Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Juni 2012

Ini Tentang ia..

Ini tentang ia…
Ia yang tiba-tiba saja menyita waktuku
Ia yang tiba-tiba saja merubah atmosfer kehidupanku
Ini cerita tentangnya yang tiba-tiba saja aku suka
Ia yang membuatku tiba-tiba maniak dengan kata
Ia yang tiba-tiba berhamburan dalam figura nyata
Ia yang membuatku menangis atau kemudian tertawa
Ini tentang ia
Yang selalu punya pola dan tekstur yang berbeda
Ini tentang ia yang membuat duka menjadi canda
Membuat rancu menjadi candu
Membuat kata tumpah dalam orbitku
Aku tiba-tiba saja sering memikirkannya
Mmebiarkannya semakin dalam dan lebih dalam menyelami kehidupanku
Dan akupun suka lebih dalam menyelaminya
Ia timbul dan tenggelam lewat khusuk yang tak tertuang
Ia abstrak yang tak tergambarkan
Tapi ia sungguh nyata
Ini masih tentang ia
Yang berdenyut malu dalam nada-nada kehidupanku
Ini tentang ia yang khusus untukku
Andaikan ia mampu ku uraikan seperti kata dalam kalimat
Mungkin jadinya adalah partikel kata yang tarik menarik
Hari ini ia tiba-tiba saja mendarat dalam landasan ini
Tidak menggangu meski ia kadang hadir bersama bising
Aku selalu ingin bercerita tentangnya
Seperti ia yang natusias meloncat-loncat dalam ceritaku
Dan hari ini masih tentang ia..

Minggu, 03 Juni 2012

.....Kenapa?


Kenapa tak kau ajarkan saja padaku?
Tentang langit yang berkaca
Ia punya cerita kita
Kenapa tak kau ajarkan saja padaku?
Tentang daun yang beranjak
Ia yang menyimak senyuman ku saat itu

Kenapa?
Kenapa tak pernah kau ajarkan padaku?
Bagiamana kemudahan menciptakan rumus
Bukan sekedar angka-angka yang bisa kau selesaikan dengan logikamu
Bukankah kau tau, aku penyimak yang baik..
Sedang tak sekelibat bayangpun mampu kau cipta
Sedang katamu beredar statis pada orbitku

Kenapa?
Aku lagi-lagi bertanya tentang ini
Kenapa?
Kesenyapan inilah yang membuat ringsek! Sebagian alam bawah sadarku
Kenapa tidak Allah saja yang Tahu..?

Kamis, 03 Mei 2012

IPANG: "Sahabat Kecil"

Baru saja berakhir
Hujan di sore ini
Menyisakan keajaiban
Kilauan indahnya pelangi

Tak pernah terlewatkan
Dan tetap mengaguminya
Kesempatan seperti ini
Tak akan bisa di beli

Reff:
Bersamamu ku habiskan waktu
Senang bisa mengenal dirimu
                                                                                      Rasanya semua begitu sempurna
Sayang untuk mengakhirinya

Melawan keterbatasan
Walau sedikit kemungkinan
Tak akan menyerah untuk hadapi
Hingga sedih tak mau datang lagi

Back to Reff:

Janganlah berganti
Janganlah berganti
Janganlah berganti
Tetaplah seperti ini

Janganlah berganti
Janganlah berganti
Tetaplah seperti ini


Baru saja berakhir
Hujan di sore ini
Menyisakan keajaiban
Kilauan indahnya pelangi

Tak pernah terlewatkan
Dan tetap mengaguminya
Kesempatan seperti ini
Tak akan bisa dibeli

Bersamamu kuhabiskan waktu
Senang bisa mengenal dirimu
Rasanya semua begitu sempurna
Sayang untuk mengakhirinya

Melawan keterbatasan
Walau sedikit kemungkinan
Takkan menyerah untuk hadapi
Hingga sedih tak mau datang lagi

Bersamamu kuhabiskan waktu
Senang bisa mengenal dirimu
Rasanya semua begitu sempurna
Sayang untuk mengakhirinya

Janganlah berganti
Tetaplah seperti ini
Baru saja berakhir
Hujan di sore ini
Menyisakan keajaiban
Kilauan indahnya pelangi

