MTs Negeri Pantar

Unggul Dalam Prestasi, tanggap Terhadap Iptek, Santun dalam bersikap

  • Galeri Foto
  • Kesiswaan
  • Kurikulum
  • Profil
  • Sarana Pra-sarana

RODA KEHIDUPAN

Posted by PutraElThoda on 20/04/2018
Posted in: Keagamaan. Tinggalkan komentar

 

KHUTBAH PERTAMA:

إِنَّ الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

“يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ”.

“يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُواْ رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَاء وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِي تَسَاءلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً”.

“يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيداً . يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً عَظِيماً”.

أَمَّا بَعْدُ، فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ، وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَشَرُّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ.

Jama’ah Jum’at rahimakumullah…

Mari kita tingkatkan ketaqwaan kepada Allah ta’ala dengan ketaqwaan yang sebenar-benarnya; yaitu mengamalkan apa yang diperintahkan oleh-Nya dan Rasul-Nya shallallahu ’alaihi wasallam serta menjauhi apa yang dilarang oleh-Nya dan Rasul-Nya shallallahu ’alaihi wasallam.

Jama’ah Jum’at yang semoga dimuliakan Allah…

Roda kehidupan. Itulah barangkali salah satu ungkapan yang pas untuk menggambarkan perjalanan kita di dunia yang fana ini. Roda yang berputar, kadang di atas dan kadang pula di bawah. Ada kehidupan dan ada kematian. Ada kondisi sehat dan ada kondisi sakit. Ada rasa senang dan adapula rasa susah. Ada kondisi kaya dan ada kondisi miskin. Ada saatnya naik jabatan dan ada saatnya pula turun dari jabatan. Ini semua adalah bagian dari ujian kehidupan.

Allah ta’ala berfirman,

“وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً”

Artinya: “Kami (Allah) akan menguji kalian dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan”. QS. Al-Anbiya’ (21): 35.

Beruntunglah para manusia yang sukses dan berhasil melewati berbagai macam ujian yang sangat beragam tersebut dengan baik..

Kaum muslimin dan muslimat yang kami hormati…

Tidak mudah memang untuk sukses dalam melewati berbagai macam ujian yang amat beragam itu. Ada yang sukses saat diuji dengan kekayaan, namun ternyata ia gagal ketika diuji dengan kemiskinan. Ada pula yang sebaliknya; sukses saat diuji dengan kemiskinan, tetapi gagal ketika diuji dengan kekayaan.

Ada yang sukses saat diuji dengan kesehatan, namun gagal ketika diuji dengan sakit. Sebaliknya, ada yang sukses saat diuji dengan sakit, tetapi gagal ketika diuji dengan kesehatan.

Ada yang sukses saat mendapat ujian naik jabatan, namun gagal ketika diuji turun jabatan. Adapula yang sebaliknya, sukses saat mendapat ujian turun jabatan, namun gagal ketika diuji naik jabatan.

Bagaimanakah gerangan caranya agar kita bisa sukses total dalam menghadapi berbagai macam ujian yang beragam tadi?

Faktor pertama dan utama yang diperlukan hamba, adalah taufik dan bantuan dari Allah ta’ala.

Jama’ah Jum’at yang dirahmati Allah…

Taufik dari Allah adalah karunia yang diberikan-Nya kepada siapapun yang Dia kehendaki. Tidak peduli apakah ia pejabat atau rakyat jelata, pria atau wanita, tua atau muda, bersuku Jawa atau Sunda atau Sumatra. Semua berpeluang untuk mendapatkan karunia istimewa tersebut.

Namun, kita semua dituntut untuk berusaha dan berikhtiar dalam mengejar karunia mulia itu. Salah satu bentuknya adalah dengan mengamalkan nasehat Nabi shallallahu ’alaihi wasallam berikut ini,

“تَعَرَّفْ إِلَى اللهِ فِي الرَّخَاءِ يَعْرِفْكَ فِي الشِّدَّةِ”

“Kenalilah Allah saat lapang; niscaya Dia akan mengenalimu ketika engkau susah”. HR. Al-Hakim dari Ibn Abbas radhiyallahu ‘anhuma dan dinyatakan sahih oleh al-Albaniy.

Dalam kitab Jâmi’ al-‘Ulûm wa al-Hikam, Imam Ibn Rajab rahimahullah menjelaskan makna hadits di atas. Maksud dari mengenali Allah saat lapang adalah: bertakwa kepada-Nya serta menjalankan aturan-Nya. Barang siapa menjalankan hal itu, maka ia telah mengenal Allah. Sehingga ia memiliki hubungan spesial dengan-Nya. Nah, ketika ia mengalami kondisi susah, niscaya saat itu Allah akan mengenalinya. Kedekatannya dengan Allah saat lapang, sangat bermanfaat dalam kondisi susah seperti ini. Ia akan disayang Allah dan dikabulkan permintaannya.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah…

Kondisi lapang, contohnya adalah saat kita sehat, kaya, menduduki jabatan dan yang semisal dengan itu.

Sedangkan kondisi susah, contohnya adalah ketika kita sakit, miskin, turun jabatan dan yang semisalnya.

Maka, saat kondisi fisik sehat, gunakanlah kesempatan emas itu untuk lebih bersemangat dalam beribadah kepada Allah ta’ala. Menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Tunaikan shalat berjamaah di masjid dan ringan tanganlah dalam membantu orang lain yang membutuhkan bantuan.

Bila itu dilakukan, insyaAllah kita akan dibantu Allah agar kuat dalam menghadapi ujian sakit. Akan terasa ringan dalam menjalani penderitaan itu. Akan dibantu untuk bisa bersabar dalam menanggung ketidaknyamanan. Dan mungkin juga akan segera dikaruniai kesembuhan oleh Allah ta’ala. Itulah antara lain buah dari kepatuhan kita dahulu pada Allah, saat kondisi tubuh kita sedang sehat.

Setali tiga uang, saat kondisi rizki sedang lancar. Tunaikanlah zakat harta kita, jangan lupakan saudara-saudara kita kaum fakir-miskin dan dhu’afa. Dukung proyek-proyek kebaikan Islam.

Bila itu dijalankan, insyaAllah ketika rizki seret, keimanan kita akan tetap kokoh karena dijaga oleh Allah ‘azza wa jalla. Rizki yang sedikit akan tetap mencukupi kebutuhan kita, karena diberkahi oleh Allah. Dan mungkin badai ujian ekonomi tersebut akan segera berakhir. Itulah antara lain buah dari ketaatan kita dahulu pada Allah saat rizki sedang lancar.

Tidak jauh berbeda, manakala kita menduduki kursi jabatan. Pergunakanlah kesempatan emas itu untuk mematuhi dan menjalankan aturan-aturan Allah, bukan justru melanggarnya. Adakanlah kegiatan-kegiatan yang tidak menabrak aturan agama. Berusahalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan justru memperkaya diri sendiri dan kroni-kroni. Imbangkanlah pembangunan fisik dan mental, jasmani dan rohani. Jangan timpang antara keduanya.

Apabila seluruh kebaikan itu ditunaikan, insyaAllah saat turun dari kursi jabatan, kita akan tetap disegani dan dihormati oleh rakyat dan bawahan. Akan ikhlas dalam menjalani ketetapan Tuhan. Serta yang paling istimewa dari itu semua, insyaAllah akan meraih keridhaan dari Allah Yang Maha Rahman. Itulah antara lain buah manis dari kepatuhan kita kepada Allah, saat dahulu sedang menduduki kursi jabatan.

 

أقول قولي هذا، وأستغفر الله لي ولكم ولجميع المسلمين والمسلمات، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم.

 

KHUTBAH KEDUA:

 

الْحَمْدُ للهِ “غَافِرِ الذَّنْبِ وَقَابِلِ التَّوْبِ شَدِيدِ الْعِقَابِ ذِي الطَّوْلِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ إِلَيْهِ الْمَصِيرُ”، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ لاَ نِدَّ لَهُ سُبْحَانَهُ وَلاَ شَبِيْهَ وَلاَ مَثِيْلَ وَلاَ نَظِيْرَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْبَشِيْرُ النَّذِيْرُ وَالسِّرَاجُ الْمُنِيْرُ، صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَكُلِّ تَابِعٍ مُسْتَنِيْرٍ.

Sidang Jum’at yang kami hormati…

Allah subhanahu wa ta’ala mengingatkan kita bahwa hakikat kekuasaan dan kemuliaan itu adalah milik Allah ‘azza wa jalla. Dia yang memberi jabatan kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Dia pula yang mencabut jabatan dari siapa pun yang dikehendaki-Nya.

“قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ”

Artinya: “Katakanlah (Muhammad), “Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkau lah segala kebaikan. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu”. QS. Ali Imran (3): 26.

Maka, jangan sampai karunia Allah berupa kekuasaan itu, justru digunakan untuk melanggar aturan Sang Pemberi karunia kekuasaan tersebut, yakni Allah subhanahu wa ta’ala..

 

هذا؛ وصلوا وسلموا –رحمكم الله– على الصادق الأمين؛ كما أمركم بذلك مولاكم رب العالمين، فقال سبحانه: “إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً”.

اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد, اللهم بارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد.

ربنا ظلمنا أنفسنا وإن لم تغفر لنا وترحمنا لنكونن من الخاسرين

ربنا اغفر لنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين آمنوا ربنا إنك رؤوف رحيم

ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا وهب لنا من لدنك رحمة إنك أنت الوهاب

اللهم نج إخواننا المؤمنين المستضعفين في بورما، وسوريا، وفلسطين، وفي كل مكان

اللهم اشدد وطأتك على كفار بورما الظالمين، وعلى جيوش بشار المجرمين ومن حالفهم من الروس والصين وإيران واليهود الظالمين، يا عزيز يا جبار

اللهم اجعلها عليهم سنين كسني يوسف

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين

وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين. أقيموا الصلاة…

 

Bagikan ini:

  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Suka Memuat...

The Elephant Rope

Posted by PutraElThoda on 03/04/2018
Posted in: Uncategorized. Tinggalkan komentar

Ketika seorang pria berjalan melewati sekumpulan gajah, ia tiba-tiba berhenti. Ia bingung dengan fakta bahwa makhluk-makhluk besar itu sedang diikat hanya dengan sebuah tali kecil yang terikat pada kaki depan mereka. Tidak ada rantai, tidak ada kandang. Jelas sekali bahwa gajah bisa melepaskan diri dari ikatan mereka kapan saja. Tetapi entah untuk beberapa alasan, mereka tidak melakukannya.

