Pada postingan sebelumnya, saya sempat menyampaikan bahwa membaca buku tidak hanya bermanfaat untuk menambah pengetahuan saja, tetapi juga hal lain yang mungkin kurang disadari. Salah satunya adalah mendukung diet media sosial.
Kebetulan saya sedang berusaha menjalankan diet media sosial, yakni mengurangi aktivitas scroll-scroll medsos. Saya merasa sudah terlalu ketagihan medsos, dan rasanya fungsi kognitif saya menurun, yang mana memang hal tersebut merupakan dampak negatif dari aktivitas scroll yang berlebihan.
Saya tidak tahu apakah hal itu sekadar sugesti atau bukan, tapi yang jelas saya mulai tidak tahan berlama-lama menonton atau membaca sesuatu yang panjang. Rentang perhatian saya makin memendek dan saya mudah terdistraksi atau teralihkan. Jadi memang ada baiknya jika saya mencoba diet media sosial.
“Efek samping” dari diet media sosial ini adalah kadang-kadang kita jadi mati gaya karena tidak tahu harus ngapain, karena sudah terbiasa scroll-scroll.
Continue reading ‘Diet Media Sosial’




