Showing posts with label SCUDETTO 18. Show all posts
Showing posts with label SCUDETTO 18. Show all posts
May 16, 2011

0
Bagi Van Bommel, Scudetto Gelar Terindah

MILAN - Keberhasilan AC Milan memenangi gelar Scudetto tak lepas dari peran Mark van Bommel. Tak pelak hal ini mendatangkan kebahagiaan tersendiri bagi pemain yang baru saja pindah pertengahan musim ini.
Gelandang gaek asal Belanda ini sudah malang melintang di berbagai liga Eropa. Bersama Rossoneri, dirinya medapat peran sentral di lini tengah yang langsung diembannya dengan baik. Kemampuannya dalam memotong bola, memberikan umpan, dan menjaga lini tengah membuat AC Milan berujung kepada Scudetto yang jatuh bagi timnya.
Situasi bahagia di tim bersama gelar barunya tentu memberikan kebahagiaan bagi sang Meneer. “Saya memenangkan delapan gela Liga selama berkarir, dan disinilah yang paling indah. Saya bahagia disini, dan terimakasih untuk Adriano Galliani yang membawa saya kesini, sehingga merubah hidup saya,” tutur van Bommel, disitat dari Tribal Football, Senin (16/5/2011). “Sepakbola itu aneh.
Pada bulan Januari saya bermain di hari minggu untuk (Bayern) Munich, dan tiga hari kemudian saya bermain di Piala Italia bersama Milan,” tandasnya. Pemain bertipe gelandang jangkar ini pada January 2011 dengan status bebas transfer. Sebelumnya pria yang membawa Belanda ke final Piala Dunia ini menjadi kapten di Bayern Munich, klub yang telah dibelanya selama lima tahun sejak 2006.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share
May 15, 2011

0
Dan 'Michael Jackson' pun Menari di San Siro

MILAN - Kevin-Prince Boateng menepati janjinya untuk menari a la Michael Jackson dalam perayaan gelar scudetto AC Milan. Tarian gelandang internasional Ghana ini mendapat pujian dari rekan-rekannya. Boateng memang punya kaul kalau Rossoneri berhasil merebut scudetto musim ini.
Dia berjanji akan berjalan moonwalk dan menari a la Jackson. Pemain 24 tahun itu memenuhi kaulnya pada Minggu (15/5/2011) dinihari tadi. Dia benar-benar beraksi a la King of Pop dalam perayaan scudetto Milan di San Siro. Untuk mendukung aksi Boateng, lampu utama stadion sengaja dimatikan dan digantikan lampu sorot yang diarahkan ke podium khusus yang sudah disiapkan.
Boateng pun keluar dengan dandanan persis Jackson. Dia mengenakan t-shirt putih yang dibalut jaket hitam, celana panjang hitam, plus topi fedora khas Jackson. Boateng terus menari di podium diiringi lagu 'Billy Jean'. Tak ketinggalan aksi moonwalk dan pada bagian akhir dia membuang topinya ke arah penonton.
Aksinya ditutup dengan pesta kembang api yang spektakuler.Aksi yang dipertontonkan oleh Boateng tersebut menuai pujian dari Robinho dan Massimo Ambrosini. "Saya cuma menari kalau mencetak gol, tapi saya bertaruh kalau tarian Boateng lebih baik," puji Robinho di Football-Italia. "Boateng melakukan sesuatu yang lebih baik daripada pertandingan," timpal Ambrosini.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