Dia melihat seorang pelatih di dekatnya dan bertanya kepada pelatih tersebut. “Mengapa hewan-hewan itu hanya berdiri di sana dan tidak berusaha untuk melarikan diri?”

elephant-111695_960_720 “Yah, ketika mereka masih sangat muda dan jauh lebih kecil, kami menggunakan ukuran tali yang sama untuk mengikat mereka. Dan, pada usia tersebut, tali itu sudah cukup untuk menahan mereka. Saat mereka tumbuh dewasa, mereka dikondisikan untuk percaya bahwa mereka tidak dapat melepaskan diri. Mereka percaya bahwa tali tersebut masih bisa menahan mereka, sehingga mereka tidak pernah mencoba untuk membebaskan diri. ” Begitu penjelasan dari pelatih gajah tersebut.

Pria itu kagum. Hewan-hewan ini bisa saja setiap saat membebaskan diri dari ikatan tali mereka. Tetapi karena mereka percaya bahwa mereka tidak bisa, mereka terjebak tepat dimana mereka berada.

Seperti gajah, berapa banyak dari kita yang menjalani hidup tergantung pada suatu keyakinan bahwa kita tidak bisa melakukan sesuatu, hanya karena kita gagal sekali sebelumnya?

Kegagalan adalah bagian dari pembelajaran. Kita tidak boleh menyerah untuk berjuang di dalam hidup anda. 

Bagikan ini:

  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Suka Memuat...

Setiap orang Memiliki Kisah Hidup

Posted by PutraElThoda on 03/04/2018
Posted in: Uncategorized. Tinggalkan komentar

Seorang lelaki berusia 24 tahun sedang berada di kereta api bersama dengan ayahnya. Ia melihat keluar melalui jendela kereta api dan berteriak,

“Ayah, lihat pohon-pohon itu berjalan!”

trail-976702_960_720Ayahnya tersenyum, namun pasangan muda yang duduk di dekatnya, memandang perilaku kekanak-kanakan lelaki yang berusia 24 tahun dengan kasihan. Tiba-tiba lelaki tersebut kembali berseru …

“Ayah, awan itu terlihat berlari mengejar kita!”

Pasangan ini tidak bisa menahan rasa risih mereka dan berkata kepada orang tua lelaki tersebut,

“Mengapa anda tidak membawa anak anda ke dokter ahli jiwa?” Orang tua itu tersenyum dan berkata…

“Saya sudah membawanya ke dokter, dan kami baru saja pulang dari Rumah Sakit. Anak saya buta sejak lahir, dia baru bisa mendapatkan donor mata dan baru bisa melihat hari ini”.

Setiap orang di dunia ini memiliki sebuah cerita tersendiri. Jangan menilai orang lain sebelum anda benar-benar mengenal mereka. Karena kenyataannya yang terjadi mungkin dapat mengejutkan anda.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Suka Memuat...

Lepaskan Masalah Anda

Posted by PutraElThoda on 03/04/2018
Posted in: Uncategorized. Tinggalkan komentar

Keledai favorit seorang pria jatuh ke dalam sebuah lubang yang dalam. Dia tidak bisa menarik keledai tersebut keluar, tidak peduli seberapa keras ia mencobanya. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk mengubur keledainya hidup-hidup.

Tanah mulai ditimbun ke lubang tempat keledai berada dari atas. Keledai yang merasa tertimpa tanah, menggoyangkan tubuhnya untuk menjatuhkan tanah di atas tubuhnya, dan melangkah di atas tanah tersebut. Tanah berikutnya ditimbun kembali ke dalam lubang.

donkey-105719_960_720Keledai itu mengibaskan kembali tubuhnya dan menaiki tanah tersebut. Semakin tanah ditimbun, semakin tinggi tanah tersebut naik. Menjelang siang, keledai itu dapat keluar dari lubang, lalu merumput di padang rumput hijau.

Setelah banyak ‘mengibaskan’ masalah, Dan melangkah (belajar dari kisah di atas), Suatu saat setelah terlepas dari masalah, anda akan mampu merumput di padang rumput hijau. Anda akan mampu meraih apa yang anda impikan.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Suka Memuat...

Hal-hal yang Tidak Merusak Puasa Tapi Sering Dianggap Membatalkan Puasa

Posted by PutraElThoda on 15/03/2018
Posted in: Uncategorized. Tinggalkan komentar

avatar abifasyaFarhansyaddad weblog

Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada nabi kita Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya.

Banyak perkara yang tersiar di masyarakat sebagai pembatal puasa, karenanya harus dijauhi, padahal tidak ada dalil dan keterangan yang jelas tentangnya. Semoga tulisan yang disadur dari fatwa-fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Bazz rahimahullah dan Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin ini bisa menjawab persoalan-persoalan tersebut.

Lihat pos aslinya 2.425 kata lagi

Bagikan ini:

  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Suka Memuat...

kisah nyata:Ku Jemput Jodoh Idealku di Tahajjud Cintaku — aimarusciencemania

Posted by PutraElThoda on 27/02/2018
Posted in: Uncategorized. Tinggalkan komentar

Ku Jemput Jodoh Idealku di Tahajjud Cintaku Assalamu’alaikum wr.wb…ta’arufan dulu akhi dan ukhti…nama saya Aida, berstatus “khotijah muda” berusia 27 tahun, berprofesi sebagai guru honorer di sekolah menengah Swasta, hobby merias wajah sendiri dan wajah wanita lainnya…ya sebut saja perias yang masih meerintis usahanya, pribadinya yang periang, comel, ya agak bawel gitu sih…supel mudah […]

melalui kisah nyata:Ku Jemput Jodoh Idealku di Tahajjud Cintaku — aimarusciencemania

Bagikan ini:

  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Suka Memuat...

kisah nyata:Perjuangan Awal Menuju Universitas Bersama Superheroku — aimarusciencemania

Posted by PutraElThoda on 27/02/2018
Posted in: Uncategorized. Tinggalkan komentar

Perjuangan Awal Menuju Universitas Bersama Superheroku Ayah, Ibu, dan kakakku adalah superheroku yang terhebat Berhari-hari aku murung, mondar- mandir gak tahu apa yang harus dilakukan. Ibuku juga merasakan kesedihan dan kegalauanku itu, sampai berkata, “ Ndok…ndok…kalau kamu bisa ku telan, tak telan lagi biar kamu ada di kandunganku lagi, biar aku gak liat kesedihanmu” […]

melalui kisah nyata:Perjuangan Awal Menuju Universitas Bersama Superheroku — aimarusciencemania

Bagikan ini:

  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Suka Memuat...

ANGIOSPERMAE – GYMNOSPERMAE

Posted by PutraElThoda on 27/02/2018
Posted in: Pendidikan. Tinggalkan komentar

Setelah anda sudah mengenal diri anda, sifat , kelakuan , kekurangan , kelebihannya , mulai sekarang anda harus kenal yang lain temannya , kakak adiknya, keluarga begitu juga lingkungannya……..
Untuk itu saya perkenalkan organisme lain diluar diri anda yang juga harus sampeyan ketahui yaitu tumbuhan sebagai pondasi alam lingkungan karena ia pabrik , ia industri dari pangan kita , industri pangan hewan hewan yang ada disekitar kita , sementara saya kenalkan kelompok tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae OK semoga bisa bermanfaat bagi anda setelah mengenalnya dibagian terakhirnya ada film berhubungan dengan Klasifikasi Kingdom Plantae untuk mengetahui dimanakanh kedudukan si Gymnospermae atau Angiospermae itu OK

Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka)

  • Ciri-ciri gymnospermae tidak mempunyai bunga sejati, tidak ada mahkota bunganya.
  • Bunganya berupa strobillus , yang mampu menghasilkan sekret berupa tetes getah yang berrisi sel kelamin jantan pada stroobilus jantan dan sel telur pada strobillus betina
  • Sel kelamin jantan dan betina pada strobilus itu  akan bertemu membentuk zygote yang akhirnya menjadi biji
  • Karena hanya sekali pembuahan dan hanya membentuk biji maka tidak membentuk bakal buah maka Gymnospermae bijinya terdapat di luar permukaan dan tidak dilindungi oleh daun buah
  • Bakal biji terdapat di luar permukaan dan tidak dilindungi oleh daun buah itu disebut berbiji terbuka artinya jika kita membuka kulit buah itu langsung terlihat bijinya misal melinjo , namun jika kita membuka buah salak misalnya jika kulit kita buka maka terlihat buahnya baru didalamnya ditemukan bijinya OK
  • Merupakan tumbuhan heterospora yaitu menghasilkan dua jenis sel kelamin yang berlainan sehingga berumah dua atau dioceus
  • Sel kelamin yang besar berupa megaspora pada strobilus betina membentuk gamet betina, sedangkan mikrospora menghasilkan serbuk sari yang mirip dengan tumbuhan Angiospermae berupa sel kelamin jantan
  • Struktus reproduksi terbentuk di dalam strobilus atau runjung belum mempunyai bunga .
  • Dalam reproduksi terjadi pembuahan tunggal.karena sperma yang dihasilkan hanya membuahi ovum, belum ada Inti kandung lembaga sekunder sehingga tidak terbentuk bakal buah
  • Penyerbukan pertemuan sel kelamin biasanya dibantu angin ( anemogami)
  • Tanamannya besar besar berupa pohon tidak ada yang berupa rumput rumputan sehingga akarnya berupa akar tunggang,
  • Contoh tanaman Gymnospermae yang hanya berupa pohon dengan batang yang bercabang cabang maka pada batangnya dipastikan terdapat kambium
  • Daunnya bervariasi berupa daun tunggal kaku maupun berupa daun yang berbentuk seperti rambut pada pinus , cemara maupun contoh coniferae

Gymnospermae dibagi dalam empat kelompok yaitu (GC-GC)

  1. Ginkgoinae
  2. Cycadinae
  3. Gnetinae.
  4. Coniferae / Pinophyta

 1.Ginkgoinae

   – Ginkgo (Ginkgo biloba)

1. Ginkgoinae

Ginkgoinae (Hanya satu jenis yang masih bertahan: Ginkgo biloba)

Tumbuhan ini merupakan tumbuhan asli dari daratan Cina. Tinggi pohon dapat mencapai 30 meter, daun berbentuk kipas mudah gugur. dan berumah dua. Berdasarkan bukti fosil ginkgo diperkirakan telah hidup sejak jaman jura (181 juta tahun yang lalu). Serbuk sari dan bakal biji dihasilkan oleh individu yang berlainan. Anggota kelompok ini hanya ada satu species yaitu Ginkgo biloba. Spesies ini tercatat sebagai spesies pohon tertua di dunia. Selama 80 tahun spesies ini belum pernah berubah.