Tak pernah terlewatkan
Dan tetap mengaguminya
Kesempatan seperti ini
Tak akan bisa dibeli

Bersamamu kuhabiskan waktu
Senang bisa mengenal dirimu
Rasanya semua begitu sempurna
Sayang untuk mengakhirinya

Melawan keterbatasan
Walau sedikit kemungkinan
Takkan menyerah untuk hadapi
Hingga sedih tak mau datang lagi

Bersamamu kuhabiskan waktu
Senang bisa mengenal dirimu
Rasanya semua begitu sempurna
Sayang untuk mengakhirinya

Janganlah berganti
Tetaplah seperti ini

Rabu, 25 April 2012

"Hanya dengan MengingatNya, hati Menjadi tenang"


Dalam keterbatasan
Selalu ada ruang untuk menghela..
Dalam kekosongan
selalu ada bagian untuk terisi
Dalam kehambaran
Akan ada celah untuk mewarnai
Dalam kesendirian
selalu ada luang untuk berbagi

Dalam ketiadaanku
Selalu ada Allah di hati..
Dialah tempat kembali,
Dialah tempat berbagi..

Saat tak ada satupun yang peduli,
Saat tak ada lagi yang mengerti..
 Tapi Dia selalu ada Membersamai..

Kadang dalam hati bertanya
"Allah, kapankah rindu ini terisi?"
"Allah, kapankah ku bertemu  denganMU?"

Saat lelah dalam kefanaan,
tiada yang mampu mendefinisakan risau
Saat kalut, dalam kecamuk masalah
..."Hanya dengan Mengingat Allah hati menjadi tenang"
 

Selasa, 03 April 2012

Jalan #Cinta *Teruntuk Pejuang BWPI*


Di sini..
Kita Bersama, merangkai mimpi
Menciptakan melodi2

“Katakanlah, “inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada allah dengan hujah yang nyata, ‘Mahasuci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang yang musyrik.” (Yusuf:108)

Di jalan ini…
Ada ukhuwah yang indah mengiringi..
menguatkan ikatannya..
Meski kadang
ada LUKA
ada KECEWA
Tapi indahnya kebersamaan mampu meleburkannya..
               
Bila Cinta memanggilmu,
Ikutilah dengannya meski jalan yang kalian tempuh terjal dan berliku.
Dan bila sayap-sayapnya merengkuhmu,
Pasrah dan menyerahlah meski pedang yang tersembunyi di balik sayap itu akan melukaimu.
Kahlil Gibran

Ya Allah! Ambil darahku hari ini sekehendakMu
Sampai Engkau ridha padaku
Thalhah ibn ‘Ubaidillah

Di sana, ada cinta dan tujuan
Yang membuatmu menatap jauh ke depan
Di kala malam begitu pekat
Dan mata sebaiknya dipejam saja
Cintamu masih lincah melesat
Jauh melampaui ruang dan masa
Kelananya menjejakkan mimpi-mimpi..
Salim A. Fillah (jalan cinta Para Pejuang)

Begitulah cinta
Ia adalah sebuah gagasan yang murni tentang kehidupan yang lapang
Mata airnya adalah niat baik dari hati yang murni
Muara adalah kehidupan yang lebih baik
Alirannya adalah gerakan amal dan kerja memberi yang tak henti-henti
Cinta adalah gagasan tentang penciptaan kehidupan setelah kehidupan tercipta.
Anis Matta

Mereka sudah cukup senang dengan mimpi-mimpi
Dan teruji dengan keberuntungan
Mereka bilang menyelami laut perjuangan
Tapi mereka toh tak teruji
-Risalah Pergerakan Hasan Al- Bana-

Jalan dakwah tidak ditabuuri bunga-bunga harum, tetapi merupakan jalan sukar dan panjang. Dakwah memerlukan kesabaran dak ketekunan memikul beban berat. Dakwah memerlukan kemurahan hati, pemberian dan pengorbanan tanpa mengharapakan hasil yang segera, tanpa putus ada dan putus harapan. Kekuatan yang paling baik ialah kekuatan yang bersama dengan kebenaran dan kelemahan yang paling buruk ialah kelemahan berhadapan dengan kebathilan.
Imam Syahid Hasan Al Banna