0
Zambrotta Takjub Meraih Scudetto

MILAN - Kegembiraan dirasakan oleh Gianluca Zambrotta usai AC Milan memetik kemenangan 4-1 atas Cagliari di San Siro. Selain bahagia dengan kemenangan ini, bek veteran Italia juga gembira dengan perayaan Milan merengkuh mahkota Scudetto musim ini.
Pria 34 tahun yang telah memenangkan Piala Dunia 2006 bersama Gli Azzurri dan kini, usai menjuarai Scudetto yang ke empat kali sepanjang kariernya, namun kali pertama bersama Rossoneri, dirinya buka suara mengenai perasaannya. “Anda tidak pernah selalu meraih kemenangan dan akan selalu menakjubkan meraih prestasi baru.
Sekarang kami berharap menikmati selebrasi lebih banyak lagi,” tuturnya seperti disitat dari Football -Italia, Minggu (15/5/2011). Kemenangan ll Diavollo Rosso kala menjamu Cagliari menorehkan skor fantastis 4-1. Pria yang sempat membela Juventus dan Barcelona ini menilai pentingnya perkembangan dalam kerja sama di timnya menjadi faktor penentu kesuksesan laga tersebut.
“Seluruh tim dan pelatih bekerja bersama, dari Alexandre Pato hingga Clarence Seedorf dan Zlatan Ibrahimovic hingga Thiago Silva,” tambahnya. Mengenai (Andrea) Pirlo? Kami harap dia bertahan karena dia pemain penting bagi kami, tapi anda tidak akan mengerti mengenai bursa transfer,” tutupnya mengenai masa depan Andrea Pirlo.


sumber : okezone.com

Bookmark and Share

0
Milan Pesta Scudetto, Max Allegri Puji Silvio Berlusconi

MILAN - Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri mengaku sangat emosional melihat Rossoneri merayakan Scudetto ke-18 dengan sebuah kemenangan 4-1 atas Cagliari di San Siro.
Secara matematis, Milan sudah menjadi kampiun di Italia pekan lalu ketika bermain imbang tanpa gol dengan tuan rumah AS Roma dan sekarang mereka menyempurnakannya dengan sepasang gol dari Robinho, plus sumbangan gol Genaro Gattuso dan Clarence Seedorf.
Sejak hadir di San Siro dari Cagliari, Allegri mengaku terpacu oleh filosofi kepelatihan Milan. "Saya langsung meminta tim berlatih keras agar selalu siap bertarung di tengah lapangan. Inilah etos kerja Milan yang sesungguhnya beberapa dekade lalu di bawah komando Arrigo Sacchi.
Saya meminta pemain bekerja bagi tim dan mereka melakukannya dengan baik." Sejurus kemudian pelatih muda berusia 43 tahun itu mengatakan bakal menyerahkan urusan kebijakan transfer pemain pada presiden Silvio Berlusconi.
"Sebagai presiden, Berlusconi memiliki kemampuan memilih pemain top dengan baik. Saya akan membiarkannya melakukan hal itu lagi."


sumber : goal.com

Bookmark and Share

0
Pesta Juara, Milan Gasak Cagliari 4-1

MILAN - AC Milan memetik kemenangan meyakinkan dengan skor 4-1 saat menjamu Cagliari di San Siro, Minggu (15/5/2011) dinihari WIB. Kemenangan tersebut menyempurnakan pesta juara Rossoneri yang digelar usai laga. Milan sudah memastikan merebut status juara Seri A pekan lalu saat bermain imbang di kandang AS Roma.
Namun baru pada pekan ini Diavolo Rosso resmi menggelar pesta juara saat bertanding di kandang sendiri, Stadion San Siro. Pesta juara Milan diiringi hasil memuaskan karena Clarence Seedorf cs memetik kemenangan 4-1 atas Cagliari.
Gol-gol tuan rumah datang dari Robinho (22 dan 35), Gennaro Gattuso (24) dan Seedorf (77). Sementara gol tunggal tim tamu dilesakkan Andrea Cossu di menit 38.


