan perkara ini. Nafkah zahir wajib ajib bagi sebagai suami walaupun dalam jumlah sedikit. Sebagai contoh, kalau nanti dia setuju untuk menerima RM 50 sebulan, maka ajib akan bagi dia sesuai dengan kehendaknya. Lagipun, untuk sementara waktu ini, biarlah mak dan ayahnya menanggung makan, minum dan pakaiannya walaupun sebenarnya ini tugas seorang suami. Tapi tak salah kalau ibu bapa sanggup untuk menyara kehidupannya sementara menunggu waktu apabila sudah bersedia berumah tangga. (minta dibezakan antara erti nikah dan berumah tangga).

Macam sekarang ni lah, kalau nenek bagi mak baju sebagai hadiah, takkan mak tak terima dan bagi alasan kewajipan beri pakaian ini hanya terletak pada suami. Mak akan terima juga. Kalau nenek menjamu mak dengan makanan, mak jangan tak makan kerana dengan alasan yang patut menanggung makan minum kita adalah suami. Yang penting, isteri mesti redha dengan apa yang diberi oleh suami. Kalau mak dan ayah masih kurang jelas, mak boleh bertanya kepada ustaz mengenai masalah ini.



Mak dan ayah jgn risau, sebelum ajib nak nikah, ajib akan jelaskan hal ini kepada bakal isteri ajib. Kalau dia menyetujuinya, alhamdulillah, kalau tak ajib tangguh dulu. Apa-apa pun, ajib tegaskan sekali lagi, ajib nikah ni bukan kerana nafsu semata-mata, tetapi adalah untuk memelihara seluruh anggota zahir dan batin ini dari terjebak ke lembah dosa.

Ajib tengok semua abang ajib nikah awal dalam umur 22 tahun. Ajib cadang pun gitu juga. Banyak juga kelebihan kahwin awal ni antaranya waktu ajib tua nanti, ajib tak risau sebab waktu tu anak-anak dah besar dan mungkin dah ada kerjaya sendiri. Kalau kahwin lambat, nanti waktu tua (dah pencen), ada anak-anak ajib nanti baru masuk darjah satu, ada yang ambik PMR dan SPM dan perlu banyak duit. Waktu dah pencen, nak harap wang pencen, sikit sangat.

Mau tak mau, dah tua-tua kena kerja juga banting tulang nak sara anak-anak yang masih sekolah. Sepatutnya waktu tu, ajal nak dekat sampai, patutnya lebih banyak beribadat kepada ALLAH. (tak bermaksud sekarang tak perlu nak beribadat, ajal dan maut di tangan Tuhan. Tua pun mati, yang muda pun mati). Ajib juga harap, anak-anak ajib nanti (kalau ada rezeki) akan dapat menerima belai kasih dari datuk dan neneknya sebelum mak dan ayah meninggalkan dunia yang fana ini.

Dan kelebihan yang lebih besar dari itu ialah kita dapat menundukkan pandangan dan nafsu kita dari bermaksiat kepada ALLAH di samping mengikut sunnah Rasul SAW. Dalam umur muda nie, macam-macam dugaan dan cabaran yang menanti. Punca maksiat ada di mana-mana. Ajib tak nak ajib akan terjerumus ke dalam jurang dosa dan lebih-lebih lagi harapan mak dan ayah untuk tidak nak melihat anaknya untuk menderhaka kepada ALLAH dan Rasul.

Ajib sebenarnya dah buat satu risalah mengenai nikah ni tahun lepas dan ajib dah pos ke rumah pada tahun lepas juga. Tapi sampai kat Usu Mol, sebab ajib tak tulis nama mak dan ayah. InsyaALLAH dalam risalah tu ajib ada terangkan tentang konsep perkahwinan di dalam Islam.

Diharap mak dan ayah tak terkejut dengan kehadiran surat ini. Ajib nak mak dan ayah terima surat sebagai satu surat biasa yang tak perlu untuk dijadikan isu keluarga yang besar. Sebab bagi ajib, kalau ajib membicarakan masalah ni, ia adalah satu yang normal sebab ajib pun seorang lelaki yang akhirnya akan bernikah jua.

Mungkin saja ajib membicarakan hal nikah ni ketika mana ajib baru berusia 20 tahun (dalam tahun Islam, ajib dah 21 tahun). Tapi ini tak boleh dijadikan alasan untuk tidak menyetujui pendapat ajib ini. Diharap mak dan ayah dapat membaca surat dengan ikhlas tanpa dipengaruhi oleh mana-mana pihak. Ajib tidak memaksa mak ayah untuk menyetujui seratus peratus apa yang ajib katakan ini, tapi jika ada kebenaran dalam hakikat, apa salahnya untuk kita menerimanya dengan hati yang lapang dan fikiran yang terbuka.