Di jalan cinta para pejuang, kesetiaan bukanlah padamu, bukanah pada manusia. Tapi Kepada Allah Subhaanahu wa Ta’aalaa dan syari’at-syari’atNYa
Salim A. Fillah (jalan cinta Para Pejuang)
“Kami akan memerangi manusia dengan kecintaan tidak dengan pedang” Imam Syahid Hasan Al Banna

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata ” Aku, surga dan tamanku ada di dalam dadaku, kemana pun aku pergi ia selalu bersamaku, tidak meninggalkanku. Jika aku dipenjara, bagiku itu adalah khalwah. Jika aku dibunuh, bagiku itu adalah syahadah. Dan jika aku diusir dari negriku, bagiku itu adalah siyahah, jalan-jalan.” [Dalam buku  ”Penawar Lelah Pengemban Dakwah Dr. Abdullah Azzam].

 
Wahai manusia, setelah kehidupan yang pendek ini. Kamu akan menjalani kehidupan yang abadi. Bila kamu memahami rahasia tugasmu dalam kehidupan ini dan mengikhlaskan amal untuk Tuhanmu, ada kenikmatan yang menanti.
Hasan Al Banna


Teruntuk kalian sahabat…

Tanah Gersang

Dalam hubungan-hubungan yang kita jalin di kehidupan, setiap orang adalah guru bagi kita.
Ya, setiap orang. Siapapun mereka. Yang baik, juga yang jahat.
Betapapun yang mereka berikan pada kita selama ini hanyalah luka, rasa sakit, kepedihan, dan aniaya, mereka tetaplah guru-guru kita.
Bukan karena mereka orang-orang yang bijaksana.
Melainkan karena kitalah yang sedang belajar untuk menjadi bijaksana.
Mereka mungkin tanah gersang. Dan kitalah murid yang belajar untuk menjadi bijaksana.
Kita belajar untuk menjadi embun pada paginya, awan teduh bagi siangnya, dan rembulan yang menghias malamnya.
Tetapi barangkali, kita justru adalah tanah yang paling gersang.
Lebih gersang dari sawah yang kerontang.
Lebih cengkar dari lahan kering di kemarau yang panjang.
Lebih tandus dari padang rumput yang terbakar dan hangus.
Maka bagi kita sang tanah gersang, selalu ada kesempatan menjadi murid yang bijaksana.
Seperti matahari yang tak hendak dekat-dekat bumi karena khawatir nyalanya bisa memusnahkan kehidupan.
Seperti gunung api yang lahar panasnya kelak menjelma lahan subur, sejuk menghijau berwujud hutan.
Dan seperti batu cadas yang memberi kesempatan lumut untuk tumbuh di permukaannya.
Dia izinkan sang lumut menghancurkan tubuhnya, melembutkan kekerasannya.
Demi terciptanya butir-butir tanah.
Demi tersedianya unsur hara agar pepohonan berbuah.
-Salim A. Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah-

Rabu, 14 Maret 2012

IBU

Duhai malaikat ku
Ditiap ritme hidup ku
Namamu apik mengalun
Menjadi syair terindah peluluh penat ku
Kasing sayangmu berhamburan dalam lafaz waktu
Merengkuh sanubari 

Duhai  wanita mulia
Dalam AsmaNya kau ada
Laksana rangkaian menakjubkan
Meriuhkan ketulusan dan keikhlasan

Duhai pemilik rahim yang telah melahirkan ku
Kau menuaikan keimanan  dalam ruh dan jasadku
Agar aku mampu melalui fase-fase kehidupan ini
Seiring dengan melodi yang telah diaturNya

Dalam setiap doaku
Dalam setiap asaku
Dalam setiap senyumku
Namamu selalu ku lantunkan

Ibu…ibu…ibu…
Selalu terekam di dalam biografi hidupku

Ibu…ibu…ibu…
Semoga Allah selalu memuliakakmu

Minggu, 11 Maret 2012

dia "jodohku"


Sore yang menjingga. Aku tetap diam menatap takjub SMS dari dia. Entah apalagi maksud dari kisah ini. Degup jantung ku semakin tak menentu saja untuk memabalas SMS darinya. Rasanya maksud tak ingin membalas SMS ini, tapi hati berkata lain. Lagi-lagi, aku tak bisa membohongi. Sore yang menjingga. Aku tetap diam dalam rona ku yang sungguh beda.