Jalannya Pertandingan

Menjalani laga kandang pertama setelah memastikan meraih titel ke-18, Milan tampil dengan percaya diri. Meski tak diperkuat Alessandro Nesta, Zlatan Ibrahimovic dan Kevin Prince Boateng, Milan tetap mampu mendominasi laga. Peluang pertama Milan datang melalui tandukan Urby Emanuelson yang masih terhadang.
Upaya rebound yang dilakukan Robinho juga tak membuahkan hasil karena kiper Michael Agazzi melakukan penyelamatan gemilang. Upaya menggedor pertahanan Cagliari akhirnya membuahkan hasil di menit 22 melalui aksi individu Robinho. Menusuk dari sisi kiri, pesepakbola Brasil itu melewati tiga pemain lawan dan melepaskan tendangan melengkung yang bersarang di dalam gawang.
Milanisti tak harus menunggu lama untuk merayakan gol kedua timnya karena Gattuso mampu mengubah kedudukan dua menit berselang. Bermula dari tusukan Pato yang terhadang Agazzi, bola mental tepat ke arah Gattuso yang akan masuk ke dalam kotak penalti. Tandukan pelan 'Si Badak' gagal dihalau Agazzi yang masih terjatuh.
Sebuah umpan terobosan Seedorf pada Pato nyaris menambah keunggulan Milan, namun sepakan 'Si Bebek' tidak terlalu lemah hingga bisa dijinakkan Agazzi. Pato akhirnya justru membidani gol ketiga Milan yang dibuat Robinho saat umpan yang dia lepaskan mampu dimaksimalkan oleh rekan Brasilnya itu.
Memasuki menit 38 Cagliari berhasil memperkecil ketinggalan. Menusuk di sisi kiri pertahanan Milan, Cossu sukses memperdaya Mario Yepes dan melepaskan tembakan terarah yang tak kuasa dihalau Cristian Abbiati. Saat turun minum skor 3-1 untuk Milan. Di babak kedua Milan masih berupaya menambah jumlah golnya.
Namun tuan rumah terlalu sering kehilangan bola yang membuat mereka justru beberapa kali berada dalam ancaman. Milan beruntung beberapa peluang yang dimiliki Cagliari gagal dituntaskan menjadi gol. Dan justru mereka mampu menambah keunggulan menjadi 4-1. Lewat kerjasama yang terbangun cantik, Pato melepaskan umpan pendek pada Seedorf di muka kotak penalti.
Si kulit bundar sempat menyetuh kaki bek Cagliari sebelum bisa dikuasai Seedorf, yang dengan dingin memperdaya Agazzi dalam posisi satu lawan satu. Di menit-menit akhir pertandingan Massimiliano Allegri memasukkan Filippo Inzaghi. Ini merupakan pertandingan pertama Super Pippo setelah absen panjang akibat cedera yang diderita dalam laga kontra Palermo pada 10 November silam.


Susunan Pemain

Milan: Abbiati; Abate, Thiago Silva, Yepes, Zambrotta; Gattuso (Flamini 60), Ambrosini (Pirlo 46), Emanuelson; Seedorf; Pato (Inzaghi 82), Robinho

Cagliari: Agazzi; Perico (Ariaudo 78), Canini, Astori, Agostini; Biondini, Nainggolan, Missiroli (Ragatzu 59); Lazzari, Cossu (Ceppellini 91); Acquafresca

sumber : kompas.com

Bookmark and Share
May 14, 2011

0
Milan Diminta Lupakan "Scudetto"

MILAN — Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri meminta pasukannya bermain dengan sikap seakan-akan tidak meraih gelar saat melakoni laga Serie-A melawan Cagliari, di San Siro, akhir pekan ini. Milan sendiri telah memastikan menjuarai Serie-A musim ini setelah bermain imbang 0-0 dengan AS Roma, 7 Mei lalu.
Mereka kemudian kalah dari Palermo di semifinal Piala Italia, 10 Mei lalu. Mereka pun tersingkir dengan agregat 3-4. Milan masih menyisakan dua laga. Setelah melawan Cagliari, mereka akan bertemu Udinese. Allegri menilai Milan harus memenangi dua pertandingan tersebut demi menjaga martabat sebagai juara.
"Untuk pertama kalinya, Inzaghi mengikuti sesi latihan secara penuh dan saya berharap ia terus mengalami peningkatan pekan depan. Hal terutama adalah ia telah kembali," ujar Allegri. "Akan menyenangkan jika saya bisa memainkan semua orang melawan Cagliari, tetapi saya akan memainkan tim terkuat.
Nesta absen, tetapi saya akan mengevaluasi kemungkinan lain." "Tak akan ada konsentrasi seperti (sebelum melawan Roma). Namun, kami tak ingin mempermalukan diri sendiri." "(Hari ketika kami melawan Cagliari) akan menjadi hari yang tidak normal, tetapi kami tak ingin mengecewakan pendukung.
Saya penting bagi kami untuk tetap menawan pada pertandingan itu." "Saya masih terganggu (oleh kegagalan masuk final Piala Italia) karena saya ingin masuk final. Meski begitu, penting untuk menikmati scudetto yang memang layak kami raih."
"Saya pikir sudah agak lama gelar diraih sebuah tim dua atau tiga pertandingan sebelum musim berakhir dan itu adalah sesuatu yang layak dibanggakan," paparnya.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share
May 12, 2011