Ciri khas tanaman ini adalah

  • Mempunyai daun yang berbentuk seperti kapas dengan lebar 5 sampai 10 sentimeter dan tinggi batang mencapai 30 meter. Selain itu, daunnya juga ada yang berbentuk mirip daun paku kelompok suplir.
  • Ketika musim penyerbukan tiba, tanaman ini mengeluarkan bau yang kurang sedap dan dijauhi oleh manusia. Habitus pohon tinggi lebih dari 1000 kaki, daun berubah warna dan menggugurkan daunnya pada musim rontok.
  • Tumbuhan berumah dua (diesis)
  • Gamet jantan motil, penyerbukan di air.
  • Daun muda menggulung, melebar bentuk kipas, daun terbagi dua simetris karena lekukan yang dalam, mengalami perkembangan.
  • Strobilus jantan berbentuk kerucut; strobilus betina dngan 2 ovuli yang berbeda kematangannya; ovulum mempunyai pembungkus berdaging yang dapat berubah warna.
  • Lembaga mempunyai 2 cotyledon

 

2 Cycadinae

   –  Pakis haji

Cycadinae

Ordo ini dicirikan dengan bentuk dan susunan daun yang mirip dengan pohon palem. Batang tidak bercabang, akar serabut, dan ujung daun mudanya menggulung seperti daun tumbuhan paku muda, termasuk dalam tumbuhan berumah dua. Alat kelamin jantan dan alat kelamin betina terdapat pada pohon yang berbeda. Pohon jantan mempunyai tongkol dengan kotak-kotak berisi serbuk sari. Pohon betina membentuk daun buah yang pipih yang pada lekukan tepi daun buah terdapat bakal biji.

Ordo ini beranggotakan sembilan genus yang masih hidup sampai sekarang dan meliputi sekitar 100 spesies. Meskipun tumbuhan ini tidak ditemukan dalam fosil diduga sudah muncul pada zaman trias sampai kapur awal. Tanda-tanda khas golongan ini adalah batang tidak bercabang, daun majemuk tersusun sebagai tajuk di pucak pohon. Cycadales baik ditemukan baik di wilayah tropic maupun subtropik, misalnya Zamia dan Cycas rumphii (pakis haji).
Adapun ciri – ciri umum dari ordo Cycadales adalah :

  • Berupa pohon, seperti kelapa sawit dengan pertulangan daun sejajar. Batang tidak bercabang, daunnya majemuk, tersusun sebagai tajuk di puncak pohon.
  • Berumah dua, artinya ada tanaman jantan yang menghasilkan strobilus jantan dan tanaman betina yang menghasilkan strobilus betina pada tanaman yang berbeda. Anggota ini menghasilkan strobilus yang besar. Meskipun demikian, rata – rata reproduksinya rendah. Dari 15 – 20 strobilus yang dihasilkan tumbuhan Cycas jantan, hanya satu atau dua saja yang siap melepaskan serbuk sarinya. Strobilus jantan ini menghasilkan aroma yang membuat serangga tertarik untuk datang. Setelah datang, serangga tersebut akan memakan strobilus dan berkembang biak. Pada saat yang sama, strobilus betina menghasilkan bau yang dapat mengusir serangga yang datang kepadanya. Setelah beberapa waktu, strobilus betina menghasilkan aroma yang justru menarik serangga yang berasal dari strobilus jantan. Sambil membawa mikrospora dari strobilus jantan, serangga tersebut menuju strobilus betina dan terjadilah polinasi.
  • Daun berbagi menyirip, tersusun roset batang, daun muda menggulung.
  • Mirip palma berkayu berbentuk pohon atau semak.
  • Strobilus terminalis, uniseksualis, dioecious.
  • Strobilus jantan mengandung banyak sekali mikrosporofil yang tersusun spiral dengan mikrosporangia pada permukaan bawah.
  • Gamet jantan (spermatozoid) motil, di lingkungan air, penting untuk penyerbukan.
  • Jumlah ovuli dua atau lebih pada tiap megasporofil.
  • Megasporofil mirip bulu ayam, tersusun longgar di ujung batang atau tersusun rapat dan kompak.

 

  1. Gnetinae

    –  Melinjo (Gnetum gnemon)

Gnetinae

Gnetophyta adalah divisi dari anggota Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka). Di Indonesia contohnya adalah tumbuhan melinjo ( Gnetum gnemon ) yang merupakan anggota dari kelompok ini.

Ciri -ciri

  • Daunnya tunggal, duduknya berhadapan. Batangnya berkayu tanpa saluran resin.
  • Bunga majemuk berbentuk bulir, keluar dari ketiak daun.
  • Buah dan daun muda melinjo dapat disayur, bijinya dibuat emping; dan serabut kulitnya untuk pembuatan jala.
  • Gnetophyta merupakan divisi yang dianggap paling maju di antara keempat divisi pada gymnospermae.
  • Struktur anatomi yang mendekati angiospermae menjadi pertimbangan hal tersebut. Kemiripan tersebut terletak pada struktur pembuluh.
  • Gnetinae tersebar dari daerah gurun hingga daerah dekat hutan hujan tropis.
  • Genus Welwitschia merupakan semak gurun yang cukup populer di Afrika
  • Melinjo (Gnetum gnemon) sepintas tidak berbeda dengan Angiospermae
  1. Coniferae

    Pinus merkusii

3
Coniferae / Coniferales artinya tumbuhan pembawa kerucut, karena alat reproduksi jantan atau betina berupa strobilus. Ada dua strobilus, yaitu strobilus biji atau strobilus betina dan strobilus jantan strobilus serbuk sari.
Seperti halnya tumbuhan gymnospermae yang lain. Meskipun Coniferales banyak ditemukan pada zaman sekarang, sebenarnya merupakan tumbuhan purba yang pernah hidup dominant pada zaman karbon atas ( 345 juta tahun lalu). Anggota Coniferales merupakan tumbuhan evergreen (selalu hijau )
Adapun ciri umum divisi ini adalah

  • Tanaman berupa pohon, daun berbentuk jarum, serta ada yang berumah satu dan berumah dua.
  • Pohon pinus dan cemara banyak hidup di Eropa bagian pegunungan. Di Eropa tanaman pinus dan cemara disebut evergreen, artinya daunnya tetap hijau sepanjang masa.

DETAIL

  1. Ginkgoinae hanya mempunyai satu spesies di dunia ini yaitu Ginkgo biloba, dioceus, biji tidak di dalam rujung benar-benar terbuka ke udara bebas.
  2. Cycadinae hidup di daerah tropis dan subtropis, diesis, contohnya Cycas revoluta, Pakis haji(Cycas rumphii ), Encephalartos transvenosus.
  3. Gnetinae berbeda dengan kelompok lainnya karena memiliki pembuluh kayu untuk mengatur air pada bagian xilemnya. Contohnya Gnetum gnemon, Epherda dan Welwitschia.
  4. Coniferae / Pinophyta dikenal sebagai konifer, menghasilkan resin/getah, monoesis, daun berbentuk jarum, contohnya Pinus merkusii (Tusam/ pinus) , Agathis alba (damar) , Cemara , Conifer ,Pohon balsam (Abies balsamea) dll
  • Manfaat gymnospermae yaitu untuk industri kertas dan korek api (Pinus dan Agathis), untuk obat-obatan (Pinus, Ephedra, Juniperus), untuk makanan (Gnetum gnemon), tanaman hias (Thuja, Cupressus, Araucaria).

METAGENESIS GYMNOSPERMAE

 

ANGIOSPERMAE (tumbuhan berbiji tertutup)

  • Ciri-ciri Angiospermae memiliki bakal biji atau biji yang tertutup oleh daun buah,
  • Mempunyai bunga sejati, umumnya tumbuhan berupa pohon, perdu, semak, liana dan herba.
  • Adanya bunga yang menghasilkan sel kelamin dengan berbagai variasi inti baikpada bunga jantan dan betinanya maka sperma bisa membuahi selain ovum juga bisa juga membuahi inti kandung lembaga sekunder
  • Dalam reproduksi terjadi pembuahan ganda.
  • sperma 1 Atau inti generatif satu membuahi ovum menjadi zygot yang kemudian menjadi biji dan sperma 2 membuahi IKLS menjadi endosperm yang kemudian menjadi bakal buah sehingga bijinya terbungkus bakal buah ( berbiji tertutup) misal mangga biji nya adsa didalam buah mangga
  •  Angiospermae dibedakan menjadi dua yaitu Monocotyledoneae (berkeping satu) dan Dicotyledoneae (berkeping dua).

Monocotyledoneae

  • Mempunyai biji berkeping satu,karena tidak bisa dibelah bijinya
  • Brakar serabut
  • Batangnya dari pangkal sampai ujung hampir sama besarnya
  • Umumnya tidak bercabang
  • Akar dan batang tidak berkambium.
  • Daun mempunyai pelepah yang melekat pada batang dan cenderung bentuknya seperti pita dengan tulang daun sejajar
  • Contohnya: Oryza sativa (padi), Zea mays (jagung), Musa paradisiaca (pisang), Cocos nucifera (kelapa).
  • Contoh familynya : Poaceae, (rumput rumputan) , Palmae ( Pinang pinangan) , Liliaceae 9bawang bawangan), Orchidaceae (anggrek anggrekan) , Bromeliaceae (Nanas nanasan) , Zingiberaceae (jahe jahean)

Dicotyledoneae

  • Berkeping biji dua karena bijinya bisa dibelah mengingat punya dua kotiledon
  • Berakar tunggang
  • Batang berkambium sehingga membesar bercabang
  • Daun bertulang menyirip/menjari
  • Bunga baik mahkota dan kelopaknya berkelipatan 4 atau 5
  • Tipe berkas pengangkut melingkar teratur dengan type kolateral terbuka ( Xilem dan Floem dipisahkan kambium)
  • Contoh : mangga , jambu , rambutan dll
  • Contoh Familynya adalah : Euphorbiaceae (getah getahan), Myrtaceae ( kapas kapasan), Solanaceae ( terong terongan ) , Papilionaceae (kacang kacangan) dll

Dicotyledoneae dibagi menjadi 3 sub Kelas yaitu

  1.  Apetalae / Monoklamidae 
  2.  Dialipetalae 
  3.  Simpetalae

Subkelas Monoklamidae

  • Habitus berupa pohon
  • Bunga berkelamin tunggal
  • Penyerbukan anemogami
  • Bunga tidak lengkap
  • Hanya mempunyai kelopak atau tidak punya perhiasan bunga.
  • Terdiri dari beberapa ordo: Casuarinales (Casuarina equsetifolia), Fagales (Betula nona), Proteales (Banksia coccinea),Urticales (Artocarpus integra), Piperales (Piper nigrum).