***
Hari itu aku, kakak, dan ibu pergi ke kota. Sekedar mengajak kakak ku yang baru pulang untuk jalan-jalan. Yah padahal dia juga baru pulang dari kota. Tapi tak masalah.. anggap saja melepas penatnya seharian di kota seberang yang membuat otaknya terkuras. Aku tak pernah tau, hari itu akan menjadi hal terburuk bagiku, namun juga hal ternyaman.
Perjalanan ke kota kami tempuh dengan bus antar kota kabupaten. Bus yang buat sesak dan pengap. Bagimana tidak, kondisi penumpang yang sudah menjejal maish saja harus ditambahi dengan penumpang yang menunggu di pinggiran jalan. Al hasil, kali itu kami dapat bagian kursi paling belakang. Duduk bertiga. Aku-ibu-kakak.
Perjalanan ke kota kami tempuh sekitar satu setengah jam, menikmati perjalanan dengan kondisi berjejalan seperti itu sama saja disebut ”pemaksaan”. Haaah. Gerha sekali rasanya, belum lagi ditambahi asap rokok yang mengepul dimana-mana. Untung pagi itu aku menyempatkan diir untuk sarapan dulu sebelum pergi ke kota. Kalau tidak, entah pakai apa aku akan meluapkan isi perutku.

Sesampai di kota, kami memilih untuk segera menuju pusat perbelanjaan yang lebih banyak menjual pakainnya. Ya, saat itu ibu memang berniat membelikan kakak pakaian. Entah juga kenapa. Padahal sebenanrnya kakak juga tinggal di kota selama ini. Begitulah seorang ibu, selalu ingin memberi tanpa bermaksud balasan apapun.

Saat itu matahari telah hampir menenggelamkan cahayanya. Indah merona tentunya ketika mampu menikmatinya. Apalagi bisa menikmatinya bersama keluarga. Tapi sayang beribu sayang, semua tidak berlaku seperti itu. Sore itu, hampir selesai tujuan yang kami cari. Kami, aku dan kakak mendapaati ibu yang bertingkah sedikit mencurigakan. Bahkan sangat.
Akhirnya kami mulai menduga-duga, adakah sesuatu yang telah dilakukan ibu dan dirahasiakan dari kami. TIDAK. KU MOHON TIDAK UNTUK SEKARANG YA RABB. Biarkan kami melupakan semua kejadian itu sejenak dari memori yang penuh ini.
Dengan sigat, kakak mencoba mendekati ibu dan mencari tahu. Dan ternyata benar. Kejadian itu terulang lagi. Terekam lekat dalam memori otak ku. Duhai Rabb.. ampuni aku, jika diam ku selama ini berefek seperti ini pada keluarga kecil kami.
Lemah, aku sungguh lemah saat itu. Tak mampu berkata-kata. Entah harus apa yang ku lakukan saat tahu itu terjadi lagi. Segeralah kami menyingkir, dan mencari tempat aman untuk membahas hal rumit ini. Dan ku putuskan, sms sahabatku.

SMS dia, dengan nada sedang bersedih. Tapi yang bales bukan dia, malah sosok yang buat adem hati ku. Lalu bergumam dalam hati, menebak-nebak. Jodohkah kami?? Kenapa dia tahu sekali ketika itu aku sedang bersedih, kenapa harus dia pula yang bales SMS kesedihanku, kenapa pula dia merespon dengan baik, dengan jawaban yang pakem bagi ku?? Allah, Jodohkah kami. Terbesit di dalam hati kata-kata seperti itu. Khidmat sekali aku membaca nasehat yang ia berikan pada ku. Sampai akhirnya aku bertanya lagi, Allah, jodohkah kami??