1
Gattuso Sesali Insiden Nyanyian Scudetto

MILAN – Gennaro Gattuso tak tinggal diam dengan serangan verbal yang dilakukan Leonardo Araujo dan Massimo Moratti kepadanya terkait dugaan nyanyian bernada penghinaan kepada mantan arsitek AC Milan tersebut.
Gattuso dianggap ikut menyanyikan lagu-lagu yang didalamnya berisi penghinaan terhadap Leonardo. Sontak, Leonardo dan Moratti menyerang gelandang temperamen itu. Keduanya kompak menganggap tindakan Gattuso yang dilakukan ketika merayakan Scudetto ke-18 di Olimpico Roma tidak elegan.
Mendapat serangan verbal dari dua punggawa I Nerazzurri, Gattuso sadar perbuatannya tak layak dilakukan seorang profesional. Meski tak secara terbuka menyampaikan permintaan maaf, Gattuso mengaku menyesali insiden tersebut. “Saya selalu bertanggung jawab atas perbuatan sendiri. Candaan ini terlalu berlebihan.
Jika bisa memutar waktu, saya tak akan mengulanginya lagi,” tandas Gattuso, disitat Football-Italia, Kamis (11/5/2011). “Saya berlebihan dan menyadari itu bukan contoh yang baik untuk anak-anak. Tapi tidak benar juga melupakan konteksnya,” imbuh pemain yang akrab disapa Rino. Lebih lanjut, Gattuso menegaskan tak bermaksud menghina Leonardo.
Dia menjelaskan hanya ikut menganyi nyanyian yang disuarakan Milanisti. “Fans di Curva menganyikan banyak lagu, setidaknya sembilan, dan Anda tak mendengar teriakan edukasi di stadion,” seloroh Rino.
“Biar saya jelaskan, saya akan lompat untuk bernyanyi bersama mereka. Fans mengikuti kami ke penjuru Italia, mengeluarkan banyak uang. Hal terkecil yang bisa kami lakukan adalah mengucapkan terima kasih,” tandasnya. “Ada berbagai kelompok orang di Ultras. Menghindari mereka adalah sebuah kemunafikan,” pungkas Rino.


sumber : okezone.com

Bookmark and Share
May 11, 2011

0
Leo Berang Dihina Gattuso S***

MILAN — Pelatih Inter Milan, Leonardo, berharap gelandang AC Milan, Gennaro Gattuso, bisa memberikan penjelasan mengenai tindakannya melantunkan sebuah nyanyian yang menghina dirinya saat merayakan scudetto.
Milan meraih scudetto seusai bermain imbang tanpa gol melawan AS Roma pada akhir pekan lalu. Setelah itu, ada sebuah video yang tersebar luas mengenai perilaku Gattuso yang mengundang kontroversi. Di dalam video tersebut, Gattuso menghina Leo yang pernah menjadi pelatihnya. Bersama pendukung Milan, ia berulang kali menyanyikan, "Leonardo is man s***, man of ***."
"Saat saya memutuskan untuk meninggalkan Milan, Gattuso mengatakan kepada saya bahwa saya setidaknya telah koheren dalam pilihan saya. Namun, hari ini saya membaca surat kabar bahwa dia masih memberikan versi tersendiri atas keputusan saya," sesal Leo.
"Saya ingin tahu banyak apa yang dia katakan karena melalui telepon maupun orang tidak memungkinkan. Selain itu, saya ingin tahu tindakan Milan mengenai masalah ini," tegasnya. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) tengah membuka penyelidikan mengenai masalah ini. Gattuso terancam mendapatkan hukuman berat jika dinyatakan bersalah.