Kalau boleh jgn bagitau abg jul dan abg didi, mungkin mereka tak setuju dengan keputusan ajib ini atas beberapa faktor. InsyaALLAH, kalau ada apa-apa nanti, ajib akan maklumkan kepada mereka. Sebenarnya bagi seorang lelaki, dia tak perlu untuk minta izin kalau nak nikah tetapi Islam menyuruh kita tidak membelakangi orang tua dalam kita nak buat keputusan. Sebab redha ALLAH adalah berserta dengan keredhaan mak dan ayah. Berbanding dengan perempuan, mereka harus minta izin, sebab ayahnya harus jadi wali dalam pernikahan nanti.

Akhirul kalam, doakan ajib di sini agar dipermudahkan urusan di dunia dan di akhirat. Kirim salam dengan semua keluarga di Labuan.


Puteramu,
Ajib



ps: moga bermanfaat untuk semua adik-adikku yang sedang berjuang ke arah BM.

wassalam.

Thursday, July 29, 2010

KASIHANILAH SEPASANG PENCINTA



Sepasang aktivis itu datang menemui saya dengan mata berbinar. Binar cinta yang bersemi di mushalla kampus dan dibangku kuliah dan di arak-arakan jalanan demonstrasi untuk reformasi. Ditengah badai politik itu cinta mereka bersemi.

Tapi cinta gadis keturunan Arab dengan pemuda Jawa itu kandas. Kasih mereka tak sampai ke pelaminan. Restu orang tua sang gadis tak berkenan meneruskan riwayat asmara putih mereka. Tragis. Tragis sekali. Karena dihati siapapun cinta yang tulus seperti itu singgah, kita seharusnya mengasihi pemilik hati itu. Sebab itu perasaan yang luhur. Sebab perasaan yang luhur begitu adalah gejolak kemanusiaan yang direstui disisi Allah. Sebab karena direstui itulah Rasulullah saw lantas bersabda, “Tidak ada yang lebih baik bagi mereka yang sudah saling jatuh cinta kecuali pernikahan.”

Islam memang begitu. Sebab ia agama kemanusiaan. Sebab itu pula nilai-nilainya selalu ramah dan apresiatif terhadap semua gejolak jiwa manusia. Dan sebab cinta adalah perasaan kemanusiaan yang paling luhur, mengertilah kita mengapa ia mendapat ruang sangat luas dalam tata nilai Islam.

Itu karena Islam memahami betapa dahsyatnya goncangan jiwa yang dirasakan orang-orang yang sedang jatuh cinta. Tak ada tidur. Tak ada aral. Tak ada lelah. Tak ada takut. Tak ada jarak. Yang ada hanya hasrat, hanya tekad, hanya rindu, hanya puisi, hanya keindahan. Puisi adalah busur yang mengirimkan panah-panah asmara kejantung hati sang kekasih. Rembulan adalah utusan hati yang membawa pesan kerinduan yang tak pernah lelah melawan waktu.

Dua jiwa yang sudah terpaut cinta akan tampak menyatu bagaikan api dengan panasnya, salju dengan dinginnya, laut dengan pantainya, rembulan dengan cahaya. Mungkin berlebihan atau mungkin memang begitu, tapi siapapun yang melantunkan bait ini agaknya ia memang mewakili perasaan banyak arjuna yang sedang jatuh cinta: separoh nafasku terbang/bersama dirimu.

Bisakah kita membayangkan betapa sakitnya sepasang jiwa yang dipautkan cinta lantas dipisah tradisi atau apa saja? Tragedi Zaenudin dan Hayati dalam Tenggelamnya Kapal Vanderwijck, atau Qais dan Laila dalam Majnun Laila, terlalu miris. Sakit. Terlalu sakit. Karena didalam jiwa seharusnya itu mustahil. Tragedi cinta selamanya merupakan tragedi kemanusiaan. Sebab itu memisahkan pasangan suami istri yang saling mencintai adalah misi terbesar syetan. Sebab itu menjodohkan sepasang kekasih yang saling mencintai adalah tradisi kenabian.

Suatu saat, Khalifah Al Mahdi singgah beristirahat dalam perjalanan haji ke Makkah. Tiba-tiba seorang pemuda berteriak, “Aku sedang jatuh cinta”. Maka Al Mahdi pun memanggilnya, “Apa masalahmu?” “Aku mecintai puteri pamanku dan ingin menikahinya. Tapi ia menolak karena ibuku bukan Arab. Sebab itu aib dalam tradisi kami”.