Awan berkejaran, mengiringi gerak angin yang berarakan. Aku rasanya ingin ikut berlarian di sana. Bercuap-cuap tentang segala asa yang berkecamuk dalam dada. Tangan ku masih gemetar. Getar yang tertinggal akibat membalas SMS darinya. Aku akut dalam kalut. Antara bahagia dan sedih. Hingga akhirnya, hanya bisa diam. Khidamat lagi menatap SMS berisi nasehat darinya. Sungguh sore yang indah, namun penuh luka. Diam-diam dalam hati terbesit berdoa. ”Allah, semoga jodoh ku dia dan aku jodohnya”..

*Bersambung*

Sabtu, 05 November 2011

LANGIT KU

Langit ku

Di balik jendela maya ini, ingin ku buka ruang di bilik sunyi yang terlalu lama  ku sembunyikan.
Ketika menatap langitku sore itu, ada sekilat senja yang bewarna indah merona. Membiaskan di setiap kisi2 hampaku.
Langitku, yang ku rindu. Meski sesak udara yang ku rasakan kini. Akan tetap ku ceritakan titahnya jejak2 hampaku padamu. Meski atmosfernya telah tercemari oleh laku burukku, akan ku jabarkan bagaimana kata mengusung indah gugusannya, menjadi kalimat berbait sederhana. Allah, aku tahu.. siapalah aku. Kini bermimpipun kenapa berat rasanya. Ketika yang memotivasiku seolah tiada lagi. Allah, entah.. bagaimana ku lukiskan rindu pada langitku kini. Ingin bertemu, tapi dosa yang meninggi melebihi bukit2 dan gunung2 kini membatasi. Allah, bagaimana surat rindu pada langitku ini bisa sampai paadanya. Bahwa aku ingin menjumpainya di sejumput jingga yang berwarna. Bahwa aku ingin berlari kecil sambil menggapai lembutnya awan, bukan menggapai “kosong” lagi.
Allah, bagaimana cara ku menggambarkan rindu pada langitku kini. Sedang menatapnya dari kejauhan hanya akan membuatku hujan.
Allah, bila dibalik sana.. ia pun rindu padaku. Maka biarlah aku di sini berbaik diri dulu.
Semoga… :))

Senin, 18 Juli 2011

Dan, aku kehilangan..


Buat apa ditangisi, toh semuanya sudah berjalan disiplin seperti itu ta.
Buat apalagi.. sudah terlalu lama telaga itu mengering, buat apalagi ada air di dalamnya. Toh tak ada yg mengharapkannya ada.
Kehilangan sahabat, kehilangan sifat-sifatnya.. bahkan untuk bercerita tentang suka dan duka ku aku sudah enggan, tak ada lagi kata blak2an, tak ada lagi kata special..
Bahkan mungkin tak ada lagi istilah sahabat itu.
Kau yang mengikisnya, kau sendiri yang menghabiskannya sedikit demi sedikit..
Kau lah yang sebenarnya membuat ku mundur selangkah demi selangkah dari sana. Kau tak sadar mungkin, kata-katamu sendiri yang akhirnya menciutkan nyaliku. Aku dulu ingin berlama-lama berdiam di sana. Karena toh, aku pun perlahan mulai mencintainya. Namun apa daya, kau sendiri yang membuatku akhirnya diam dnegan cintaku. Kalau kau mau menyinggungnya ribuan kalipun terserah, karena kau sendiri yang membuat ku kehabisan daya untuk menetap di sana.
sejujurnya aku butuh cerita, untuk tangis ini ku tanggung sendiri saja..
Duhai teman, aku kehilangan ruh mu, kehilangan sifat2 mu, entah sejak kapan.. aku hanya pura-pura tak tau semuanya. Kau sibuk sendiri dengan duniamu dan aku tak kan pernah sanggup untuk menyandinginya. Kau orang hebat, berbeda seperti aku. Semoga kau bahagia.

Jumat, 20 Mei 2011

Lalu, apa jadinya??


Tak sempat ku katakan pada awan yang gelisah..
Tak sempat ku utarakan pada mendung yang gemuruh..
Rintik peluhku hanya mampu merisau, tak sempat jatuh..

Tak sempat lagi berkisah
Aku, patah mematah..
Tuk nyanyikan rinai ini..

Jika kayu telah menjadi abu,
Jika api telah dipadamkan hujan..
Lalu apa jadinya??