sumber : okezone.com

Bookmark and Share

0
Antonio Cassano: Saya Ke Milan Hanya Untuk Menang

MILAN - Striker Antonio Cassano menyampaikan kegembiraannya karena telah berhasil meraih gelar bersama AC Milan. Mantan pemain Sampdoria ini pada Januari lalu telah memutuskan diri pindah ke Milan.
Atas gelar pertamanya ini, ia mengaku sangat senang. "Akhirnya saya bisa juga memenangkan sesuatu," ucapnya merujuk atas sukses Milan yang menjadi juara Serie A Italia musim ini.
"Ya, saya ke sini memang untuk bisa memenangkan sesuatu yang penting dalam hidup saya," ujarnya.


sumber : goal.com

Bookmark and Share
May 09, 2011

0
Ibra: Milan Fokus ke Coppa Italia

MILAN — Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, menyatakan bahwa timnya kini mengalihkan fokus ke target selanjutnya, Coppa Italia, seusai memastikan diri juara di Liga Serie-A. Soal target musim depan, Milan belum memikirkannya.
Pada Coppa Italia, Milan sudah mencapai babak semifinal dan berhadapan dengan Palermo. Pada leg pertama, kedua tim bermain imbang 2-2 di San Siro, 20 April lalu. Selasa (10/5/2011), Milan akan bertandang ke Renzo Barbera untuk menjalani leg kedua. Milan diwajibkan menang, atau imbang 3-3, untuk lolos ke final yang akan berlangsung pada 29 Mei mendatang.
"Sekarang kami fokus ke Coppa Italia. Kami berharap bisa melakukan yang terbaik pada hari Selasa dan lolos ke final. Baru kemudian, kami memikirkan tujuan untuk musim depan. Yang pasti, kami ingin memenangi tiga gelar pada musim depan," kata Ibrahimovic. "Kami tim yang hebat. Bahkan, ketika aku tidak bermain, tim tetap menang.
Kami berhasil mengatasi masa sulit. Sekarang kami berharap menang pada hari Selasa, kemudian merayakan (keberhasilan meraih scudetto) bersama fans pada akhir pekan," sambungnya. Keberhasilan Milan meraih scudetto punya makna penting bagi Ibra. Maklum, Milan adalah tim Italia ketiga yang pernah ia bawa juara pada Serie-A. Sebelumnya, ia juga mempersembahkan scudetto untuk Juventus dan Inter Milan.
"Aku sudah memenangkan scudetto dengan tiga tim papan atas di Italia. Aku sudah enam tahun berada di Italia dan selalu menang," ujar Ibra. "Aku ingin berterima kasih kepada Presiden Milan Silvio Berlusconi karena telah membawaku ke Milan dan mengizinkanku untuk terus bermain dengan senyuman. Aku datang ke Milan untuk menang dan kami telah melakukan itu. Aku berharap bisa membuat sejarah dengan Milan. Aku sangat senang di sini," ia mengakhiri.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share

0
Berlusconi Janjikan Hadiah Lain Buat Milanisti

ROMA - Silvio Berlusconi menjanjikan hadiah lain buat fans AC Milan setelah keberhasilan Rossoneri merebut Scudetto musim ini. Kado yang dijanjikan akan datang di bursa transfer musim panas berupa dana belanja.
Milan akhirnya kembali bertakhta di Italia. Hasil imbang 0-0 yang didapat saat bertandang ke AS Roma beberapa jam lalu sudah cukup menjadikan Rossoneri sebagai juara Liga Italia musim 2010/2011. Sukses tersebut menyudahi penantian fans Milan di seluruh dunia yang sudah dibuat menunggu tujuh tahun lamanya.
Tapi kado buat Milanisti tak akan berhenti dengan gelar Scudetto karena Berlusconi menjanjikan tambahan amunisi belanja Rossoneri di musim panas nanti. "Apakah saya punya hadiah lain buat fans di musim panas? Ya, semoga bursa pemain akan mengizinkan saya untuk melakukan itu untuk suporter," sahut Berlusconi di Football Italia.
Berlusconi sudah melakukan investasi besar buat Milan di musim ini. Setelah menggebrak dengan mendatangkan Zlatan Ibrahimovic dan Robinho di bursa transfer musim panas, Diavolo Rosso melanjutkannya dengan memboyong Antonio Cassano, Urby Emmanuelson hingga Mark van Bommel di musim dingin.
"Kami membuat pembelian penting dan punya skuad yang kompetitif, tapi ini semua tidak didapat dengan murah. Anda tak bisa menang di sepakbola tanpa mengeluarkan banyak uang," lanjut Berlusconi.
Belum diketahui siapa-siapa yang jadi incaran Milan untuk musim mendatang. Namun dengan target kembali menjuarai Liga Champions, Berlusconi jelas masih harus menanamkan uang dalam jumlah yang tidak sedikit.