Al Mahdi pun memanggil pamannya dan berkata padanya, “Kamu lihat putera-puteri Bani Abbasiyah? Ibu-ibu mereka juga banyak yang bukan Arab. Lantas apa salah mereka? Sekarang nikahkanlah lelaki ini dengan puterimu dan terimalah 20 ribu dirham ini: 10 ribu untuk aib dan 10 ribu untuk mahar.”

Anis Matta

Tuesday, July 27, 2010

ketika akhwat jatuh cinta..

Akhwat Jatuh Cinta??

Tak ada yang aneh, mereka juga adalah manusia...

Bukankah cinta adalah fitrah manusia???

Tak pantaskah akhwat jatuh cinta???

Mereka juga punya hati dan rasa...


Tapi tahukah kalian betapa berbedanya mereka saat cinta seorang lelaki menyapa hatinya???
Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu di wajah, tak ada buncah suka di dada...

Namun sebaliknya...

Ketika Akhwat Jatuh Cinta...


Yang mereka rasakan adalah penyesalan yang amat sangat, atas sebuah hijab yang tersingkap...


Ketika lelaki yang tak halal baginya, bergelayut dalam alam fikirannya, yang mereka rasakan adalah ketakutan yang begitu besar akan cinta yang tak suci lagi...



Ketika rasa rindu mulai merekah di hatinya, yang mereka rasakan adalah kesedihan yang tak terperih akan sebuahr asa yang tak semestinya…



Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu…
Yang ada adalah malam-malam yang dipenuhi air mata penyesalan atas cinta-Nya yang ternodai…
Yang ada adalah kegelisahan, karena rasa yang salah arah…
Yang ada adalah penderitaan akan hati yang mulai sakit…

Ketika Akhwat Jatuh Cinta…

Bukan harapan untuk bertemu yang mereka nantikan, tapi yang ada adalah rasa ingin menghindar dan menjauh dari orang tersebut…

Tak ada kata-kata cinta dan rayuan…

Yang ada adalah kekhawatiran yang amat sangat, akan hati yang mulai merindukan lelaki yang belum halal atau bahkan tak akan pernah halal baginya…



Ketika mereka jatuh cinta, maka perhatikanlah,
kegelisahan di hatinya yang tak mampu lagi memberikan ketenangan di wajahnya yang dulu teduh…

Mereka akan terus berusaha mematikan rasa itu bagaimanapun caranya…
Bahkan kendati dia harus menghilang, maka itu pun akan mereka lakukan...

Alangka kasihannya jika akhwat jatuh cinta…
Karena yang ada adalah penderitaan…

Tapi ukhti…
Bersabarlah…
Jadikan ini ujian dari Rabbmu…

Matikan rasa itu secepatnya…
Pasang tembok pembatas antara kau dan dia…
Pasang duri dalam hatimu, agar rasa itu tak tumbuh bersemai…
Cuci dengan air mata penyesalan akan hijab yang sempat tersingkap...

Putar balik kemudi hatimu, agar rasa itu tetap terarah hanya padaNya…


Pupuskan rasa rindu padanya dan kembalikan dalam hatimu rasa rindu akan cinta Rabbmu…



Ukhti… Jangan khawatir kau akan kehilangan cintanya…

Karena bila memang kalian ditakdirkan bersama, maka tak akan ada yang dapat mencegah kalian bersatu…

Tapi ketahuilah, bagaimana pun usaha kalian untuk bersatu, jika Allah tak menghendakinya, maka tak akan pernah kalian bersatu…

Ukhti… Bersabarlah… Biarkan Allah yang mengaturnya...
Maka yakinlah... Semuanya akan baik-baik saja…

Semua Akan Indah Pada Waktunya…

By: Ummu Sa'ad 'Aztriana'

Di ambil dari:
http://www.facebook.com/notes/ummu-saif/ketika-akhwat-jatuh-cinta/415684685685


buat ukhti fillah, doa manis ini pedoman kalian;

Ya Allah…kurniakanlah kami pasangan yang soleh…
yang menjaga dirinya…
yang menjaga hatinya hanya untuk yang halal baginya…
yang sentiasa memperbaiki dirinya…
yang sentiasa berusaha mengikuti sunnah Rasulullah…
yang baik akhlaknya…
yang menerima kami apa adanya…
yang akan membawa kami menuju Jannah Mu Ya Rabb…

kabulkan ya Allah…
kerana hati kami teramat lemah…


oh Allah,
kami mohon ampun
atas dosa selama ini

dosa-dosa kami..
andai tak menjalankan perintahMu
andai tak pedulikan NamaMu
andai tenggelam melupakan diriMu

oh Allah,
sempatkanlah kami untuk bertaubat
untuk hidup di jalanMu
untuk penuhi keewajipanku
sebelum tutup usia ini..
sebelum kami kembali kepadaMu..

ameen ya rabb :)

salam cinta penuh kasih,
-kakak atiqah-