Kamis, 19 Mei 2011

Rencana kita, rencana Allah :)


Kadang kala, sering di setiap harinya.. aku berpikir.. bahwa hari ini jadwal ku akan sangat  padat. Namun ternyata yang ku jalani adalah Allah memberi kerenggangan dalam setiap waktuku. Aku berpikir, Allah betapa akan melelahkannya hari ini. Namun nyatanya “tidak”.
Dan pernah pula aku memikirkan kerenggangan hari di suatu waktu, tapi nyatanya.. Allah malah memberikan kesibukan buatku, ke sana kemari, ini itu.. seolah tak cukup waktu ku dalam sehari itu. Bukan karena Allah bermaksud membuatku lelah saat itu, tapi IA hanya ingin aku tidak lalai dengan waktuku.

Begitulah salah satu caraNya menyayangiku, sepadat apapun hari itu.. pasti kau punya waktu untuk benafas bukan? Untuk menghargai dirimu sendiri. Allah memang akan selalu punya cara untuk membuat kita bertanya, dan mencari-cari hikmah dibalik rencanaNya. Sering sekali apa yang kita rencanakan tak sesuai dengan kenyataan, contoh di atas hanyalah pemikiran sederhana. Dan semestinya kita berpikir lebih, untuk tidak menimbulkan zhon-zhon tak baik atas rencanaNya.

Eitz… tapi tunggu dulu, bukan berarti jadi kita tidak merencanakan apa yang mesti kita lakukan dalam setiap aktivitasnya. Berapa besar derajat perubahan dari setiap agenda kita (ceeileee.. banyak euy agenda :p), tetaplah saja merencanakan itu lebih baik tentunya.

 Kita merencanakan untuk menyesuaikan diri dengan rencana Allah
-Hilmi Aminudin-

Semangat super selalu.. ;))

Selasa, 17 Mei 2011

LAPORAN LABA_RUGI, NERACA, DAN CASH FLOW

LABA-RUGI

A. Pengertian Laporan Laba-Rugi
Laporan Laba-Rugi adalah suatu bentuk laporan keuangan yang menyajikan informasi hasil usaha perusahaan yang isinya terdiri dari pendapatan usaha dan beban usaha untuk satu periode akuntansi tertentu.

Unsur-unsur laporan laba-rugi, yaitu:
1. Pendapatan
2. Beban

B. Bentuk Laporan Laba-Rugi
Laporan Laba-Rugi dapat dibuat dalam dua bentuk, yaitu:
1. Bentuk Single Step atau Langsung
Semua pendapatan dikelompokkan tersendiri di bagian atas dan dijumlahkan, kemudian semua beban dikelompokkan tersendiri di bagian bawah dan dijumlahkan. Jumlah pendapatan dikurangi jumlah beban, selisihnya merupakan laba bersih atau rugi bersih.
2. Bentuk Multiple Step atau Tidak Langsung
Pendapatan dibedakan menjadi pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha, demikian juga beban dibedakan menjadi beban usaha usaha dan beban di luar usaha. Pendapatan dan beban usaha disajikan pertama, pendapatan dan beban di luar usaha disajikan kemudian.
C. Langkah-langkah Penyusunan Laporan Laba-Rugi
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menyusun Laporan Laba-Rugi:
1. Judul Laporan
* Menuliskan nama perusahaan, nama laporan, dan periode laporan di tengah atas halaman
2. Isi Laporan
Bentuk single step:
* Menuliskan semua pendapatan
* Menuliskan semua beban
* Menghitung selisih pandapatan dan beban, jika pendapatan lebih besar dari pada beban maka selisihnya disebut laba bersih dan jika sebaliknya maka selisihnya disebut rugi bersih.
Bentuk multiple step:
* Menuliskan pendapatan usaha
*Menuliskan beban usaha
* Menghitung selisih pandapatan dan beban usaha, jika pendapatan usaha lebih besar dari pada beban usaha maka selisihnya disebut laba usaha dan jika sebaliknya maka selisihnya disebut rugi usaha.
* Menuliskan pendapatan usaha
* Menuliskan beban usaha
* Menghitung selisih pandapatan dan beban usaha, jika pendapatan usaha lebih besar dari pada beban usaha maka selisihnya disebut laba usaha dan jika sebaliknya maka selisihnya disebut rugi usaha.
* Menuliskan pendapatan di luar usaha
* Menuliskan beban di luar usaha
* Menghitung selisih pendapatan dan beban di luar usaha, jika pendapatan di luar usaha lebih besar dari pada beban di luar usaha maka selisihnya disebut laba di luar usaha dan jika sebaliknya maka selisihnya disebut rugi di luar usaha.
* Menghitung laba (rugi) usaha dengan laba (rugi) di luar usaha, hasilnya disebut laba (rugi) bersih sebelum pajak.
* Laba bersih sebelum pajak dikurangi dengan pajak penghasilan yang dikenakan dan hasilnya disebut laba bersih setelah pajak.
D. Contoh Laporan Laba-Rugi