sumber : detiksport.com

Bookmark and Share

0
"Scudetto Hanya untuk Milanisti"

MILAN - AC Milan sukses merebut gelar juara Serie A dari rival sekota, Inter Milan. Gelandang veteran Rossoneri Clarence Seedorf dengan bangga mempersembahkan Scudetto hanya untuk seluruh pendukung setia, Milanisti.
Ya, Milan kembali merengkuh Scudetto setelah kali terakhir diraih pada penghujung musim 2003/2004 lalu. Gelar juara dipastikan skuad besutan Massimiliano Allegri, kendati hanya bermain imbang tanpa gol pada Giornata ke-36 melawan AS Roma, Minggu (8/5/2011) dini hari.
Tentunya, hasil inilah yang diinginkan seluruh awak Rossoneri, setelah berhasil bangkit dari masa-masa sulit yang sempat menghimpit. Tak heran jika Seedorf begitu mengapresiasi kerja keras rekan-rekan timnya serta dukungan penuh Milanisti, dimana kesuksesan ini akan menjadi modal berharga menyongsong musim depan.
“Hanya kemenangan yang kami butuhkan dan kami menunjukkan pengorbanan luar biasa,” cetus Seedorf melalui situs resmi Rossoneri, dikutip dari Goal, Senin (9/5/2011). “Saya rasa, kesuksesan ini akan menuntun semangat dan keyakinan kami, sehingga di masa mendatang, kami akan meraih penghargaan lebih besar.
Yang jelas, Scudetto hanya untuk seluruh pendukung Milan,” tegas gelandang veteran Belanda, yang belum lama ini mendapat gelar Knight in the Order of Orange Nassau. Seedorf merupakan salah satu punggawa Rossoneri yang turut merasakan manisnya Scudetto pada 2004 lalu. Gelandang 35 tahun juga mencicipi dua kali trofi Liga Champions bersama Milan, pada 2003 dan 2007.


sumber : okezone.com

Bookmark and Share

0
Leonardo: AC Milan Layak Juara

MILAN - Kemenangan 3-1 atas Fiorentina tak bisa membawa keajaiban bagi Inter Milan dalam perburuan gelar scudetto musim ini, karena AC Milan sudah mendapatkannya sehari sebelumnya. Hasil seri 0-0 di Olimpico saat dijamu AS Roma yang mengantar AC Milan juara di musim ini.
Perolehan poin AC Milan tak akan bisa lagi dikejar oleh tim lain, termasuk Inter Milan. Leonardo sebagai pelatih Inter Milan pun menyatakan selamat kepada rival sekota mereka atas kesuksesan mereka itu. "AC Milan layak mendapatkannya.
Mereka punya tim yang bagus dan tim yang bisa meraih banyak kemenangan layak mendapatkannya," kata Leonardo, Senin (9/5). Leonardo menambahkan jika sukses AC Milan tak lepas dari kemenangan mereka di dua laga derby melawan timnya. "Momen terpenting adalah derby.
Jika saja kami bisa memenanginya, mungkin semuanya akan berjalan berbeda untuk kami," tambah Leonardo. Apa pun itu, AC Milan sudah menegaskan dirinya sebagai yang terbaik. Gelar scudetto Serie A musim ini juga menjadi gelar ke-18 sepanjang sejarah klub.