Subkelas Dialipetalae

  • Habitus terna, semak, perdu dan pohon
  • Memiliki bunga lengkap
  • Mempunyai mahkota yang saling lepas
  • Anggota: Ranales, Rosales, Brassicales, Malvales, Rutales

Subkelas Simpetalae

  • Habitus herba, semak, perdu dan pohon
  • Perhiasan bunga lengkap
  • Mahkota bunga saling berlekatan.
  • Anggota: Solanales,Rubiales, Apocynales

MEKANISME REPRODUKSI

  • Dalam tumbuhan berbiji, generasi gametofit biasanya berukuran mikroskopis dan tetap berada dalam jaringan sporofitnya.
  • Tumbuhan berbiji merupakan tumbuhan heterospor dengan dua jenis spora yang berbeda ukuran yaitu mikrospora (serbuk sari) dan megaspora (putik)

Secara umum daur hidup dari tumbuhan berbiji di ilustrasikan sebagai berikut:

 

  • Megasporangium dikelilingi oleh jaringan sporofit yang disebut integumen. Integumen dan struktur yang terdapat di dalamnya (mengasporangium, megaspora) disebut ovula.
  • Mikrospora berkecambah di dalam jaringan sporofit dan menjadi serbuk sari.
  • Keseluruhan dari mikrogametofit (serbuk sari) di transfer ke daerah sekitar megagametofit melalui proses polinisasi (penyerbukan.
  • Angin atau hewan kadangkala menyempurnakan proses transfer tersebut.
  • Ketika serbuk sari mecapai gametofit betina, ia membuat struktur berupa memanjang dalam megasporangium yang disebut buluh serbuk sari hingga mencapai sel telur.
  • Sperma si transfer melalui struktur ini menuju sel telur.
  • Keuntungan dari proses ini adalah sperma tidak membutuhkan air (berenang)untuk mencapai sel telur seperti tanaman yang tidak berbiji.

Biji

  • Biji mengandung embrio dari sporofit, cadangan makanan, kulit pelindung.
  • Embrio di dalam biji bersifat dorman (‘tidur’ atau tidak aktif)sehingga mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama tanpa penambahan air atau makanan. ketika kondisi menguntungkan embrio mulai tumbuh atau dikatakan biji mulai berkecambah.

Struktur biji

  1. Biji mengandung embrio yang dibungkus oleh kulit biji yang disebut testa
  2. Dalam biji tersimpan cadangan makanan atau endosperm, yang digunakan oleh tanaman untuk tumbuh dan berkembang
  3. Biji terbentuk dari ovula dewasa yang telah dibuahi

Bagian-bagian dari biji:

  1. akar pertama yang disebut radikula
  2. satu atau dua lembar daun embrio yang disebut kotiledon
  3. daun pertama yang disebut plumula yang akan bercabang membentuk ranting
  4. batang yang terletak di bagian bawah kotiledon disebut hipokotil
  5. batang yang terletak di bagian atas kotiledon disebut epikotil

berikut gambar bagian-bagian pembentuk biji:Ciri tumbuhan berbiji:

  1. multiseluler
  2. autotrof
  3. mengalami pergiliran keturunan dalam daur hidupnya
  4. berkembangbiak dengan menggunakan biji
  5. memiliki jaringan pengangkut (fasis) untuk mengedarkan air dan bahan makanan

Beberapa faktor yang menyebabkan tumbuhan biji dapat hidup dengan baik di darat adalah:

  1. memiliki kutikula (lapisan lilin) pada permukaan atas daun yang berfungsi untuk mengatasi penguapan yang terlalu besar
  2. memiliki stomata dengan sel-sel penjaga (gusrd cell) yang dapat membuka dan menutup untuk mengatur kadar air dan mengatur proses penguapan
  3. alat perkembangbiakan (gamet) dilindungi oleh jaringan yang disebut gametangia, sehingga menghindari dari kerusakan mekanis dan chemis.
  4. memiliki buluh srbuk sari sebagai tempat jalannya sperma menuju sel telur.
  5. biji mengandung embrio dan makanan cadangan

KONKLUSI

CIRI GYMNOSPERMAE ANGIOSPERMAE
Perawakan Tidak ada yang herba   Bervariasi dari herba,  berkayu, semak, perdu dan pohon
Seksualitas Uniseksual, bisa monoesi, diosi Uniseksual, biseksual, monoesi, diosi
Lama hidup Perenial (tahunan) dengan

beberapa pengecualian

Annual (satu tahun), bieneal (dua

tahun), perenial (tahunan)

Perbanyakan Vegetatif Dengan tunas batang

(bulbil)

Banyak cara antara lain: umbi, rhizoma (rimpang), stolon, tunas adventif, stek, cangkok
Penyerbukan Dengan bantuan angin, Sampainya serbuk sari ke mikropil Angin, air, serangga Sampainya serbuk sari ke

kepala putik

Organ reproduksi Tidak mempunyai

Berupa strobilus

Mempunyai perhiasan bunga
Bakal biji Terbuka (tidak dilindungi karpel) Tertutup (dilindungi karpel)
Ovum Dibentuk dalam arkegonium (kecuali  Gnetum) Tidak dibentuk dalam Arkegonium

Hasil perkembangan megaspora

Endosperm Dibentuk sebelum fertilisasi

Tidak melibatkan gamet jantan dalam pembentukannya

Haploid

Setelah fertilisasi

Melibatkan gamet jantan  dalam pembentukan nya

Triploid

Pembuahan Tunggal Ganda
Embrio Poliembrioni (hanya satu yang fungsional Tidak ada poliembrioni

 

Xilem Tidak punya trakea (kecuali Gnetopsida) Punya trakea
Contoh Gnetinae , Coniferae , Ginkoinae . Cycadinae Monokotil

Dikotil ( Apetala/Monoklamida , Simpetala , Dialipetala)

 

Klasifikasi tumbuhan sesuai dengan habitat atau ukuran dan sifat dari batang:

  1. Pohon-Sebuah pohon kayu besar dengan batang utama tunggal yang berbeda atau batang, mereka biasanya tumbuhan tertinggi. Pohon dianggap tumbuhan tahunan karena mereka dapat hidup selama setidaknya tiga tahun.
  2. Semak- Sebuah tumbuha kayu pendek lebih kecil dari pohon dengan beberapa batang yang timbul dari atau dekat tanah, mereka juga dianggap tumbuhan tahunan, meskipun perbedaan besar adalah bahwa semak lebih pendek dari pohon. Mereka dapat tumbuh bahkan di daerah terdingin dan terkering di bumi. Semak bisa hijau atau gugur.
  3. Herba- Sebuah tumbuhan lunak yang relatif pendek dan hidup singkat yang tidak mengembangkan jaringan kayu permanen di atas tanah. Herba bisa tahunan, dua tahunan atau tahunan.
  1. Tumbuhan merambat- tumbuhan yang fleksibel dan jaringan yang lemah yang memiliki bentuk panjang, ramping dan tunas yang merayap di tanah atau memanjat benda tegak untuk dukungan yang berkembang pesat; anggur menggunakan duri, sulur, atau kail merayap dan struktur jangkar untuk memaksimalkan paparan sinar matahari untuk memperkuat dukungan mereka.

Untuk melihat Bagaimana biji berkecanbah berhenti dari Dormancy KLIK  aja Materi ini OK

Latihan soal

  1. Bagian akar tumbuhan yang memiliki sifat meristematis adalah
  1. endodermis
  2. kambium
  3. kortex
  4. perisikel
  1. Pohon Agathis alba (damar) dewasa dapat menghasilkan :
  1. nukrosporofil
  2. makrosspolofil
  3. strobilus jantan
  4. strobilus betina
  1. Kulit akar atau kulit batang tersusun atas unsur-unsur :
  1. pembuluh tapis
  2. jaringan penunjang
  3. sel-sel pengiring
  4. parenkim kulit
  1. Kulit batang yang dikelupas pada waktu mencangkok menyebabkan batang itu kehilangan jaringan :
  1. sklerenkim
  2. pembuluh tapis
  3. parenkim kulit
  4. kolenkim
  1. Suatu tumbuhan memiliki ciri-ciri urat daun sejajar, bagian bunga keliipatan tiga, akar dan batang tidak tumbuh membesar. Tumbuhan demikian termasuk ….
    a. gymnospermae
    b. angiospermae
    c. monokotil
    d. dikotil
    e. paku

    jawab: c
    Monokotil bercirikan tulang daun sejajar, bagian tubuh berkelipatan tiga dan di antara xylem dan fl oem tidak terdapat cambium sehingga tidak bisa membesar.

    6. Tumbuhan yang bakal bijinya tidak terdapat didalam bakal buah tersebut ….
    a. gymnospermae
    b. spermatophyta
    c. angiospermae
    d. thalophyta
    e. bryophyta

    jawab: a
    Sudah jelas.

    7. Pada angiospermae terjadi pertumbuhan ganda dengan adanya peleburan antara inti generatif dengan sel telur dan inti generatif dengan ….
    a. sel antipoda
    b. inti sinergig
    c. inti lembar primer
    d. inti kandung lembaga primer
    e. inti kandung lembaga sekunder

    jawab: e
    Pada pembuahan ganda terjadi dua kali pembuahan yakni generatif 1 bertemu ovum dan generatif 2 ketemu dengan inti kandung lembaga sekunder.