Laporan rugi/laba
PT. ABCD
Untuk periode berakhir 31 Desember 2000
Pendapatan:

Penjualan
10,000,000
Harga pokok penjualan:

Persediaan awal
2,000,000

Pembelian
7,000,000

Tersedia untuk dijual
9,000,000

Persediaan akhir
3,000,000

Harga pokok penjualan
6,000,000
Laba kotor
4,000,000
Biaya operasional:

Biaya komisi
500,000

Biaya transportasi
100,000

Biaya listrik, telpon, air
600,000

Biaya gaji pegawai
1,200,000

Biaya penyusutan bangunan
300,000

Biaya penyusutan inventaris
200,000

Total
2,900,000
Laba operasi
1,100,000
Biaya bunga
100,000
Laba sebelum pajak
1,000,000
Biaya pajak
200,000
Laba/(rugi) bersih

800,000
NERACA

PT. ABCD
Per 31 Desember 2000
Aktiva

Aktiva lancar:

Kas
1,000,000
Piutang usaha
5,000,000
Uang muka pembelian
500,000
Persediaan barang
3,000,000
Total aktiva lancar
9,500,000
Aktiva tetap:

Tanah
50,000,000
Bangunan
20,000,000

Akumulasi penyusutan-bangunan
(5,000,000)
15,000,000
Inventaris kantor
2,000,000

Akumulasi penyusutan-inventaris
(500,000)
1,500,000
Total aktiva tetap
66,500,000
Total aktiva
76,000,000



Hutang

Hutang lancar:

Hutang dagang
2,000,000
Hutang gaji
500,000
Biaya yang masih harus dibayar
1,000,000
Total hutang lancar
3,500,000
Hutang jangka panjang:

Hutang bank
20,000,000
Total hutang jangka panjang
20,000,000
Total hutang
23,500,000



Modal

Modal disetor
40,000,000
Laba ditahan
12,500,000
Total modal
52,500,000
Total hutang dan modal
76,000,000
Di dalam akuntansi keuangan, Neraca atau laporan posisi keuangan (bahasa Inggris: balance sheet atau statement of financial position) adalah bagian dari laporan keuangan suatu entitas yang dihasilkan pada suatu periode akuntansi yang menunjukkan posisi keuangan entitas tersebut pada akhir periode tersebut. Neraca terdiri dari tiga unsur, yaitu aset, liabilitas, dan ekuitas yang dihubungkan dengan persamaan akuntansi berikut:
Informasi yang dapat disajikan di neraca antara lain posisi sumber kekayaan entitas dan sumber pembiayaan untuk memperoleh kekayaan entitas tersebut dalam suatu periode akuntansi (triwulanan, caturwulanan, atau tahunan).
Laporan neraca adalah laporan keuangan utama yang diterbitkan pada akhir periode akuntansi yaitu per tanggal 31 Desember. Tanggal tersebut adalah syarat minimal dan sifatnya formal berdasarkan suatu kewajiban perusahaan melaporkan transaksi keuangan bukan berdasarkan kebutuhan.