sumber : goal.com

Bookmark and Share

0
Ibra "Si Monster" Ingin Lama di Milan

MILAN — Striker Zlatan Ibrahimovic memiliki julukan baru. Rekannya, Antonio Cassano, menyebutnya "Monster". Ibra tak marah karenanya, bahkan bangga. "Si Monster" pun menyampaikan niatnya bahwa ia ingin tetap membela AC Milan dalam waktu yang lama.
Ibra baru saja membawa Milan juara Liga Serie-A untuk kali ke-18 setelah menahan AS Roma 0-0 pada Liga Serie-A pekan ke-36, Sabtu atau Minggu (8/5/2011) dini hari WIB. "Ketika kali pertama datang ke sini (Milan), aku berjanji memberikan scudetto dan sekali lagi aku telah membuktikan ucapanku.
Mungkin, sebagian orang akan meninggalkan klub untuk mencari tantangan baru. Namun, tidak demikian denganku. Aku tak akan meninggalkan Milan dan ingin bertahan di sini selama mungkin," aku Ibra. Ibra kini berkawan baik dengan Cassano, meski keduanya sama-sama memiliki karakter keras.
Ibra, yang berperawakan besar, sangat kontras dengan Cassano yang kecil. Oleh sebab itu, Cassano menyebutnya "Monster". "Ibrahimovic adalah monster, baik di dalam, maupun luar lapangan. Jika bisa membantu kami memenangkan gelar juara, maka ia juga bisa membuat kepala kami jadi terbuka," kata Cassano


sumber : kompas.com

Bookmark and Share

0
Gattuso: Bahagia Bisa Mengalahkan Inter

ROMA — Gelandang AC Milan, Gennaro Gattuso, mengaku sangat bahagia timnya bisa meraih scudetto. Apalagi, menurut dia, kebahagiaan bertambah lengkap karena Milan berhasil meraihnya dengan mengalahkan rival abadinya, Inter Milan.
Milan memastikan gelar juara setelah bermain imbang tanpa gol melawan AS Roma, Minggu (8/5/2011) dini hari WIB. Jumlah tersebut bisa disamai oleh Inter Milan, tetapi Milan tidak bisa digeser karena Inter kalah dalam rekor pertemuan. "Bagiku, gelar ini sangat luar biasa.
Gelar ini membuat perasaanku indah. Itu bahkan lebih baik bahwa kami berhasil mengalahkan rival seperti Inter dalam perebutan juara," tukas Gattuso. "Aku berharap kemenangan ini membuka era baru bagi Milan. Karierku sendiri hampir berakhir, tetapi ketika klub berinvestasi pemain top, kami memenanginya," lanjutnya.
Gattuso pun melontarkan pujian kepada Pelatih Massimiliano Allegri. "Bagaimana cara menilai Allegri? Baik, nilainya 10 dalam skala 10, tentunya," ujar gelandang asal Italia itu.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share

0
Allegri: Pesta Milan Kurang Maksimal

ROMA — Massimiliano Allegri mengaku tidak percaya bahwa dirinya bisa membawa AC Milan menjuarai scudetto musim ini, seusai bermain imbang 0-0 dengan Roma, di Olimpico, Sabtu (7/5/2011).
Namun, ia mengaku menyayangkan kepastian gelar juara diraih di kandang tim lain, bukan di San Siro. "Penting untuk mengakhiri (persaingan scudetto) saat melawan Roma, yang masih berambisi merebut tempat keempat. Kami bermain dengan konsentrasi tinggi untuk memastikan kami pulang ke Milan sebagai juara Serie-A tanpa menunggu pekan depan," ujar Allegri.
"Saya harus berterima kasih kepada pemain, Presiden Milan (Silvio Berlusconi) yang memberi saya kesempatan dan skuad dengan sejumlah pemain baru, yang berperilaku baik di kamar ganti." "Orang-orang ini telah memenangkan begitu banyak trofi, tetapi mereka adalah para profesional yang bekerja untuk tim.
Itu alasan kami meraih scudetto." "Jujur, saya masih tidak percaya. Saya sangat bahagia dan beruntung. Saya punya skuad yang besar dan selalu ada sikap menghormati di antara para pemain. Hanya sayang, kami tidak di Milan sekarang," tuturnya.


sumber : kompas.com

Bookmark and Share
 
Blog Milanisti | AC Milan News Update | © 2011 by RedBlack | Supported by AC Milan Wallpaper