    8. Padi, ajgung, rumput, alang-alang termasuk kedalam famili ….
    a. poaceae
    b. malvaceace
    c. papilionaceae
    d. euporbiaceae
    e. zingiberaceae

    jawab: a
    Padi, jagung, dan rumput termasuk dalam famili Poaceae atau rumput rumputan.

    9. Monokotil dan dikotil memeliki persaman dalam hal ….
    a. satu kotiledon
    b. jalur-jalur (venasi) pada daun
    c. lingkaran tahunan pada batang
    d. xilem yang berkembang dengan baik
    e. floem terletak konsentris dengan xilem

    jawab: b
    Persamaan antara monokotil dan dikotil adalah adanya jalur-jalur (venasi) pada daun sebagai jalur penguapan.

    10. Pengamatan terhadap suatu tumbuhan menunjukan ciri, berakar tunggang, tidak berbunga sejati, berbiji, berdaun, batang bercabang, bakal biji terdapat pada strobilus betina dan serbuk sari dalam strobilus jantan, maka tumbuhan ini dapat digolongkan kedalam ….
    a. alga
    b. mycota
    c. tallophyta
    d. angiospermae
    e. gymnospermae

    jawab: e
    Gymnospermae atau tumbuhan berbiji terbuka bercirikan bakal bijinya terdapat dalam strobilus betina dan serbuk sari terdapat dalam strobilus jantan.

    11. Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri perbedaan struktur tumbuhan monokotil dan dikotil adalah ….
    a. susunan akarnya
    b. morfologi bunganya
    c. tipe perkecambahannya
    d. susunan anatomi batang
    e. sifat haploid sel kelaminnya

    jawab: e
    Monokotil dengan dikotil mempunyai persamaan yakni sifat haploid sel kelaminnya yakni n.

    12. Tumbuhan di bawah ini merupakan tumbuhan monokotil adalah ….
    a. putri malu
    b. jambu batu
    c. kangkung
    d. pisang
    e. apel

    jawab: d
    Contoh tumbuhan monokotil adalah pisang

    13. Tumbuhan berikut yang merupakan anggota gymnospermae adalah ….
    a. alang-alang, pakis haji, karet
    b. alang-alang, pakis haji, pinus
    c. melinjo pakis haji, pinus
    d. karet, pakis haji, melinjo
    e. pakis haji, karet, pinus

    jawab: e
    Tanaman yang termasuk Gymnospermae, melinjo, pakis haji, dan pinus, sedang karet, pisang dan alang-alang termasuk Angrospermae.

    14. Suatu tumbuhan dengan ciri-ciri berkayu, daun majemuk dan bunga dengan mahkota seperti kupu-kupu termasuk ….
    a. rubiaceae
    b. myrtaceae
    c. arecaceae
    d. orchidaceae
    e. papilionaceae

    jawab: e
    Tumbuhan dengan mahkota berbentuk kupu-kupu adalah Papilionaceae atau polong-polongan/kacang.

VARIASI POHON IMAGINASI

The Naked Chick

 

The Naked Chick 2

 

The Tree With the Huge Gigantic Penis

 

The Bow Legged Freak Child

 

The Spider Monkey

 

The Spider Monkey 2

 
The Chode

 

The Slutty Vagina Tree

 

The Younger More Refined Vagina Tree

 

Bending Her Over

 

The Ladder Tree

 
The Dirty Herpes Tree

 
UNTUK MENGENAL TUMBUHAN LEBIH DEKAT  KLIK PORTAL INI

Bagikan ini:

  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Suka Memuat...

UJIAN PRAKTEK IDEAL SMA –>  UJIAN PRAKTEK BIOLOGI

Posted by PutraElThoda on 27/02/2018
Posted in: Pendidikan. Tinggalkan komentar


  1. TOPIK PERTAMA : RESPIRASI

Kompetensi Dasar yang diujikan

  • Mengetahui sistem pernapasan pada Serangga/Kecambah

Indikator

  • Siswa dapat memahami rata-rata volume pernapasan pada serangga.

PROSEDUR KERJA

  1. Menghitung rata-rata pernapasan pada serangga (ml)/menit
  2. Membandingkan percepatan pernapasan pada jangkrik besar dan jangkrik kecil

DETAIL

Pendahuluan

  • Serangga bernapas dengan menggunakan tabung udara yang disebut trakea.
  • Udara keluar masuk ke pembuluh trakea melalui lubang kecil setiap ruas-ruas tubuh yang disebut stigma atau spirakel.
  • Udara dari spirakel melewati trakea, menuju ke trakeol dan trakeolus.
  • Trakeolus berukuran halus yaitu 0,1 nano meter, ujungnya berbatasan dengan sel-sel tubuh, sehingga langsung terjadi difusi gas.

Tujuan

  1. Membuktikan bahwa pernapasan pada seranga membutuhkan oksigen
  2. Melihat faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah kebutuhan oksigen pada serangga pada saat bernapas

Alat dan bahan 

  1. Respirometer sederhana
  2. Timbangan
  3. 2 ekor belalang (kumbang, capung, dll)
  4. Kristal NaOH / KOH
  5. Eosin / Tinta
  6. Kapas / tissue
  7. Pipet atau sirink

Cara kerja

  1. Bungkuslah NaOH dengan tissue atau kapas, dan letakkan dalam tabung respirometer
  2. Timbanglah berat 2 ekor serangga dan masukkan dalam tabung respirometer
  3. Rangkai alat respirometer kemudian pada ujung pipa kapiler teteskan eosin, tutup dengan ibu jari
  4. Amati dan catat perubahan kedudukan eosin pada pipa berskala setiap 2 menit selama 10 menit
  5. Lakukan percobaan yang sama dengan dengan hewan yang beratnya berbeda
  6. Catat hasil pengamatan pada tabel hasil pengamatan

Gambar Rangkaian Respirometer 

II . PENGUJIAN BERBAGAI BAHAN MAKANAN

Kompetensi Dasar yang diujikan

  • Menjelaskan kandungan yang terdapat pada berbagai bahan makanan.

Indikator

  • Siswa dapat menguji keberadaan kandungan karbohidrat, glukosa, protein dan lemak pada jenis makanan tertentu.

PROSEDUR KERJA

  1. Menguji karbohidrat, dengan salah satu bahan makanan yang ditetesi oleh Lugol. Mencatat perubahan warnanya.
  2. Menguji glukosa, dengan salah satu bahan makanan yang ditetesi oleh Benedict atau Fehling A dan B. Mencatat perubahan warnanya.
  3. Menguji protein, dengan salah satu bahan makanan yang ditetesi oleh Biuret. Mencatat perubahan warnanya.
  4. Menguji lemak, dengan salah satu bahan makanan yang ditempel pada kertas minyak. Mencatat perubahan fisik kertas transparannya
  5. Menyimpulkan semua pengujian makanan diatas.

SILAHKAN KLIK INI OK

 

III , TOPIK KETIGA : PENGAMATAN KONTRAKSI OTOT PADA KATAK

Kompetensi Dasar yang diujikan

  • Menjelaskan mekanisme kontaksi otot yang terjadi pada manusia dengan dianalogikan dengan kontraksi ototpada katak.

Indikator

  • Siswa dapat memahami kontarksi otot katak sebagai bagian proses sistem gerak.

PROSEDUR KERJA

  1. Mengamati gejala yang timbul pada setiap rangsangan apakah terjadi gerakan?
  2. menghitung gerakan yang terjadi pada otot yang berkontraksi!
  3. Memasukkan data dalam tabel pada masing-masing interval waktu yang berbeda!
  4. Melakukan pengamatan rangsangan dengan arus listrik secara terus menerus, setelah itu bandingkan dengan hasil pengamatan sebelumnya!

IV . TOPIK KEEMPAT : PENGAMATAN JARINGAN-JARINGAN PADA BERBAGAI DAUN

Kompetensi Dasar yang diujikan

  • Mengetahui perbedaan bagian-bagian yang terdapat pada jaringan daun.

Indikator

  • Siswa dapat membedakan bentuk-bentuk bagian yang terdapat pada jaringan daun.

PROSEDUR KERJA

  1. Membuat preparat buatan hasil sendiri yang diambil dari sayatan jaringan daun dari berbagai tumbuhan hijau.
  2. Mengamati perbedaan stomata dan epidermis pada berbagai jenis tumbuhan
  3. Menggambar hasil darip pengamatannya
  4. Membuat kesimpulan dari data pengamatan

SILAHKAN KLIK DISINI

TOPIK KELIMA : CARA KERJA ENZIM KATALASE

Kompetensi Dasar yang diujikan Mendeskripsikan prinsip kerja enzim.

Indikator Siswa memahami perbandingan pengaruh konsentrasi

peroksida (H2O2) terhadap cara kerja enzim katalase

pada hati ayam.

PROSEDUR KERJA

  1. Menghitung waktu yang dibutuhkan oleh enzim hati ayam bereaksi dengan konsentrasi larutan peroksida 0%, 25%, 50%, 75% dan 100%.
  2. Menghitung banyak gelembung yang dihasilkan dari reaksi antara hati ayam dengan konsentrasi larutan peroksida setelah 5 menit.
  3. Menyimpulkan konsentrasi larutan peroksida yang paling cepat untuk bereaksi dengan hati ayam.

DETAIL

ENZIM KATALASE
Tujuan Penelitian
Mengetahui sifat dari enzim katalase
Dasar Teori

  • Enzim adalah senyawa yang dibentuk oleh organisme.
  • Enzim pencernaan banyak terdapat dalam sel-sel tubuh.
  • Enzim merupakan zat yang membantu semua kegiatan yang dilakukan sel.
  • Kegunaan enzim katalase adalah menguraikan Hidogen Peroksida (H2O2) bila tidak segera diuraikan, senyawa ini akan bersifat racun dan merusak sel itu sendiri.
  • Dengan adanya enzim katalase, senyawa Hidrogen Peroksida (H2O2) dapat diuraikan menjadi air (H2O) dan oksigen (O2) yang tidak berbahaya.

Alat dan Bahan

  • Tabung reaksi+rak
  • Pipet tetes
  • Pembakar spiritus
  • Kaki tiga dan kaca
  • Lidi dan korek api
  • Ekstrak hati (enzim katalase)
  • Hidrogen Peroksida (H2O2)
  • HCl
  • NaOH

Cara Kerja

Percobaan I

  1. Mengambil ekstrak hati dan tuangkan ke dalam tabung reaksi.
  2. Menuangkan ekstrak hati ke dalam larutan H2O2 dan menutup ujung tabung reaksi dengan menggunakan ibu jari.
  3. Setelah ekstrak hati dan H2O2 tercampur, mengujinya dengan lidi yang terbakar.

