Bunga cantik, seakan menjaga dirinya dengan segala kesakralannya
Dia hanya ada di puncak-puncak gunung, hidup dan tumbuh di pinggir jurang, atau di tebing-tebing curam yang sangat keras
Tak semua orang bisa memandangmu, mengajakmu tersenyum di sana
Jika ada yang sanggup memandangmu tersenyum di puncak itu, adalah sebuah anugerah yang paling indah dalam sepanjang hidup
Abadi...itu dirimu...
Kau seolah tak mau mati, meski kerap kali tangan-tangan jahat mencerabutimu dengan semena-mena tanpa memikirkan kesakralanmu
Miris...
Sungguh sangat miris...jika kau telah tercerabut dari sumber kehidupanmu, namun kau masih dengan sekuat dayamu ingin tetap menunjukkan jati dirimu yang sesungguhnya, bahwa kau masih hidup, masih dengan segala keindahan dan ceriamu
Meski kau telah berada di ruang kerja seseorang duduk manis di sana, ada di pasar karena kau hendak dijajakan, bahkan dibuang dengan begitu saja, setelah mereka mencabutmu dari habitat sejatimu
Inikah cara kita mencintai edelweis, wahai makhluk paling mulia dan sempurna di mataNya?
Apakah sudah takdir bahwa manusia itu harus selalu egois dan serakah, hanya demi kepentingannya sendiri? Ingin tetap bertahan namun dengan tega mengorbankan dirimu dengan tanpa ragu?
Mmhhhh...haruskah dirimu dikorbankan? Pantaskah ini...? Ini baru edelweis, belum ke hal-hal yang lainnya...
Aku menangis...mendengar cerita tentang dirimu...jujur...aku menangis...hingga aku sesak nafas...tapi, apa yang bisa kubuat untukmu, selain menuliskan tentangmu di lubuk hatiku, yang kemudian terpapar di blog ini..?
Wahai edelweisku...
Kecintaanku padamu, meski aku belum pernah melihat dirimu seutuhnya di puncak sana, namun aku sanggup mencintaimu dari sini...jauh di bawah kakimu
Semua itu karena auramu yang senantiasa terpancarkan hingga memecahkan rinduku
Bertahanlah terus dalam kehidupanmu...aku mencintaimu karena engkau adalah lambang dari salah satu keajaiban penciptaanNya...
Cerialah terus, berbungalah tanpa mengenal musim...berserilah di habitatmu, di suhumu yang seharusnya...
* buat
Belantara Indonesia...
Makasi banget bwt fotonya ya...tolong sampaikan salam cinta dan kasihku pada edelweis hitam, edelweis putih, dan edelweis biru, jika kau menyambanginya lagi...
Makasi juga bwt share-nya, yang bisa menjadi inspirasi bagiku untuk semakin menyayangi alam dengan apa adanya...
*******************************
EDELWEISS
Edelweiss, edelweiss
Ev'ry morning you greet me
Small and white
Clean and bright
You look happy to meet me
Blossom of snow
May you bloom and grow
Bloom and grow, forever
Edelweiss, edelweiss
Bless my homeland forever...