Followers

Sunday, August 21, 2011

surut keimanan

Bacalah


Adalah Nabi SAW memperbanyak membaca Al-Quran Al-Kariim di bulan Ramadhan, dan Malaikat Jibril ‘alayhi salam, mengajarkan kepada nabi Alquran pada bulan Ramadhan (HR. Bukhar

Aku tidak dapat membayangkan diriku tanpa pimpinanMu ya Allah Aku tidak sanggup menjadi sehina-hina manusia pada pandanganMu Astaghfirullahal'azim Ampunilah aku dalam setiap kejahilan dan kelekaanku Hanya pada Engkau aku bergantung dan mengharap segala-galanya.

Bulan Ramadhan adalah bulan Al-Quran. Pada bulan inilah Al-Qur’an pertama kali turun dari lauhul mahfuz ke langit dunia sekaligus. Allah berfirman: Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)(al baqarah: 185)

Perbanyakan doa-doa di bulan Ramadhan


Ya Allah, janganlah Engkau jadikan berakhirnya bulan Ramadhan ini, sebagai akhir keluarnya diriku dari dunia ini, sebagai kesempatan terakhir pengabdian pada-Mu. Anugerakanlah aku di dalamnya keutamaan Lailatul Qadr... Bukankah pada bulan ini pintu-pintu anugerah-mu bagiku. Limpahkanlah berkah-Mu padaku... Dan izinkalah aku memasuki surga-Mu...

Ramadahan merupakan bulan ibadah, bulan diterimanya doa-doa, bulan permohonan ampunan, bulan pertaubatan, bulan terjaga (tidak tidur) malam, dan bulan penyucian diri(tazkiyatun nafs). Ibadah pada bulan ini dilipatgandakan pahalanya. Bahkan tidur dan tarikan napas seorang beriman diberi pahala ibadah. Ramadahan merupakan bulan ketika pintu-pintu surga dibuka sementara pintu-pintu neraka ditutup.

Rasulullah saw.bersabda, Wahai Jabir! Inilah bulan Ramadhan. Siapa pun yang berpuasa pada siang harinya dan menghabiskan sebagian malamnya dengan memanjatkan doa-doa, pantang memakan makanan haram, menjaga dirinya dari yang haram, dan mengendalikan lidahnya dari mengatakan yamg haram, maka dosa-dosanya akan berguguran seiring berlalunya bulan Ramadhan.

Monday, August 1, 2011

Ramadhan al Mubarak












Ada sekuntum hari
Dimana wanginya mengharumi bumi sepanjang waktu
Karena saat itulah kemahamurahan sang Khaliq berlimpah
Menyatu pada segala inti hidup
Adalah Ramadhan
Ia bertelaga bening
Airnya mutiara maghfiroh
Gericiknya dzikir dan tadarrus
Tepianya doa lemah lembut, lirih dan berpasrah hati
Siapa tak ingin jadi ikannya?
Mari berenang dengan kesunyian nafsu
Agar setiap sirip kita tak patah sia-sia

Ia rahasia
Tak sekedar lapar dahaga
Tapi sesungguhnya itulah hakekat cinta
Dan salah satu cara bertegur sapa dengan Alloh
Karena dengan lapar dan haus
Kita bisa lebih menyadari bahwa kita tak berpunya
Bisa lebih memahami
Bahwa kita tak lebih dari sebutir debu
Di antara kemahaluasan-Nya

Ia sepantasnya dirindukan
Karena ia lebih
Di cakrawala bertebar pengampunan, rakhmat
Dan segala kebaikan
Juga nuzulul qur’an dan lailatur qodar
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...