Percobaan II

  1. Mengambil ekstrak hati dan mencampurkannya dengan larutan NaOH.
  2. Menuangkan campuran tersebut ke dalam larutan H2O2, selanjutnya menutup tabung reaksi dengan menggunakan ibu jari.
  3. Membuka tabung reaksi dan mengujinya dengan lidi yang terbakar.

Percobaan III

  1. Mengambil ekstrak hati dan mencampurkannya dengan larutan HCl.
  2. Menuangkan campuran tersebut ke dalam larutan H2O2, selanjutnya menutup tabung reaksi dengan menggubakan ibu jari hingga tercampur
  3. Mencampurkan ekstrak hati tersebut dengan larutan H2O2, menutup ujung tabung reaksi dan biarkan tercampur.
  4. Membuka tabung reaksi dan mengujinya dengan lidi yang terbakar.

Percobaan IV

  1. Mengambil ekstrak hati lalu memanaskannya.
  2. Setelah panas, dinginkan kembali ekstrak hati tersebut.
  3. Mencampurkan ekstrak hati tersebut dengan larutan H2O2, menutup ujung tabung reaksi dan biarkan tercampur.
  4. Menguji dengan campuran tersebut dengan lidi yang terbakar.

Hasil Pengamatan

Percobaan Banyak Gelembung Keadaan Bara Api
I sangat banyak nyala bara api membesar
II sedikit nyala bara api tetap
III tidak ada nyala bara api padam
IV tidak ada nyala bara api padam

Analisis Data

  • Dari percobaan di atas, terdapat 2 hal yang menjadi obyek pengamatan, yaitu banyaknya gelembung yang timbul dan keadaan bara api.
  • Bayaknya gelembung merupakan bukti dari berlangsungnya enzim katalase menguraikan O2.
  • Bara api yang digunakan untuk menguji larutan adalah bahan untuk mencaritahu zat apa yang dihasilkan dalam proses penguraian tersebut.
  • Dalam pembakaran suatu zat atau senyawa diperlukan oksigen (O2) sebagai unsur penting yang berperan dalam proses pembakaran.
  • Dalam hal ini, kita melakukan percobaan untuk membuktikan bahwa apakah enzim katalase menguraikan H2O2 menjadi H2O dan O2, dalam hal ini O2 yang menjadikan nyala bara api membesar.
  • Pada percobaan kedua hingga keempat, gelembung yang dihasilkan sedikit bahkan tidak ada dan nyala bara api tetap atau mati, ini membuktikan bahwa enzim katalase jika dicampur dengan senyawa lain atau dibakar kinerjanya semakin menurun karena kerja enzim katalase dipengaruhi oleh pH (7) dan suhu (27°C).

Kesimpulan

  • Dari pengamatan data di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa enzim katalase berfungsi dan dapat menguraikan Hidrogen Peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2) sehingga tidak berbahaya. Kerja enzim katalase pada pH 7 dan suhu 27°C, sehingga saat dicampur dengan senyawa lain dan dipanaskan kinerjanya akan berkurang bahkan tidak ada.

TOPIK KEENAM : PENGARUH PH DAN SUHU TERHADAP CARA KERJA ENZIM

Kompetensi Dasar yang diujikan Mendeskripsikan prinsip kerja enzim.

Indikator Siswa memahami perbedaan suhu dan PH terhadap

cara kerja enzim katalase pada hati ayam.

PROSEDUR KERJA

  1. Menghitung waktu yang dibutuhkan oleh enzim hati ayam dengan larutan peroksida 50% pada suhu dingin (> 40C), suhu netral dan suhu (<40oC).
  2. Menghitung waktu yang dibutuhkan oleh enzim hati ayam dengan larutan peroksida 50% pada PH rendah (ditambahkan larutan HCl), PH netral dan PH tinggi (ditambahkan larutan NaOH).
  3. Menghitung banyak gelembung yang dihasilkan pada masing-masing percobaan 1 dan 2 diatas.
  4. Membuat grafik hubungan cara kerja enzim dengan pengaruh PH dan suhu.
  5. Membedakan pengaruh kerja enzim dengan perbedaan suhu dan PH

TOPIK KETUJUH : PENGUJIAN PERCOBAAN INGENHOUZE PADA FOTOSINTESIS

Kompetensi Dasar yang diujikan

  • Menjelaskan proses anabolisme dan reaksi –reaksi yang terkait proses anabolisme.

Indikator

  • Siswa dapat membuktikan teori reaksi terang pada fotosintesis menghasilkan oksigen
  • Siswa dapat mengetahui spectrum cahaya (merah, hijau dan biru) mempengaruhi banyaknya oksigen yang dihasilkan pada reaksi terang di fotosintesis

PROSEDUR KERJA

  1. Menghitung jumlah oksigen yang dihasilkan pada reaksi terang fotosintesis (rangkaian percobaan Ingenhouze).
  2. mencatat waktu pertama kali pemunculan gelembung oksigen pada ketiga warna pada kertas minyak (merah, hijau dan biru)
  3. membandingkan ketiga spectrum cahaya yang paling banyak menghasilkan oksigen.

DETAIL

Pendahuluan

  • Fotosintesis merupakan proses sintesis senyawa organik dari senyawa an organic dengan bantuan energy cahaya matahari. Secara sederhana reaksi kimianya sebagai berikut:
  • 6 CO2 + 6 H2O ——> C6H12O6 + 6 CO2
  • CO2 dan H2O merupakan bahan dasar fotosintesis yang diambil dari lingkungan. CO2 diambil dari udara sedangkan H2O diambil dari dalam tanah.

Tujuan

Tujuan percobaan ini adalah untuk membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan gas oksigen dan fotosintesis dipengaruhi oleh beberapa factor

Alat dan bahan

  1. Gelas kimia ukuran 100 ml
  2. Corong kaca kecil
  3. Tabung reaksi
  4. Thermometer
  5. Bascom plastic /ember kecil
  6. Es
  7. Air panas 40 0C
  8. NaHCO3
  9. KOH
  10. Kawat
  11. Tumbuhan hydrilla verticilata (tumbuhan air untuk aquarium)

Cara kerja

  1. Rangkailah alat dan bahan seperti gambar dibawah ini sebanyak 5 perangkat, dengan catatan tabung reaksi harus dalam keadaan penuh berisi air (jangan ada rongga udara).
  2. Perangkat pertama langsung letakkan di tempat yang terkena cahaya matahari penuh, perangkat kedua kedalam gelas kimia tambahkan NaHCO3, pada perangkat ke tiga tambahkan es batu, pada perangkat ke empat tambahkan air panas hingga suhu air menjadi hangat, perangkat terakhir diletakkan di tempat teduh
  3. Amati setelah 7 menit, catat hasil pengamatan pada table hasil pengamatan

Tabel Hasil pengamatan

No Perlakuan Waktu Suhu Gelembung*)
1 Tempat teduh
2 Cahaya matahari langsung
3 Cahaya langsung + air hangat
4 Cahaya langsung + es
5 Cahaya langsung + 5 gr NaHCO3

Keterangan: – bila tidak ada +++ Bila banyak

  • bila sedikit ++++ Bila banyak sekali

++ bila sedang

Pertanyaan

1, Berdasarkan kegiatan di atas, tentukan:

  • Variable bebasnya ……………………………………………………………………………………………
  • Variabel terikatnya ………………………………………………………………………………………….
  • Variable kontrolnya ………………………………………………………………………………………..
  1. Perlakuan mana yang yang menghasilkan gelembung udara lebih banyak? Mengapa? …………………………………………………………………………………………………………………………………
  2. Perlakukan mana yang menghasilkan gelembung udara paling sedikit? Mengapa?

………………………………………………………………………………………………………………………………..

  1. Apakah tujuan penggunaan senyawa NaHCO3 pada perlakuan bomer 5? Jelaskan berdasarkan hasil percobaan setelah dibandingkan dengan perlakuan no. 2?

…………………………………………………………………………………………………………………………………..

  1. Gelembung gas apakah yang dihasilkan dari percobaan tersebut? Bagaimana cara membuktikannya?

…………………………………………………………………………………………………………………………………

  1. Berdasarkan banyak sekitnya gelembung gas yang dihasilkan dari tiap-tiap perangkat eksperimen, urutkanlah dari yang menghasilkan gelembung gas besar ke yang menghasilkan gelembung gas paling sedikit!

………………………………………………………………………………………………………………………………..

  1. Berdasarkan kegiatan di atas tentukan factor apakah yang mempengaruhi proses fotosintesis?

……………………………………………………………………………………………………………………………………

  1. Berdasarkan eksperimenmu factor manakah yang paling efektif untuk berlangsungnya proses fotosintesis?

……………………………………………………………………………………………………………………………………

TOPIK KEDELAPAN : PEMBUKTIAN PERCOBAAN HUKUM MANDEL I DAN II

Kompetensi Dasar yang diujikan

  • Membedakan perbandingan genotip dan fenotip yang dihasilkan pada percobaan persilangan monohibrid
  • hukum Mandel 1 dan percobaan persilangan dihibrid
  • hukum Mandel 2. Indikator Siswa dapat membuktikan hukum Mandel I dan II dengan melakukan percobaan kancing warna-warni.

PROSEDUR KERJA

  1. Menghitung perbandingan genotip dan fenotip yang dihasilkan pada percobaan hukum Mandel 1 dengan kombinasi kancing 2 warna yang berbeda dan berjumlah masingmasing warna terdiri dari 50 buah kancing.
  2. Menghitung perbandingan genotip dan fenotip yang dihasilkan pada percobaan hukum Mandel 2 dengan kombinasi kancing 4 warna yang berbeda dan berjumlah masingmasing warna terdiri dari 50 buah kancing.
  3. Membandingkan data dengan teman yang percobaan yang sama kemudian analisa.
  4. Membuat kesimpulan dari pembuktian percobaan Mandel tersebut.

TOPIK KESEMBILAN : KLASIFIKASI TUMBUHAN PAKU, JAMUR DAN PLANTAE DALAM PEMBUATAN KUNCI DIKOTOM

Kompetensi Dasar yang diujikan

  • Membuat kunci dikotom dengan mengklasifikasikan tumbuhan paku, jamur dan plantae.

