Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

18 Januari, 2010

Foto Pre Wedding Haram?


Baru lihat tadi di TVone tentang hukum haram buat foto pre wedding, bahkan sampe fotografer yang motoin itu pre wed pun dinilai haram. Aku bukannya pengen sok-sok-an bijak atau ngasih pendapat sih tentang masalah ini.  Cuma pengen ngungkapin isi hati aja. Berhubung aku belum nikah, dan malahan berencana dan pengen banget kalo nanti nikah ada foto pre wed-nya. Nah kalo haram, rugi dong belum sempet hehe...

Aku sih setuju sama pernyataan MUI-nya kalo mereka mengharamkan misal karena pose-pose pre wed-nya yang terlalu mesra. Sampe ciuman gitu difotonya yaaa mana aku mau, lah kan nanti tu foto pre wed dipajang dan dilihat semua orang kan? Malu banget baru mau nikah udah diekspose, kecuali kalo udah sah nikah terserah aja. Nanti orang tua juga pasti ngamuk ^_^

Nah, kalo foto-foto sopan kaya gini, masa iya diharamin?







ps: foto-foto diambil di sini

 

01 Desember, 2009

Kosmetik Palsu





Siapa sih wanita yang ga ingin tampil cantik? Sepertinya semua wanita ingin tampil cantik, makanya wanita memoles diri menggunakan kosmetik, baik yang hanya untuk tujuan perawatan sehari-hari seperti sabun, shampoo, conditioner, maupun untuk tujuan dekoratif seperti eye shadow, maskara, lipstik dll.

Nah, temen-temen pasti pernah lihat kan di TV ada berita mengenai kosmetik palsu? Yaaa, sekarang emang ga lagi heboh tentang pemberitaan ditemukannya kosmetik palsu, walaupun tanpa sadar, pasti kosmetik palsu itu beredar di sekitar kita. Kok tiba-tiba kepikiran ngebahas ini? Hehe, gara-gara kuliah hari ini tentang uji stabilitas kosmetik dan dapet petuah dari dosenku.

Apa sih ciri-ciri kosmetik palsu itu? Salah satunya bisa dilihat dari nomer registrasinya. Kosmetik palsu biasanya tidak punya nomor registrasi, kosmetik jenis ini biasanya adalah kosmetik impor misalnya dari China yang diimpor secara ilegal. Untuk mengantisipasi ini, sebaiknya perhatikan dengan seksama no registrasi yang tertera pada kosmetik sebelum membeli (walaupun aku sendiri suka males sih hehe..) Nomor registrasi kosmetik terdiri dari 10 digit, diawali dengan kode CD : Prod. Dalam negeri/ lokal, atau CL : Prod. Luar negeri/ impor, 2 digit 1 : Kategori, 2 digit 2 : Sub Kategori,   2 digit 3 : Tahun terbit,   4 digit akhir : No. urut. Makanya menurut aku sih, ketimbang cari perkara dengan membeli produk kosmetik China yang ga jelas asalnya lebih baik memilih kosmetik yang udah familiar, yang bisa kita lihat iklannya di TV, majalah, baligo, dll, dan beredar di supermarket, udah jelas keamanannya.

Selain kosmetik palsu yang tidak memiliki nomor registrasi, ada juga kosmetik asli tapi palsu (aspal). Biasanya harga kosmetik aspal ini lebih murah ketimbang harga asli di pasaran, dan cenderung dijual di pasar-pasar tradisional. Makanya dengan iming-iming harga murah, masyarakat awam pasti lebih melirik kosmetik dengan harga miring ini dibanding membeli di supermarket yang harganya lebih mahal. Padahal jelas-jelas ini berbahaya banget, walaupun dari kemasannya sendiri kosmetik aspal ini keliatan mirip atau bahkan persis dengan aslinya, misalnya nih  merk yang pernah dipalsukan dengan kemasan mirip aslinya adalah PONDS dan Olay.

Nah, untuk menghindari terjadinya peredaran kosmetik asli tapi palsu, dengan kemasan yang persis aslinya tapi sebenernya palsu ini, kita bisa ikut berperan serta loh. Seperti yang hari ini dibilang dosen aku: rusaklah dulu kemasan kosmetik yang akan dibuang. Ini untuk menghindari, kemasan kosmetik yang kita buang ini dipungut pemulung dan kemudian dijual kepada orang tidak bertanggung jawab yang kemudian menggunakan kembali kemasan bekas ini untuk mengemas produk kosmetik palsu. Dengan begini, kita ikut serta menanggulangi peredaran kosmetik palsu.

Memang terdengar muluk sekali harapannya, ini kalo cuma kita sendiri yang memulai. Kalo kita bisa mengajak temen-temen kita untuk ikutan memulai, bukan tidak mungkin kan beneran bisa menanggulangi peredaran kosmetik aspal ini? Makanya, ayoo, jangan lupa saran ini di share ke temen-temennya yaaa. Semakin banyak yang tau, akan semakin banyak juga yang peduli dan memulai. Mudah-mudahan, ke depan kosmetik aspal ini tidak lagi beredar.

Eniwei, pas googling gambar kosmetik palsu, aku nemuin ternyata Mba Risma malah udah duluan loh memulai merusak kemasan kosmetik sebelum membuangnya seperti yang dia tulis di sini dan di sini.

ps: gambar diambil di sini


     

    Just About Me Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei; Image header by Desi Eria R.