CASH FLOW

Cash flow (aliran kas) merupakan “sejumlah uang kas yang keluar dan yang masuk sebagai akibat dari aktivitas perusahaan dengan kata lain adalah aliran kas yang terdiri dari aliran masuk dalam perusahaan dan aliran kas keluar perusahaan serta berapa saldonya setiap periode.
Hal utama yang perlu selalu diperhatikan yang mendasari dalam mengatur arus kas adalah memahami dengan jelas fungsi dana/uang yang kita miliki, kita simpan atau investasikan. Secara sederhana fungsi itu terbagi menjadi tiga yaitu
Pertama, fungsi likuiditas, yaitu dana yang tersedia untuk tujuan memenuhi kebutuhan sehari-hari dan dapat dicairkan dalam waktu singkat relatif tanpa ada pengurangan investasi awal
Kedua, fungsi anti inflasi, dana yang disimpan guna menghindari resiko penurunan pada daya beli di masa datang yang dapat dicairkan dengan relatif cepat.
·Ketiga,capital growth, dana yang diperuntukkan untuk penambahan/perkembangan kekayaan dengan jangka waktu relatif panjang..
Aliran kas yang berhubungan dengan suatu proyek dapat di bagi menjadi tiga kelompok yaitu:
a) Aliran kas awal (Initial Cash Flow) merupakan aliran kas yang berkaitan dengan pengeluaran untuk kegiatan investasi misalnya; pembelian tanah, gedung, biaya pendahuluan dsb. Aliran kas awal dapat dikatakan aliran kas keluar (cash out flow)
b) Aliran kas operasional (Operational Cash Flow) merupakan aliran kas yang berkaitan dengan operasional proyek seperti; penjualan, biaya umum, dan administrasi. Oleh sebab itu aliran kas operasional merupakan aliran kas masuk (cash in flow) dan aliran kas keluar (cash out flow).
c) Aliran kas akhir (Terminal Cash Flow) merupakan aliran kas yang berkaitan dengan nilai sisa proyek (nilai residu) seperti sisa modal kerja, nilai sisa proyek yaitu penjualan peralatan proyek.
KETERBATASAN
Cash flow mempunyai beberapa keterbatasan-keterbatasan antara lain;
a)   Komposisi penerimaan dan pengeluaran yang dimasukan dalam cash flow hanya yang bersifat tunai.
b)  Perusahaan hanya berpusat pada target yang mungkin kurang fleksibel
c)  Apabila terdapat perubahan pada situasi internal maupun eksternal dari perusahaan yang dapat mempengaruhi estimasi arus kas masuk dan keluar yang seharusnya diperhatikan, maka akan terhambat karena manager hanya akan terfokus pada budget kas misalnya; kondisi ekonomi yang kurang stabil, terlambatnya customer dalam memenuhi kewajibanya.
MANFAAT
Adapun kegunaan dalam menyusun estimasi cash flow dalam perusahaan sangat berguna bagi beberapa pihak terutama manajement. Diantaranya:
1)  Memberikan seluruh rencana penerimaan kas yang berhubungan dengan rencana keuangan perusahaan dan transaksi yang menyebabkan perubahan kas.
2)  Sebagian dasar untuk menaksir kebutuhan dana untuk masa yang akan datang dan memperkirakan jangka waktu pengembalian kredit.
3)  Membantu menager untuk mengambil keputusan kebijakan financial.
4)  Untuk kreditur dapat melihat kemampuan perusahaan untuk membayar kredit yang diberikan kepadanya

Air, Embun, Bintang, Langit, Pelangi

Menghargai hidup, itu artinya menghargai apa2 yang Allah berikan kepada kita. Kesusahan, kesenangan..
adalah bagian agar hidup menjadi lebih hidup.
seperti air yang bermanfaat..
seperti embun yang bening menggeliat
seperti bintang yang rela menunggu jutaan tahun untuk memancaarkan sinaarnya..
seperti langit yang biru berkisah..
seperti pelangi yang tak sempurna bulatnya..

Jangan sekedar diLihat, tapi juga di baca yo..!

Jangan sekedar diLihat, tapi juga di baca yo..!
Semoga bermanfaat.

Label

#dakwah (3) #Labirin (6) #profesi (2) aku-kau (2) BEMERS (1) Cerpen (1) Cinta (12) Hikmah (12) Jejak juang.. (19) Jurusan (2) Melingkar (1) Mimpi (2) pilihan-pilihan (1) Pojok Rumpi.. (10) Setitik CINTA (16) Siklus (7) Ukhuwah (2)
Powered By Blogger