Indikator

  1. Siswa dapat membuat kunci dikotom dengan mengklasifikasikan tumbuhan paku, jamur dan plantae.

PROSEDUR KERJA

  1. Mengamati morfologi daun, batang dan bunga pada tumbuhan paku, jamur dan plantae
  2. Menggambar morfologi daun, batang dan bunga yang telah diamati
  3. Membuat kunci dikotom berdasarkan perbedaan morfologi pada t umbuhan pakujamur dan plantae
  4. Membuat kesimpulan dari data pengamatan diatas.

TOPIK KESEPULUH : IDENTIFIKASI PROTISTA PADA MEDIA AIR GOT, AIR

SAWAH DAN AIR KOLAM.
Kompetensi Dasar yang diujikan

  • Mengidentifikasikan berbagai jenis protista yang ditemui pada media air got, air sawah dan air kolam.

Indikator

  • Siswa dapat Mengidentifikasikan berbagai jenis protista yang ditemui pada media air got, air sawah dan air kolam.

PROSEDUR KERJA

  1. Mengamati berbagai jenis Protista pada media air got, air sawah dan air kolam
  2. Menggambar jenis Protista yang ditemui dimedia mikroskop.
  3. Menghitung keaneragaman Protista yang ditemui pada media air got, air sawah dan air kolam.
  4. Membuat kesimpulan dari data pengamatan diatas.

TOPIK KESEBELAS : PERBEDAAN ALAT GERAK, JUMLAH KAKI, SEGMEN DAN PERSAMAAN PADA HEWAN ARTHOPODA

Kompetensi Dasar yang diujikan

  • Mengetahui perbedaan dan persamaan alat gerak, jumlah kaki serta segmen pada hewan Artropoda.

Indikator

  • Siswa dapat membedakan alat gerak, jumlah kaki, serta segmen pada hewan Arthropoda.

PROSEDUR KERJA

  1. Mengamati perbedaan alat gerak, jumlah kaki dan segmen pda berbagai jenis Arthropoda
  2. Menggambar alat gerak, jumlah kaki dan segmen pada berbagai jenis Arthropoda
  3. Membuat tabel perbedaan dan persamaan meliputi alat gerak, jumlah kaki dan segmen pada hewan Arthropoda.
  4. Membuat kesimpulan dari data pengamatan diatas.

TOPIK KEDUABELAS : PENGARUH BERBAGAI JENIS DETERGEN TERHADAP

PENCEMARAN AIR BAGI KEHIDUPAN MAKHLUK HIDUP DI EKOSISTEM AIR.

Kompetensi

  • Dasar yang diujikan Mengetahui pengaruh berbagai jenis detergen terhadap pencemaran air bagi kehidupan makhluk hidup di ekosistem air.

Indikator

  • Siswa dapat menjelaskan dan menganalisa pengaruh berbagai jenis detergen terhadap pencemaran air bagikehidupan di ekosistem air.

PROSEDUR KERJA

  1. Membuat cairan berbagai jenis detergen sebanyak 70%
  2. Mengamati populasi ikan (@ gelas kimia berisi 3 ekor ikan) yang ditempatkan di 5 gelas kimia yang sudah diisi oleh larutan air dan detergen sebesar 70%.
  3. Menghitung lamanya waktu yang dibutuhkan ikan untuk dapat tetap hidup dilingkungan yang tercemar detergen.
  4. Membuat tabel pengamatan dan mencatat semua data yang akan diambil berupa ( waktu yang dibutuhkan untuk ikan tetap hidup, tingkah laku ikan ketika didalam air yang tercemar, menghitung jumlah ikan yang masih hidup selama 15-30 menit pengamatan)
  5. Menganalisa data yang diperoleh dan membuat kesimpulan dari percobaan diatas.

SISTEM GERAK
SISTEM KERANGKA TUBUH MANUSIA

RANGKA KEPALA (TENGKORAK)

  • KERANGKA TUBUH MANUSIA dbagi menjadi 2
  1. Kerangka Axial
  2. Kerangka Apendikular
  • Kerangka Axial  meliputi Tengkorak dan badan
  1. Tengkorak : Cranium ( tempurung kepala) dan Facial ( bagian wajah)
  2. Badan berupa ruas tulang belakang. Rusuk , Gelang bahu dan Gelang pinggul
  • Kerangka Apendikular meliputi anggorak 
  1. tungkai depan ( tangan) 
  2. tungkai belakang ( kaki)

Tulang Cranium dan Facial

  1. Tulang Dahi (Os Frontale)
  2. Tulang Baji ( Os Sphenoideal )
  3. Tulang tapis ( Os Etmoideal )
  4. Tulang air mata ( Os Lacrimale)
  5. Tulang Pelipis ( Os Temporale)
  6. Tulang Ubun-Ubun ( Os Parietale)
  7. Tulang Kepala belakang ( Os Occipitale )
  8. Tulang Pipi ( Os Zygomaticum)
  9. Tulang Hidung ( Os Nasale)
  10. tulang Gigi ( Os Dentale)
  11. Tulang Rahang Atas ( Os Maxilla)
  12. Tulang Rahang Bawah ( Os Mandibulla)

Bagian Cranium

  1. bagian parietalis — tulang dahi sering disebut jidat . tempurung kepala bagian depan
  2. bagian temporalis — tulang pelipis tulang samping kiri kanan kepala dekat telinga
  3. bagian occipitalis — tulang tempurung kepala belakang daerah belakang dari tengkorak
  4. bagian spenoidalis — tulang baji / berdekatan dengan tulang rongga mata, seperti tulang baji
  5. bagian ethmoidalis — tulang tapis /tulang yang menyusun rongga hidung

Bagian Facial Wajah

  1. Maxilla – rahang bawah — menempel pada tulang tengkorak bagian temporal. hal tersebut merupakan satu-satunya hubungan antar tulang dengan gerakan yang lebih bebas
  2. Mandibullla – rahang bawah — menyusun sebagian dari hidung, dan langit-langit
  3. Palatinum – tulang langit langit — menyusun sebagian dari rongga hidung dan bagian atas dari atap rongga mulut
  4. Zigomaticum — tulang pipi
  5. Nasallis – tulang hidung
  6. Lakrimallis — sekat tulang hidung / air mata

RANGKA BADAN

  1. Tulang Leher ( Vertevrae Cervicak – C1 s/d C7 )
  2. Tulang Atlas ( Cervical no 1 /[aling atas )
  3. Tulang Panggung ( Vertebrae Dorsalis /Vertebrae Thoracalis – T 1 s/d T 12)
  4. Tulang Selangka ( Os Clavicula)
  5. Tulang Belikat ( Os Scapulla )
  6. Tulang Dada ( Sternum )
  7. Tulang Rusuk (12 Pasang) – Costae
  8. 7 Pasang Rusuk Sejati ( Costae Verae )
  9. 3 Pasang Rusuk Palsu ( Costae Spurae )
  10. 2 Pasang Rusuk Melayang ( Costae Fluctuantes)
  11. Tulang Pinggang ( Vertebrae Lumbalis – L 1 s/d L 5 )
  12. Tulang Kelangkang ( Verterae Sacralis )
  13. Tulang Usus ( Os Illium)
  14. Tulang Duduk ( Os Isdhium )
  15. Tulang kemaluasn ( Os Pubis )
  16. Tulang Ekor ( Vertebare Coxygeus )

Note

  1. tujuh ruas pertama disebut tulang leher (Vertebrae cervicalis) . ruas pertama dari tulang leher disebut tulang atlas, dan ruas kedua berupa tulang pemutar atau poros. bentuk dari tulang atlas memungkinkan kepala untuk melakukan gerakan atau goyangan mengangguk atau menggeleng
  2. Dua belas ruas berikutnya membentuk tulang punggung ( Vertebrae Tgoracalis / Vertebrae dorsalis . Ruas-ruas tulang punggung pada bagian kiri dan kanannya merupakan tempat melekatnya tulang rusuk ( Costae) yang berjumlah 12 pula , Rusuk itu meliputi 7 rusuk sejati menempel di ruas tulang belakang no 8 sampai 14 dan tulang dada ( sternum) 3 rusuk palsu menempel ryas tulang belakang no 15 s/d 17 dan menempel pada rusuk sejati nomwe 7 , rusuk melayang yang hanyya menempel pada ruas tulang belakang no 18 tqn 19 tidak menempel pada tulang dada
  3. Lima ruas berikutnya merupakan tulang pinggang. Ukuran tulang pinggang lebih besar dibandingkan tulang punggung. Ruas-ruas tulang pinggang menahan sebagian besar berat tubuh dan banyak melekat otot-otot
  4. Lima ruas tulang kelangkangan (sacrum), yang menyatu, berbentuk segitiga terletak dibawah ruas-ruas tulang pinggang. kearah depan menjadi tulang Usus , Duduk dan Kemaluan
  5. Bagian bawah dari ruas-ruas tulang belakang disebut tulang ekor (coccyx), tersusun atas 4 ruas tulang belakang yang menyatu.

Tolang dada ( Sternum )

  1. tulang hulu / Manubrium. terletak di bagian atas dari tulang dada, tempat melekatknya tulang rusuk yang pertama dan tulang selangka
  2. Tulang badan / gladiolus / Corpus , terletak dibagian tengah, tempat melekatnya tulang rusuk ke dua sampai ke tujuh, untuk 3 rusuk palsu dari ruas tulang belakang menmpel pada rusuk sejati nomer 7 .
  3. Tulang taju pedang / xiphoid process, terletak di bagian bawah dari tulang dada. Tulang ini terbentuk dari tulang rawan , tidak ditempeli rusuk

Tulang Rusuk ) Costae)

Tulang Rusuk

Tulang rusuk berbentuk tipis, pipih dan melengkung. bersama-sama dengan tulang dada membentuk rongga dada untuk melindungi jantung dan paru-paru. Tulang rusuk dibedakan atas tiga bagian yaitu:

  1. Tulang rusuk sejati berjumlah tujuh pasang. Tulang-tulang rusuk ini pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ujung depannya berhubungan dengan tulang dada dengan perantaraan tulang rawan
  2. Tulang rusuk palsu berjumlah 3 pasang. Tulang rusuk ini memiliki ukuran lebih pendek dibandingkan tulang rusuk sejati. Pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ketiga ujung tulang bagian depan disatukan oleh tulang rawan yang melekatkannya pada satu titik di tulang dada
  3. Rusuk melayang berjumlah 2 pasang. Tulang rusuk ini pada ujung belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang, sedangkan ujung depannya bebas.

RANGKA ANGGOTA GERAK ATAS

  1. Tulang Lengan Atas (Humerus)
  2. Tulang Hasta (Radius)
  3. Tulang Pengumpil ( Ulna)
  4. Tulang Pergelangan Tangan (Carpal )
  5. Tulang Telapak Tangan ( Meta carpal)
  6. Tulang Jari Tangan ( Phalanges)

TELAPAK TANGAN

Note

  1. Humerus / tulang lengan atas. Termasuk kelompok tulang panjang /pipa, ujung atasnya besar, halus, dan dikelilingi oleh tulang belikat. pada bagian bawah memiliki dua lekukan merupakan tempat melekatnya tulang radius dan ulna
  2. Radius dan ulna / pengumpil dan hasta. Tulang ulna berukuran lebih besar dibandingkan radius, dan melekat dengan kuat di humerus. Tulang radius memiliki kontribusi yang besar untuk gerakan lengan bawah dibandingkan ulna.
  3. Carpal / pergelangan tangan. tersusun atas 8 buah tulang yang saling dihubungkan oleh ligamen
  4. Metacarpal / telapak tangan. Tersusun atas lima buah tangan. Pada bagian atas berhubungan dengan tulang pergelangan tangan, sedangkan bagian bawah berhubungan dengan tulang-tulang jari (palanges)
  5. Phalanges (tulang jari-jari). tersusun atas 14 buah tulang. Setiap jari tersusun atas tiga buah tulang, kecuali ibu jari yang hanya tersusun atas 2 buah tulang.


RANGKA ANGGOTA GERAK BAWAH

  1. Tulang Paha ( Os Fenur )
  2. Tulang Tempurung Lutut ( Os Patella)
  3. Tulang Kering ( Os Tibia )
  4. Tulang Betis ( Os Fibula)
  5. Tulang Pergelangan Kaki ( Os Tarsal)
  6. Tulang Telapak Kaki ( OsMetatarsal)
  7. Tulang Jari Kaki ( Os Phalanges )



Note

  1. Femur / tulang paha. Termasuk kelompok tulang panjang, terletak mulai dari gelang panggul sampai ke lutut.
  2. Tibia dan fibula / tulang kering dan tulang betis. Bagian pangkal berhubungan dengan lutut bagian ujung berhubungan dengan pergelangan kaki. Ukuran tulang kering lebih besar dinandingkan tulang betis karena berfungsi untuk menahan beban atau berat tubuh. Tulang betis merupakan tempat melekatnya beberapa otot
  3. Patela / tempurung lutut. terletak antara femur dengan tibia, bentuk segitiga. patela berfungsi melindungi sendi lutut, dan memberikan kekuatan pada tendon yang membentuk lutut
  4. Tarsal / Tulang pergelangan kaki. Termasuk tulang pendek, dan tersusun atas 8 tulang dengan salah satunya adalah tulang tumit.
  5. Metatarsal / Tulang telapak kaki. Tersusun atas 5 buah tulang yang tersesun mendatar.
  6. Phalanges / tulang jari-jari tangan. Tersusunetiap jari tersusun atas 3 tulang kecuali tulang ibu jari atas 14 tualng.

Santai

Posted by Isharmanto Gonzaga 

Bagikan ini:

  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Suka Memuat...

Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya

Posted by PutraElThoda on 18/05/2017
Posted in: Pendidikan. Tinggalkan komentar

Simaklah atikel berikut untuk mengenal dan mengetahui bagian-bagian mata dan fungsinya. Mata adalah bagian yang sangat penting, karena merupakan salah satu dari panca indera manusia. Mata dapat berfungsi dengan baik apabila ada cahaya. Dengan adanya cahaya ini maka mata akan dapat melihat dengan baik. Bila di dalam kegelapan maka mata tidak mampu melihat benda dikarenakan tidak ada cahaya yang masuk. Mata sendiri terdiri dari dua organ, yaitu organ dalam dan luar. namun untuk artikel kali ini hanya akan membahas bagian-bagian mata dan fungsinya.

Mata merupakan alat optik, sehingga cara kerjanya berdasarkan sifat-sifat cahaya. Berikut adalah keterangan dari gambar di atas:

Keterangan

1. Kornea

Bagian ini adalah bagian terluar mata, kornea sendiri memiliki karakteristik kuat dan tembus terhadap cahaya. Fungsi dari kornea sendiri adalah menerima serta meneruskan cahaya yang masuk ke mata dan memberikan perlindungan terhadap bagian sensitif mata yang ada di bawahnya. cahaya yang diterima kornea akan diteruskan ke bagian dalam mata yang kemudian berakhir di retina.

2. Aqueous humor
Adalah lensa mata dan cairan kornea, fungsinya adalah membiaskan cahaya ke bagian dalam mata

3. Lensa kristalin
lensa mata ini mempunyai peran yang penting yaitu mengatur letak bayangan supaya jatuh tepat di bintik kuning. Lensa mata mempunyai tugas untuk memfokuskan
cahaya dan meneruskanya supaya jatuhnya tepat di bagian

retina.

4. Iris
selaput ini di bagian tengahnya membentuk celah lingkaran. Fungsi dari iris adalah memberikan warna mata, dan mengatur perbesaran pupil (kondisi ini dilakukan untuk membatasi banyaknya jumlah cahaya yang dapat masuk ke iris). letaknya sendiri berada di tengah bola mata dan tepat di belakang kornea. Jenis ras atau bangsa menjadi faktor yang mempengaruhi warna iris yang beda-beda.

5. Pupil
Adalah celah yang terbentuk akibat iris, fungsi dari celah ini adalah tempat cahaya masuk. Fungsi dari pupil adalah mengatur jumlah cahaya yang masuk. Fungsinya ini hampir sama dengan diagfragma pada kamera atau alat potret. pupil ini berbentuk seperti celah bulat yang letaknya berada di tengah iris.

6. Otot mata

Otot ini berfungsi untuk mengatur besar dan kecilnya lensa, selain itu juga berfungsi sebagai penyangga lensa kristalin.

7. Vitreus humor
Bentuknya seperti cairan bening dan biasanya mengisi rongga mata. Fungsinya meneruskan cahaya dari lensa menuju ke retina.

8. Retina
Lapisan yang terdapat di bagian belakang dinding bola mata dimana disitu tempat bayangan akan dibentuk. Istilah lain dari bagian ini adalah selaput jala, dimana bagian ini adalah bagian yang peka terhadap cahaya. Terlebih pada bintik kuning, retina sendiri memiliki fungsi untuk menangkap cahaya dan  kemudian meneruskannya sampai ke saraf mata. kemudian cahaya akan diterima di ujung-ujung saraf yang ada di bagian selaput jala.

9. Bintik kuning
Lengkungan yang terdapat di retina dan merupakan bagian yang paling peka.

10. Syaraf optik
Syaraf ini berfungsi untuk meneruskan rangsang cahaya yang datang dari retina menuju ke otak. Tugasnya sendiri memang untuk meneruskan rangsang cahaya supaya sampai ke otak. Saraf optik membawa semua informasi yang akan diproses di dalam otak. Pada akhirnya kita dapat melihat suatu objek atau benda.

Bagikan ini:

  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
  • Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
  • Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
Suka Memuat...

Navigasi pos

← Older Entries
  • Cari

  • Khasanah

  • Jadwal Sholat Hari Ini

  • Tulisan Terakhir

    • RODA KEHIDUPAN 20/04/2018
    • The Elephant Rope 03/04/2018
    • Setiap orang Memiliki Kisah Hidup 03/04/2018
    • Lepaskan Masalah Anda 03/04/2018
    • Hal-hal yang Tidak Merusak Puasa Tapi Sering Dianggap Membatalkan Puasa 15/03/2018
  • Arsip

    • April 2018 (4)
    • Maret 2018 (1)
    • Februari 2018 (4)
    • Mei 2017 (2)
    • April 2017 (2)
    • Februari 2017 (4)
    • Desember 2016 (2)
    • November 2016 (2)
    • Oktober 2016 (2)
    • September 2016 (2)
    • Agustus 2016 (2)
    • Juli 2016 (1)
    • Juni 2016 (2)
    • Mei 2016 (4)
    • April 2016 (4)
    • Maret 2016 (6)
    • Februari 2016 (3)
    • Januari 2016 (3)
    • Desember 2015 (3)
    • November 2015 (7)
    • September 2015 (5)
    • Agustus 2015 (10)
    • Juli 2015 (2)
    • Juni 2015 (6)
    • Mei 2015 (10)
    • April 2015 (16)
    • Maret 2015 (11)
    • Februari 2015 (3)
    • Januari 2015 (4)
    • Desember 2014 (8)
    • November 2014 (4)
    • Oktober 2014 (8)
    • September 2014 (26)
    • Agustus 2014 (9)
    • Juli 2014 (15)
    • Juni 2014 (14)
    • Mei 2014 (27)
    • April 2014 (3)
    • Maret 2014 (4)
    • Januari 2014 (2)
    • November 2013 (2)
    • Oktober 2013 (2)
    • Agustus 2013 (6)
    • Juli 2013 (6)
  • Kategori Tulisan

    • Download (10)
    • Humaniora (57)
    • Keagamaan (28)
    • Multimedia (6)
    • Pendidikan (51)
    • Seni dan Budaya (1)
    • Uncategorized (119)
  • Jumlah Pengunjung

    • 285.179 Orang
  • Tautan

    • EMIS
    • Kanwil Kemenag NTT
    • Kementerian Agama RI
    • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
    • MAN KALABAHI
  • Admin

    • Buat akun
    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed Komentar
    • WordPress.com
Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
MTs Negeri Pantar
Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. Tema: Parament.
  • Berlangganan Langganan
    • MTs Negeri Pantar
    • Sudah punya akun WordPress.com? Login sekarang.
    • MTs Negeri Pantar
    • Berlangganan Langganan
    • Daftar
    • Masuk
    • Laporkan isi ini
    • Lihat situs dalam Pembaca
    • Kelola langganan
    • Ciutkan bilah ini

Memuat Komentar...

    %d
      Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
      Mulai